Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
31Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Globalisasi Dalam Tiga Paradigma

Globalisasi Dalam Tiga Paradigma

Ratings:

4.74

(34)
|Views: 5,420 |Likes:
Published by nur utami
globalisasi apakah sebuah hal yang lumrah atau proses yang sarat akan kepentingan berbagai pihak. Saya mencoba memandangnya dengan tiga paradigma yang sarat dipakai oleh para pemikir ilmu hubungan internasional. ken=mudian akan kita ketahui, ternyata globalisasi adalah sebuah proses yang tidak terelakkan lagi, tapi masih ada jalan keluar, apa itu, ada di essay ini.
globalisasi apakah sebuah hal yang lumrah atau proses yang sarat akan kepentingan berbagai pihak. Saya mencoba memandangnya dengan tiga paradigma yang sarat dipakai oleh para pemikir ilmu hubungan internasional. ken=mudian akan kita ketahui, ternyata globalisasi adalah sebuah proses yang tidak terelakkan lagi, tapi masih ada jalan keluar, apa itu, ada di essay ini.

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: nur utami on Feb 16, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC or read online from Scribd
See more
See less

04/12/2013

 
G
LOBALISASI
 
Globalisasi menjadi satu kata yang nyaring terdengar di seluruhdunia pada abad 21 ini. Pro–kontra pun mewarnai perjalananglobalisasi sebagai sebuah fenomena perubahan yang terjadisecara menyeluruh, dirasakan secara kolektif, danmempengaruhi banyak orang (lintas wilayah - lintas negara)yang mempengaruhi gaya hidup dan lingkungan kita. Duniamemang berubah dan globalisasi adalah dunia yang terhubung(connected world) seolah tanpa batas.Seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi yangmemudahkan pertukaran informasi, globalisasi makin tidak dapatdihindari, suka tidak suka globalisasi akan terus berjalan.Pertukaran ide makin instan, tidak hanya ide dalam artianideologi, tetapi juga ide pertukaran manusia, ide pertukaranekonomi, ide pertukaran materi, yang semua terjadi makinmudah dan cepat. Bahkan transaksi keuangan lintas-benuasemakin dimungkinkan. Dalam hitungan detik, sejumlah uangdengan nominal sangat besar dapat menyeberang benua.Dengan menguasai kapital, kita bisa melakukan apa saja denganwaktu sangat cepat dan cara sangat mudah.Ini dibuktikan dengan data dari Laporan Pembangunan ManusiaUNDP (1999) yang memperlihatkan negara-negara industri mempunyai capital besar- saat ini memegang 97% dari total jumlah paten diseluruh dunia. Sumber yang samamengungkapkan adanya jurang perbedaan pendapatan antaraorang terkaya kelima di dunia dan termiskin kelima di dunia
1 |Page
 
-diukur dari rata-rata pendapatan nasional perkepala- meningkatdari 30 orang miskin untuk 1 orang kaya ditahun 1960 menjadi74 orang miskin untuk 1 orang kaya ditahun 1977. Dari datatersebut memperlihatkan bahwa ada persoalan denganglobalisasi.Beragam pertanyaan bisa dimunculkan terkait dengan haltersebut. Apa dan bagaimana sesungguhnya globalisasi –secarakhusus globalisasi ekonomi karena terkait dengan kapital-,dampaknya terhadap masyarakat, dan kedaulatan berbangsadan bernegara menarik untuk didiskusikan dan dikritisi.Pertanyaan lebih khusus selanjutnya terkait dengan perannegara. Apakah globlisasi ini mengubah atau menggeser perannegara dalam pengelolaan ekonomi? Dan sejauhmanapergeseran itu terjadi?Globalisasi adalah pasar yang mengglobal atau kapitalismeglobal. Pasar adalah nama lain dari kapitalisme dan kapitalismeglobal adalah perubahan nama dari kapitalisme internasional,karena kapitalisme secara kuantitatif telah membesar secaraluar biasa. Kata global mengandung arti lingkupnya yangkompak, terintegrasi dan menyatu, menggantikan ekonominasional dan regional.Globalisasi semacam ini mengandung dua ciri utama, yaitu :
1.
Multilateralisme, kekuasaan badan-badan antar pemerintahdan koherensi atau kerjasama erat diantara World Bank-IMF-WTO.
2.
 Transnasionalisasi, menguatnya monopoli dan konsentarsimodal dan kekuasaan ekonomi kepada korporasi besar
2 |Page
 
dunia atau trans national corporation (TNC) atau multinational corporation (NMC).Pengertian globalisasi tersebut berujung pada prinsip dan pahamekonomi neo-liberal, yang digagas dan dikembangkan oleh teorikontemporer Negara yang menjadi salah satu prespektif dalammainstream theories on state, yaitu neoliberal prespectivedikembangkan oleh Albert Fislow. Pokok pandangan darineoliberalisme bahwa kebebasan individu dapat berjalansepenuhnya dengan campur tangan sesedikit mungkin daripemerintah dalam kehidupan ekonomi.Pandangan ini mengadung beberapa poin, yaitu:
1.
Aturan pasar yang membebaskan perusahaan dari setiapketerikatan yang dipaksakan pemerintah,
2.
Memotong pengeluaran publik dalam hal pelayanan sosial,
3.
Deregulasi untuk mendukukung pasar pasar bebas,4.Privatisasi ekonomi,
5.
Menghapus konsep barang-barang publik atau komunitas,dan
6.
Membuka ekonomi nasional untuk perdaganganinternasioanal dan investasi asing. Teori neo-liberal yang meminimalkan peran negara dalampengelolaan ekonomi terlahir dari sejarah panjang pemikiran-pemikran yang digagas dan dikembangkan para pemikir danilmuwan politik sekaligus ekonom. Ini berbeda dengan teorikontemporer lain dengan prespektif struktural yang menekankanpada cara negara menyediakan infrastruktur dan suprastrukturbagi ekonomi dikembangkan oleh Gramsci dan Poulantzas.
3 |Page

Activity (31)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Alex Ingin Peace liked this
Intan Anistiani liked this
Niendra Augiana liked this
Niendra Augiana liked this
Henny Triana liked this
Endang Chrepaliz liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->