Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat Sebagai Penyelenggara Pendidikan Nonformal Di Lingkungan Masyarakat Rusun Bangunrejo Surabaya

Pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat Sebagai Penyelenggara Pendidikan Nonformal Di Lingkungan Masyarakat Rusun Bangunrejo Surabaya

Ratings: (0)|Views: 398 |Likes:
Published by Alim Sumarno
Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : FHRISDYANTO NUGROHO,
http://ejournal.unesa.ac.id
Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : FHRISDYANTO NUGROHO,
http://ejournal.unesa.ac.id

More info:

Published by: Alim Sumarno on Feb 08, 2013
Copyright:Public Domain

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2013

pdf

text

original

 
PENGELOLAAN TAMAN BACAAN MASYARAKATSEBAGAI PENYELENGGARA PENDIDIKAN NONFORMALDI LINGKUNGAN MASYARAKAT RUSUN BANGUNREJOSURABAYA
Fhrisdyanto Nugroho. Irena Yolanita Maureen. S.Pd. M.Sc
 Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu PendidikanUniversitas Negeri Surabaya Kampus Lidah Wetan
fd_nugroho@yahoo.co.idTaman bacaan masyarakat merupakan salah satu instrumen penting untuk menunjang penyelenggara pendidikan nonformal. Taman bacaan masyarakat yangdiselenggarakan oleh masyarakat dan untuk masyarakat bertujuan untuk memberikemudahan akses kepada warga masyarakat memperoleh bahan bacaan danmenyelenggarakan pendidikan nonformal. Taman Bacaan Masyarakat RusunBangunrejo adalah salah satu taman bacaan masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan nonformal untuk masyarakat sekitarnya. Untuk memperlihatkan fokusmasalah pada penelitian ini maka terdapat rumusan masalah yakni 1)ApakahTaman Bacaan Masyarakat memiliki peran penting dalam mewujudkan pendidikan nonformal di lingkungan masyarakat? 2)Penunjang dan kendala apayang dimiliki Taman Bacaan Masyarakat sebagai penyelenggara pendidikannonformal di lingkungan masyarakat? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui
 
 peranan penting taman bacaan masyarakat sebagai penyelenggara pendidikan nonformal dan mengetahui penunjang dan kendalataman bacaan masyarakat sebagai penyelenggara pendidikan nonformal. Hasildari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan pertimbangan dalam upaya pengelolaan taman bacaan masyrakat dan bahan evaluasi untuk meningkatkankinerja personil dan organisasi yang terlibat dalam pengelolaan taman bacaanmasyarakat sebagai penyelenggara pendidikan nonformal. Jenis penelitian iniadalah penelitian kualitatif dengan mendeskripsikan data yang diperoleh melaluimetode pengumpulan data yakni observasi, wawancara dan dokumentasi.Penelitian kualitatif berupaya untuk menggambarkan kondisi se-natural mungkindan memperoleh data yang utuh kemudian dianalisis agar dapat menjawab permasalahan yang ada. Hasil analisis data menunjukkan adanya sistem pengelolaan taman bacaan masyarakat sebagai penyelenggara pendidikannonformal di lingkungan masyarakat Rusun Bangunrejo Surabaya yangmemerlukan adanya upaya pengelolaan yakni tentang informasi pengelolaanorganisasi dan peningkatan kompetensi pengelola taman bacaan masyarakat.Maka peneliti merumuskan langkah pengelolaan dengan menerapkan fungsi pengelolaan “POAC”. Dengan adanya upaya pengelolaan tersebut memberikandampak positif pada kegiatan pendidikan nonformal di Rusun BangunrejoSurabaya yang akhirnya mampu meningkatkan pendidikan masyarakat sekitar.Kata Kunci: taman bacaan masyarakat, pendidikan nonformal, pengelolaan.
 
PENDAHULUAN
Pembukaan Undang-UndangDasar 1945 mengamanatkan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.Upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dilaksanakan oleh pemerintah, golongan/kelompok, danmasyarakat melalui berbagai bentuk  pendidikan baik formal, nonformal,maupun informal. Pendidikan formaladalah jalur pendidikan yangterstruktur dan berjenjang yangterdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi; pendidikannonformal adalah jalur pendidikan diluar pendidikan formal yang dapatdilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang; dan pendidikan informaladalah jalur pendidikan keluarga danlingkungan.Pendidikan nonformalsebagai suatu bentuk upaya dalammencerdaskan kehidupan bangsamemiliki peran yang penting karenamemiliki karakteristik yang berbedadengan pendidikan formal.Pendidikan nonformaldiselenggarakan bagi wargamasyarakat yang di antaranya karenasesuatu hal tidak dapat mengikuti pendidikan formal. Di samping itu, pendidikan nonformal jugadiselenggarakan bagi wargamasyarakat untuk melengkapi pendidikan formal baik berbentuk keterampilan, sikap, maupun pengetahuan (
 sumber: Naskah Akademik Pengelola TBM 
).Menyadari pentingnya pendidikan nonformal, Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003tentang Sistem Pendidikan Nasional(Sisdiknas) pasal 25 (ayat; 1)menyebutkan bahwa pendidikannonformal diselenggarakan bagiwarga masyarakat yang memerlukanlayanan pendidikan yang berfungsisebagai pengganti, penambah,dan/atau pelengkap pendidikanformal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat.Prioritas utama sasaran pendidikan nonformal adalah wargamasyarakat yang tidak pernahsekolah atau penyandang butaaksara, putus sekolah dalam danantar jenjang, penduduk usia produktif yang tidak sekolah dantidak bekerja, penduduk yangtergolong miskin, serta wargamasyarakat lainnya yangmembutuhkan pendidikan (
 sumber: Naskah Akademik Pengelola TBM 
).Salah satu instrumen pentinguntuk menunjang pelaksanaan pendidikan nonformal adalah TamanBacaan Masyarakat (
 sumber: Naskah Akademik Pengelola TBM 
).Taman Bacaan Masyarakat yangdiselenggarakan oleh masyarakat danuntuk masyarakat bertujuan untuk memberi kemudahan akses kepadawarga masyarakat untuk memperoleh bahan bacaan. Menurut Melati IndriHapsari dalam Jurnal PNFI (2009)Taman Bacaan Masyarakat berperandalam meningkatkan minat baca,menumbuhkan budaya baca, dancinta buku bagi warga belajar danmasyarakat. Secara khusus taman bacaan masyarakat dimaksudkanuntuk mendukung gerakan pemberantasan buta aksara yangantara lain karena kurangnya saranayang memungkinkan para aksarawan baru dapat memelihara danmeningkatkan kemampuan bacatulisnya. Lebih lanjut taman bacaanmasyarakat juga ditujukan untuk memperluas akses dalammemberikan kesempatan kepada
 
masyarakat mendapatkan layanan pendidikan.Menyadari pentingnya fungsitaman bacaan masyarakat dalammenyediakan koleksi baik berupa bahan bacaan maupun jenis lain yang berguna bagi warga masyarakatmaka diperlukan pengelolaan taman bacaan masyarakat yang baik danmemadai. Bahan-bahan bacaan yangtersedia ditaman bacaan masyarakatharus sesuai dengan kebutuhan bacaan warga masyarakat, sepertitaman bacaan masyarakat yang berada dilingkungan masyarakatnelayan memiliki bahan bacaantentang kelautan, penangkapan ikan,dan pemeliharaan hasil tangkapanlebih banyak dari bahan bacaanlainnya yang berguna untu perluasan pengetahuan masyarakat(
 sumber: Naskah Akademik  Pengelola TBM 
). Sedangkan TamanBacaan Masyarakat di RusunBangunrejo Surabaya yang mayoritas penduduknya berdagang maka bahan bacaan yang ada harus berhubungandengan hal perdagangan dan banyak sekolah di sekitar TBM sehingga pihak yang terkait juga harusmenyediakan buku-buku ilmu pengetahuan. Di samping itu, penataan bahan bacaan perlu disusunsecara menarik, mudah dijangkau,dan dikelompokkan secara sistematissehingga mudah untuk penelusuran bahan bacaan yang diperlukan.Penataan bahan bacaan jugadiperlukan untuk kepentingan perawatan agar bahan bacaantersebut dapat lebih tahan lama.Sehubungan hal tersebut,agar koleksi taman bacaanmasyarakat dapat dikelola dengan baik diperlukan adanya pengelolayang memiliki kemampuanmengelola taman bacaan masyarakat.Dengan adanya pengelola taman bacaan masyarakat yang memadai,diharapkan dapat berdayaguna bagimasyarakat dalam meningkatkantaraf kehidupannya terutama dalamhal pendidikan. Untuk mencapaitujuan tersebut, maka pengelolataman bacaan masyarakat diarahkan pada penguasaan aspek-aspek yangdiperlukan untuk pengelolaan taman bacaan masyarakat baik kepribadian,sosial, manajerial, maupunkewirausahaannya
(sumber: Naskah Akademik Pengelola TBM).
Karenasejauh ini taman bacaan masyarakatyang ada belum dimanfaatkan secaramaksimal dan optimal olehmasyarakat karena taman bacaanmasyarakat digunakan untuk tempatmembaca dan meminjam buku sajaoleh masyarakat seperti yangterdapat dalam Naskah Akademik Pengelola TBM dimana 42%memilih menggunakan TBM hanyasebagai tempat membaca danmeminjam buku. Sebagian taman bacaan masyarakat kurang diminatioleh masyarakat lebih karena pengelolaan yang kurang maksimaldan kurangnya motivasi masyarakatuntuk mengunjungi taman bacaanmasyarakat seperti yang selaludilaporkan pengelola TBM dalam buku laporan TBM tiap tahunnyamenggambarkan seharinya jumlah pengunjung hanya berkisar 20-30orang/hari
(sumber: BARPUS).
Dengan pengelolaan yangsesuai diharapkan taman bacaanmasyarakat dapat membantu merekadalam rangka menambah ilmu pengetahuan, pengembangan dayaimajinasi dan kreativitas, pencerahandiri, serta pembentukan karaktedengan moralitas yang terpuji sejak dini. Karena dalam perjalananselanjutnya taman bacaan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->