Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hal 6

Hal 6

Ratings: (0)|Views: 5|Likes:
Published by Fitrianita Samiun
hal 6
hal 6

More info:

Published by: Fitrianita Samiun on Feb 07, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/07/2013

pdf

text

original

 
Hal 6
Prevalensi yang diharapkan adalah 13,5%, diperkirakan dari hasil penelitiansebelumnya di dalam populasi kami [34] atau Birthregistry Medis Norwegia [26]. Perubahanyang terjadi diperkirakan meningkat 10% dari faktor risiko kehamilan tersebut, sampeldiperkirakan dari 538 di setiap lengan dari percobaan dengan kekuatan 80% dan tingkatsignifikansi 0,05.
Statistik analisis
Data dianalisis dengan menggunakan SPSS 17.0 (SPSS Inc, Chicago, IL) danEpisheet [35]. Demografi dan klinis karakteristik diringkas menjadi 6 berarti satu SD untuk variabel kontinyu dan sisanya untuk variabel kategori. Hasil dianalisis menggunakan chisquare dan uji Fisher yang tepat dan termasuk Risiko Relatif (RR) dengan intervalkepercayaannya 95% (CI). Perbandingan dari usia ibu, paritas, status perkawinan dankebiasaan merokok pada sampel penelitian dan jumlah penduduk wanita yang melahirkan diNorwegia dilakukan dengan menggunakan chi square tes.Tingkat yang bermakna ditetapkan pada p = 0,05. Semua analisa yang dilakukansesuai dengan prinsip intention-to-treat. Analisis dilakukan oleh para peneliti tanpamengaburkan kelompok percobaan. Naskah ini sesuai dengan Pernyataan CON-SORT dalammelaporkan hasil percobaan [36].
Hasil
 Kami mendapatkan
informed consent 
dari 1.155 wanita. Yang dijelaskan pada gambaranpenelitian (gambar 2), 1076 perempuan termasuk dalam analisis. Pada pengacakan, tidak adaperbedaan yang ditemukan antara kelompok-kelompok yang berkaitan dengan demografi dankarakteristik klinis (Tabel 1). Frekuensi hasil primer adalah sama antara kelompok, 63 dari433 (11,6%) pada kelompok intervensi, dibandingkan 53 dari 532 (10,7%) pada kelompok kontrol [RR: 1,1 95% CI 0,7-1,5) (P = 0,652)]. Proporsi gangguan pertumbuhan janin adalahsama antar kelompok (tabel 2), tetapi pada kelompok intervensi gangguan pertumbuhan janinlebih sering diidentifikasi sebelum kelahiran dibandingkan dengan kelompok kontrol, 20 dari23 janin (87,0%) dibandingkan 12 dari 20 janin (60,0%) dalam kelompok, masing-masing,[RR: 1,5 (95% CI 1,0-2,1) (P = 0,046)]. Ada sedikit hasil yang merugikan dalam kelompok intervensi dibandingkan dengan kelompok kontrol (tabel 2 dan tabel 3).ada kematian janin.
 
Frekuensi konsultasi tentang perhatian ibu terhadap penurunan gerakan janin tidak berbeda antara kelompok, 71 dari 542 kehamilan (13,1%) pada kelompok intervensi,dibandingkan 57 dari 532 kehamilan (10,7%) pada kelompok kontrol [RR: 1,2 (95% CI 0,9-1,7) (p = 0.228)]. Usia kehamilan rata-rata ketika ibu melaporkan adalah sama antarakelompok: berarti kehamilan hari (SD) adalah 254 (kisaran 196-295) (SD 27,6) dan 258(kisaran 198 - 296) (SD 25,9) pada kelompok, masing-masing (p = 0,402). Diantarakonsultasi untuk gerakan janin yang berkurang, lebih sering janin dengan perkiraan berat < -10% diidentifikasi dalam intervensi dibandingkan kelompok kontrol (Tabel 3).Tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik antar kelompok mengenaifrekuensi intervensi sebelum atau selama penelitian, baik dalam jumlah sampel (Tabel 2)atau antara ibu hamil yang megeluhkan penurunan gerakan janin (Tabel 3). Indikasi untuk induksi dalam 153 persalinan pervaginam tidak bervariasi antara intervensi dan kelompok kontrol, dengan proporsi kelompok berikut, masing-masing: 48,1% vs 53,3% diinduksikarena kehamilan post term, 36,4% vs 36,9% dengan indikasi keadaan janin dan 15,6% vs9,5% didasarkan pada indikasi ibu (P = 0,173).
Diskusi
Penelitian ini telah menunjukkan bahwa intervensi yang melibatkan menghitung gerakan janin, dibandingkan dengan intervensi, dikaitkan dengan identifikasi peningkatan gangguanpertunbuhan janin dan penurunan keadaan janin yang dinilai dengan Apgar skor sangatrendah - baik pada saat neonatal dan kemudian berlanjut pada masa anak-anak [37-40]. Ibudengan keluhan penurunan gerakan janin tidak meningkat pada kelompok intervensi, begitupula frekuensi intervensi sebelum atau selama persalinan. Hasil yang didapat adalah serupapada kedua kelompok. Namun, perlu pembahasan lanjutan dan kemudian hasil dapatdipublikasikan.Tabel 1.Baseline data demografis dan klinis, N = 1076....Karakteristik ibu Kelompok intervensi Kelompok kontrolUsia ibu > 35 tahun 98 (18,0%) 106 (19.9%)Primigravida 228 (41,9%) 248 (46,4%)Obesitas IMB> 30 kg/m 68 (12,5%) 57 (10,7)Tamatan Sekolah menengah atas 324 (64,5%) 304 (61,8)Single living 37 (6,8%) 31 (5,8%)Kebiasaan merokok pada usia kehamilantrimester pertama46 (8,5%) 51 (9,6)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->