/  16
 
BAB IIMETODE PENELITIAN
Metode penelitian merupakan langkah-langkah atau prosedur yang akandilakukan dalam pengumpulan, pengolahan, dan analisis data untuk mendeskripsi pemecahan masalah penelitian (Anonim, 2005). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sampling secara langsung, dengan menggunakanteknik 
 purposive
 
sampling
, yaitu observasi langsung berupa survei airtanahdengan mengukur dan mengambil sampel sebagai data penelitian. Pengukuran dan pengambilan data berdasarkan batas satuan pemetaan satuan bentuklahan yangada di daerah penelitian. Sehingga, unit analisis satuan bentuklahan digunakansebagai perolehan atau pengumpulan data, pengolahan data, dan analisis data didaerah penelitian.
2.1.
 
Perolehan Data2.1.1.
 
Bahan dan Alat Penelitian
Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah :a.
 
Peta RBI Digital skala 1:25.000 lembar Imogiri dan Bantul sheet(1408-222 dan 1408-221) Tahun 1998/1999 BAKORSURTANAL. b.
 
Peta Geologi Lembar D. I. Yogyakarta, skala 1:100.000, dibuat olehP3 Geologi, Tahun 1995.c.
 
Citra Landsat ETM band 457d.
 
Larutan kimia untuk analisis sampel di laboratorium.e.
 
Perangkat lunak (
 Microsoft 
 
Office
,
 Microsoft 
 
 Excel
,
 ArcView
 
GIS
 
3.3
 
Software
 
 IPi2Win
 
3.0.1a
,
Software
 
 Aquachem
 
4.0
).Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah :a.
 
GPS, digunakan untuk penentuan posisi geografis pengambilansampel. b.
 
Pita meteran, digunakan untuk pengukuran kedalaman muka airtanah.c.
 
EC meter, digunakan untuk mengukur daya hantar listrik airtanah.d.
 
 pH meter, digunakan untuk mengukur pH air dan Eh airtanah.23
 
e.
 
Botol sampel, digunakan untuk mengambil sampel air pada kedalamantertentu.f.
 
Botol sampel airtanah, digunakan untuk menyimpan dan membawasampel air dari lapangan ke laboratorium.g.
 
Bor sampel mineral, digunakan untuk mengambil sampel mineral padakedalaman tertentu.h.
 
Peralatan analisis laboratoium.i.
 
Perangkat keras, (CPU, komputer, monitor, printer) dan alat tulis.
2.1.2.
 
Data yang Dikumpulkan
Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah :1.
 
Data hasil survei pendugaan geolistrik dengan metode
Schlumberger 
 dan data bor atau data litologi batuan dari Proyek Penyediaan Air Baku (P2AB) atau Dinas Pertambangan Yogyakarta.2.
 
Data survei pemetaan airtanah (plotting koordinat GPS, pengukurantinggi muka airtanah, DHL, pH, Eh, fluktuasi, dasar sumur, tebal air,temperatur airtanah, dan karakteristik fisik airtanah).3.
 
Data hasil analisis laboratorium komposisi kimia airtanah, meliputiunsur mayor airtanah (Ca
2+
, Mg
2+
, Na
+
,
+
, Cl
-
, SO
42-
, CO
3-
, danHCO
3-
) dan unsur minor airtanah Fe total.4.
 
Data curah hujan selama 21 tahun terakhir daerah penelitian dariDinas Pengairan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.5.
 
Data kondisi mata air dari Dinas Pengairan Kabupaten Bantul,Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.6.
 
Laporan-laporan penelitian sebelumnya.24
 
2.2.
 
Cara Penelitian2.2.1.
 
Pemilihan Daerah Penelitian
Berdasarkan geomorfologi, daerah penelitian merupakan daerah yangmemiliki variasi bentuklahan kompleks. Bentuklahan asal proses strukturalPerbukitan Baturagung, bentuklahan dataran koluvial dari rombakan PerbukitanBaturagung, dan bentuklahan dataran aluvial asal proses fluvial dari Sungai Oyodan Opak. Daerah penelitian memiliki variasi kondisi batuan penyusun, yaituFormasi Semilir, Aluvium, Endapan Gunungapi Merapi, Sambipitu, Wonosari dan Nglanggeran. Kondisi geomorfologi berdasarkan variasi batuan dan bentuklahanyang terdapat di daerah penelitian, memiliki komposisi kimia airtanah dari kontak mineral batuan yang menentukan tipe kimia airtanah dengan proses reaksi kimia berbeda. Proses hidrogeokimia tersebut dapat diketahui dari nilai indekskejenuhan airtanah.Alasan lain dipilihnya Kecamatan Imogiri sebagai daerah penelitian adalahingin mengetahui informasi berbagai kondisi akuifer di setiap perlapisan batuanyang mengandung airtanah (hidrostratigrafi) dan jaring-jaring airtanah selama pengalirannya. Dalam sistem aliran airtanah dalam berbagai kondisi akuifer terjadi proses hidrogeokimia airtanah. Kegunaan airtanah salah satunya untuk  pemenuhan kebutuhan air minum, maka dibuat arahan pemanfatan airtanah untuk kebutuhan air minum di daerah penelitian.
2.2.2.
 
Pemilihan Sampel
Pemilihan sampel data sumur gali dilakukan survei pemetaan airtanahuntuk sumur gali dan informasi kondisi akuifer. Hal ini dilakukan berdasarkanhasil observasi dan pengukuran langsung di lapangan dan data sekunder daerah penelitian sebelumnya, sedangkan untuk data komposisi kimia airtanah dilakukandi laboratorium.Penentuan lokasi sumur gali dilakukan secara
 purposive sampling,
yaitu pengukuran yang dilakukan berdasarkan tujuan dan pertimbangan tertentu.Pertimbangan tersebut adalah daerah penelitian memiliki kondisi topografi yangtidak seragam dari berbukit hingga relatif datar. Berdasarkan variasi topografi25

Share & Embed

More from this user

Recent Readcasters

Add a Comment

Characters: ...