BAB IIIKONDISI FISIK DAERAH PENELITIAN3.1.
Letak, Luas, dan Batas Daerah Penelitian
Berdasarkan konsepsi geomorfologi, daerah penelitian merupakan bagiangraben yang berbatasan langsung dengan bidang patahan (
horst
) dari PerbukitanBaturagung berada di sisi timur di daerah penelitian. Kecamatan Imogiri termasuk salah satu dari 17 kecamatan yang ada di wilayah administrasi Kabupaten Bantul.Menurut Santosa dan Adji (2006); Kabupaten Bantul merupakan Dataran Fluvio-Volkan (
Fluvio-Volcanic
Plain
) Gunungapi Merapi Muda, yang secaramorfostruktur merupakan sebuah graben. Sebuah graben yang di bagian atasnyamerupakan deposisi bahan-bahan aluvium pengendapan material piroklastik hasilerupsi gunungapi. Graben tersebut di kanan dan kirinya dibatasi oleh sebuahdinding patahan (
horst
), yaitu dinding patahan Perbukitan Baturagung di bagianTimur, dan dinding patahan Perbukitan Menoreh di bagian Barat.Secara astronomis wilayah administrasi Kecamatan Imogiri berdasarkanPeta Rupa Bumi Digital, skala 1:25.000, Tahun 1999, lembar 1408-221 wilayahBantul dan 1408-222 wilayah Imogiri terletak antara 428950 mT dan 436750 mTserta 9118720 mU dan 9127200 mU. Georefensi peta administrasi daerah penelitian tersebut yaitu UTM (
Universal Transverse Mercator
) dengan DatumHorizontal WGS 84. Wilayah Kecamatan Imogiri meliputi 8 administrasi desa,yaitu Desa Wukirsari, Imogiri, Karang Talun, Girirejo, Kebon Agung, KarangTengah, Sriharjo, dan Selopamioro.Menurut data PODES (2003), luas Kecamatan Imogiri adalah 5.092,77 Haatau 50,93 km
2
. Hasil pembagian luasan daerah tiap satuan administrasi dalamsatuan cakupan administrasi desa, yang meliputi pembagian luasan daerah penelitian disajikan dalam Tabel 3.1.39
Add a Comment