Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Tentang Fitnah

Makalah Tentang Fitnah

Ratings: (0)|Views: 1,699|Likes:
Akhlak Tercela
Akhlak Tercela

More info:

Published by: 'Rizqia Azaria Asybary on Feb 07, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/24/2014

pdf

text

original

 
KATA PENGANTAR
 
Al-
hamdulillahi Robbil „Aalamiin wash sholaatu was salaamu „alaa nabiyyinaaMuhammad wa „alaa Aalihi wa Ashhaabihi wa man tabi‟ahum bi ihsaan ilaa yaumil qiyaamah.
 
Dengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT karena atas limpahan rahmatdan hidayah-Nyalah kami dapat menyelesaikan makalah Akidah Akhlak ini dengan sebaik-baiknya.Makalah ini membahas tentang pengertian fitnah, bentuk-bentuk sikap fitnah, nilai negatif sikap fitnah, upaya menghindari sikap fitnah, hal-hal yang perlu dilakukan ketika mendapatfitnah. Untuk itu kami membuat makalah ini supaya dapat menambah pengetahuan dan wawasankita sebagai manusia dalah kehidupan masyarakat.Untuk itu kami mengharapkan sebesar-besarnya, makalah ini dapat bermanfaat bagi kita,serta dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.Terima kasih banyak atas partisipasi dan dukungan pihak-pihak yang terkait dalampembuatan makalah ini, khusunya kepada guru mata pelajaran sekaligus pembimbing kami,Bapak Zahrani, S. Ag. Tak lupa pula kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan ataupun kata-kata yang menyinggung di dalam makalah ini. Kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT,kekurangan hanyalah milik kita sebagai manusia.Nama Kelompok :-
 
Nafisah Muslihani-
 
Rizqia Azaria
DAFTAR ISI
 
KATA PENGANTARDAFTAR ISIBAB I PENDAHULUANBAB II ISI / MATERIA.
 
Pengertian FitnahB.
 
Bentuk-Bentuk Sikap FitnahC.
 
Nilai Negatif Sikap FitnahD.
 
Upaya Menghindari Sikap FitnahE.
 
Hal-hal yang Perlu Dilakukan Ketika Mendapat FitnahBAB III PENUTUPDAFTAR PUSTAKA
BAB I
 
PENDAHULUAN
Al-
Qur‟an adalah sumber utama ajaran Islam. Ia menempati posisi istimewa dalam
kehidupan umat Islam. Para ulama berusaha semaksimal mungkin menyesuaikan diri dan mencontohserta mempraktekan nilai-nilai ideal yang diajarkan oleh al-
Qur‟an tersebut dalam kehidupan sehari
-hari. Tidak berlebihan jika dikatakan, umat Islam tidak mungkin dipisahkan dari sumber ajaranagamanya itu.Pada aspek mengkaji, al-
Qur‟an adalah satu
-satunya kitab suci yang mendapatkan perhatianluar biasa dari komunias ilmuan, baik yang muslim maupun non muslim. Hal ini terbukti denganlahirnya karya-karya tafsir al-
Qur‟an yang jumlahnya ribuan. Karya tafsir al
-
Qur‟an masih terus
mengalir hingga hari ini. Hal ini juga menjadi bukti bahwa tafsir al-
Qur‟an bukan dominasi orang
-orang shaleh zaman dulu, seperti yang kita ketahui dalam sejarah penafsiran al-
Qur‟an.
 Sejarah penafsiran al-
Qur‟an adalah Islam itu sendiri. Artinya perjalanan sejarah tafsir al
-
Qur‟an sudah
sama tuanya dengan sejarah perjalanan Islam sebagai agama, sehingga antara keduanya jadi identik dan tak terpisahkan. Aktifitas penafsiran sudah barang tentu dimulai semenjak NabiMuhammad Saw. Menyampaikan risalah Tuhan yang datang dalam bentuk al-
Qur‟an.
Sebagaipembawa risalah maka Nabi Muhammad harus faham dan mengerti terlebih dahulu atas pesan wahyuyang harus disampaikan kepada umatnya ketika sasaran wahyu (umat) menghadapi kesulitan tertentudalam memahami teks wahyu. Jadi, tugas penasiran merupakan bagian integral dari tugas risalah.Keragaman tafsir sekurang-kurangnya disebabkan oleh faktor-faktor sebagai berikut:pertama, factor kebahasaan. Di dalam al-
Qur‟an akan ditemukan kata
-kata yang memiliki makna(lafadz) ganda, makna umum, makna khusus, makna sulit (musykil) dan sebagainya. Kedua, factorideology poitik, ketiga, factor madzhab pemikiran dan yang keempat adalah subyektifisme mufasir,yakni adanya pra-anggapan, pra-asumsi, jenis kelamin, latar pendidikan dan lingkungan mufasir yangturut mewarnai langgam tafsir yang disusun.Terhadap keempat faktor di atas, tak ada seorngpun yang mengingkarinya. Oleh karena itu,paparan di atas makin menegaskan bahwa tafsir merupakan dialog terus-menerus antara teks suci,penafsiran dan lingkugan sosial-politik-budaya yang ada di sekitarnya. Tafsir ini tercipta pada ruangdan waktu yang berbeda-beda yang mengakibatkan munculnya pemaknaan atas satu teks berbedadengan yang lainnya. Makalah ini menyajikan sebuah penafsiran yang mengulas tentang lafadz
“fitnah” dalam al
-
Qur‟an. Fitnah mempunyai bermacam
-macam makna yang berbeda, sehinggapembahasan ini dirasa perlu untuk mengetahui derivasi makna fitnah yang digunakan dalam al-
Qur‟an. Dalam pembahasan ini lebih banyak mengambil penafsiran al
-Razi, karena dirasa telahmemberikan penafsiran yang mumpuni dan dapat dijadikan sebagai pijakan dalam memahami suatulafadz dalam al-
Qur‟an. Meskipun dalam makalah ini hanya mengulas satu tafsir lafadz fitnah,
namun setidaknya lewat kajian ini akan merangsang pembaca untuk mencermati dan mengkaji tafsir-tafsir lafadz lain yang beragam jenisnya.
BAB II

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->