Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
61Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bab I Studi Hidrogeokimia Airtanah pada Berbagai Kondisi Akuifer Bebas Kec Imogiri Kab Bantul Prov Yogyakarta

Bab I Studi Hidrogeokimia Airtanah pada Berbagai Kondisi Akuifer Bebas Kec Imogiri Kab Bantul Prov Yogyakarta

Ratings:

4.75

(1)
|Views: 3,639|Likes:
Published by saviour_of_nymph
Pendahuluan Studi Hidrogeokimia Airtanah pada Berbagai Kondisi Akuifer Bebas Kec Imogiri Kab Bantul Prov Yogyakarta
Pendahuluan Studi Hidrogeokimia Airtanah pada Berbagai Kondisi Akuifer Bebas Kec Imogiri Kab Bantul Prov Yogyakarta

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: saviour_of_nymph on Feb 15, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/21/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN1.1.
 
Latar Belakang
Airtanah merupakan komponen utama dalam siklus hidrologi yangmemiliki dua peranan penting, dimana salah satunya adalah untuk kebutuhanmanusia. Aspek fenomena bentuklahan akan mempengaruhi kualitas maupunkuantitas dari airtanah. Formasi geologi dari setiap mineral batuan akanmembentuk unsur atau senyawa kimia yang berpengaruh terhadap airtanah.
 
Secara alamiah, airtanah mengandung unsur-unsur dalam jumlah tertentu yang berasal dari proses berlangsungnya siklus hidrologi dari pembentukan uap air diatmosfer hingga selama pengalirannya di dalam tanah (Heraclitus, cf Biswas,1970 dalam Appelo dan Postma, 1993). Distribusi hujan wilayah merupakan jumlah/besarnya curah hujan yang diterima di suatu daerah. Besarnya curah hujantergantung dari intensitas dan durasi curah hujan tersebut. Curah hujan merupakansumber masukan bagi airtanah pada suatu wilayah.
 
Airtanah sebagai salah satu sumberdaya air yang potensial banyak,sehingga mendapat perhatian dalam kaitannya dengan pemenuhan kebutuhan air minum. Sebagai sumberdaya air yang potensial dan banyak digunakan olehmanusia. Sumberdaya airtanah ini merupakan sumber kehidupan dan pendukungkehidupan manusia, sekaligus merupakan sumberdaya yang sangat menentukanhidup bagi kehidupan manusia. Kecamatan Imogiri memiliki ketersediaanairtanah bebas sebesar 242.025.893 m
3
/tahun, dengan kebutuhan air irigasisebesar 445.465,66 m
3
/tahun dan kebutuhan air domestik sebesar 6.628.451,76m
3
/tahun (Yuhdiyanto, 2007).Sepanjang arah aliran airtanah dari daerah/zona resapan hingga daerah penurapan airtanah melalui suatu perlapisan batuan. Setiap perlapisan batuanmemiliki nilai konduktivitas dan tahanan jenis yang berbeda-beda yangmenentukan kuantitas dari potensi airtanah. Kondisi akuifer tersebut memiliki perlapisan batuan yang berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi aspek geomorfologiyang terkait erat hubungannya dengan aspek hidrologi, dimana aspek darigeomorfologi yaitu kontrol struktur geologi dan relief yang berpengaruh terhadap1
 
sirkulasi airtanah di wilayah penelitian. Daerah penelitian memiliki karakteristik  bentuklahan yang bervariasi dengan jarak yang relatif dekat antara perbukitanstruktural, dataran koluvial dan bentuklahan fluvial. Kondisi sistem akuifer daerah penelitian diilustrasikan pada Gambar 1.1.
Gambar 1.1. Berbagai Sistem Akuifer dan Airtanah di Alam (Santosa dan Adji, 2004)
Dalam perjalanan siklus tersebut air akan mengalami perubahan komposisiunsur-unsur kimia yang akan mempengaruhi kualitasnya. Memahami proses danreaksi yang terjadi pada airtanah, asal dan arah aliran airtanah dalam siklushidrologi dapat teridentifikasi dari kondisi awal hingga akhir arah aliran airtanahdalam suatu jaring-jaring airtanah (
 flownets
). Kualitas airtanah dapat diprediksidengan memahami proses dan reaksi yang terjadi dari awal hingga akhir aliranairtanah. Komposisi kimia airtanah dan mineral batuan sebagai keseimbanganmassa. Proses reaksi pelarutan airtanah dapat diketahui dari nilai indekskejenuhan (
Saturation
 
 Indeks
/
SI 
).Hal ini berkaitan dengan proses pembentukan daerah di masa lalu yangmempengaruhi keadaan masa sekarang. Wilayah Kecamatan Imogiri tersusun dari beberapa formasi batuan. Berdasarkan Peta Geologi lembar Yogyakarta skala1:100.000 Tahun 1995 Kecamatan Imogiri terdiri dari Formasi Semilir, Aluvium,Endapan Gunungapi Merapi, Sambipitu, Wonosari dan Nglanggeran. Formasi batuan tersebut ada dalam satu wilayah administrasi Kecamatan Imogiri. Adanya perbedaan lapisan formasi batuan menyebabkan perbedaan sifat kemampuan2
 
dalam menyimpan air, bahkan pada beberapa kasus dapat mempengaruhi kualitasairtanahnya (Todd, 1980; Suyono, 2000; Santosa, 2000).Beberapa dekade akhir ini selama kurun waktu 20 abad terakhir, sepanjangsejarah manusia dapat diestimasi sekitar 6 juta senyawa telah dihasilkan. Pada saatini, sekitar 1.000 senyawa kimia telah dapat disintesis setiap tahunnya. Bahkansekitar 60.000 sampai 95.000 sintesa bahan kimia yang ada telah diproduksi untuk tujuan komersil (www.
walhi
. 2005). Jumlah polusi yang banyak tersebut selainmemberikan dampak bagi rusaknya ekosistem, juga berdampak terhadapkesehatan manusia.
1.2.
 
Perumusan Masalah
Berdasarkan kondisi geomorfologi Kecamatan Imogiri cukup beragam,yang terkait dengan ketersediaan airtanah di daerah penelitian. Wilayah penelitiansebagian besar dataran dan sebagian lainnya merupakan daerah perbukitanstruktural. Kondisi geomorfologi yang beragam tersebut, akan berpengaruhterhadap variasi kimia airtanah pada wilayah penelitian. Selain didasarkan kondisilereng antara 3-8 % s.d. > 45 %, formasi batuan penyusun juga menentukan watak atau karakteristik bentuklahan di wilayah penelitian.Fenomena geomorfologi ini akan sangat berpengaruh terhadap aliranairtanah, kondisi perlapisan batuan dan kimia airtanahnya. Berdasarkan pemahaman di atas maka perlu dikaji secara mendalam aspek-aspek geomorfologiwilayah Kecamatan Imogiri untuk menentukan hidrogeokimia airtanah. Maka perumusan masalah dalam penelitian ini dapat dirangkum sebagai berikut:(1)
 
Bagaimanakah kondisi airtanah bebas pada sistem akuifer (hidrostratigrafi) dan jaring-jaring airtanah di daerah penelitian?(2)
 
Bagaimanakah karakteristik tipe hidrogeokimia airtanah dan persebarannya pada sistem akuifer bebas di daerah penelitian?(3)
 
Bagaimanakah arahan pemanfaatan airtanah di daerah penelitian?Berdasarkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya informasikondisi akuifer,
 flownets
dan hidrogeokimia airtanah. Maka, penulis mencobauntuk mengkaji karakteristik hidrogeokimia airtanah di Kecamatan Imogiri3

Activity (61)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
saviour_of_nymph added this note
Terima kasih, ini bukan modul tetapi hasil penelitian S1 saya,,, :)
Taphy Chaylor liked this
Hani Setia liked this
Febriani Safitri liked this
ariesugm liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->