Laqad jaa’akum rasuulun min anfusikum ‘azizun ‘alaihi ma ‘anittum, hariishun‘alaikum bil mu’miniina raufurrahim” Telah datang seorang Rasul yang datangdari bangsa kalian, sangat berat memikirkan apa apa dari musibah yangmenimpa kalian, sangat menjaga kalian dan berlemah lembut kepada orangyang beriman” QS. At-Taubah : 128.
Hadirin – hadirat, jawablah cinta Allah kepadakita dengan perbuatan baik. Ini makna hadits yang pertama, sekilas saja karena waktukita sempit.Lalu selanjutnya Rasul saw bersabda lagi bahwa
“syuhada orang yang matisyahid( itu ada lima”
. Namun ada derajatnya.
Yang pertama
adalah
orang yang sakit perut.
Orang yang meninggalnya karenasakit perut,
yang kedua
adalah
orang yang meninggalnya karena tenggelam, yangketiga
adalah
orang yang meninggalnya terkena reruntuhan bangunan
maka ia pun wafatnya syahid,
yang keempat
adalah
orang yang wafatnya karena sakitterkena wabah thaa’un
dan
yang kelima
adalah
orang yang berjihad fisabilillah.
Kita jelaskan sedikit – sedikit karena waktu kita sempit.
Al mabthun orang yang punya sakit perut(.
Imam Ibn Hajar Al Asqalani didalamFathul Bari bisyarah Shahih Bukhari menjelaskan juga didalam Syarah Nawawi alaShahih Muslim bahwa makna
“al mabthun”
disini adalah termasuk wanita yanghamil. Wanita hamil wafat dikarenakan kehamilannya maka wafatnya syahid. Apaartinya syahid? Syahidul Akhirat bukan syahidul dunia. Karena syahid itu ada syahidaddunya (syahid di dunia) ada syahid akhirah (syahid di akhirat) dan ada syahidfiddunya wal akhirah. Nanti kita perjelas.
Yang Pertama Syahid Addunya
adalah orang yang berperang di jalan Allah tapiniatnya bukan karena Allah, karena emosi barangkali atau lainnya. Maka ia tidak dimandikan, tidak dikafankan dan juga tidak disholatkan karena ia dianggap sebagaiorang yang mati syahid di jalan Allah tapi di akhirat tidak bersama syuhada. Karenaniatnya bukan karena Allah Swt. Ini disebut Syahid addunya, didunia ia dianggapsyuhada tapi adi akhirat tidak.
Yang kedua Syahidul Akhirah
adalah orang – orang yang wafat di jalan Allah,terbunuh oleh alam. Diantaranya reruntuhan
Shohibul hadm(,
reruntuhan itutermasuk longsor, termauk air bah,
ghariq
(tenggelam). Dan Imam Nawawi didalamSyarah Nawawi ala Shahih Muslim menjelaskan bahwa bukan hanya 5 tetapi 7 bahkan ada riwayat tsigah lebih dari itu.Yang mati terbakar, yang mati tenggelam, yang mati karena penyakit yang ada di perut. yg dimaksud perut dalam syariah itu mana? dari mulai bawah leher sampaidiatas farji. Seperti lambung, usus, jantung, paru – paru, itu sudah termasuk perut.Dan itu yang wafat karena sakit tersebut wafatnya syahid. maksudnya syahid ia tidak dihisab oleh Allah Swt. Ringkasnya yaitu mereka yang wafat seakan – akan dibunuholeh keadaan, bukan disengaja atau wafat dalam keadaan sehat wal afiah lantaskemudian wafat diatas ranjang tapi wafatnya melewati sakit yang teriwayatkan disiniyaitu sakit yang ada di perut atau karena terbakar atau karena tenggelam atau karenaterkena reruntuhan longsor.
Leave a Comment