• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
 
 A
mal Yang Paling Dicintai AllahSenin, 5 Januari 2009َمّلَسَو ِهْيَلَع ُّا ىّلَص ا سر ََق : َأ ّمُث ََق ِنْَدِاَْا ِب ََق َأ ّمُث ََق َِتْقَو ىَلَع ُةَّا ََق ،؟..ِّا ىَِإ َحَأ ِََْا َأ رخا يص( ّا ِيِَس ِف ُَِجْا ََق(
 Nabi saw ditanya : “Amal apa yang paling dicintai Allah?, sabda Rasulullah saw :Shalat pada waktunya. Lalu apa?, sabda beliau saw : Bakti pada ayah bunda. Laluapa?, sabda beliau saw Jihad di Jalan Allah” (Shahih Bukhari)Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhLimpahan Puji Kehadirat Allah Swt, Maha Luhur dan Maha Abadi, Maha Menjadikansetiap hal – hal yang tidak disukai oleh muslimin – muslimat sebagai penghapusandosa dan pengangkatan derajat. Demikian indahnya Allah, demikian mulianya Allahyang menjadikan musibah yang datang kepada muslimin adalah pengampunan dosatanpa istighfar. Orang lain butuh istighfar dan taubat untuk meminta pengampunandosa tetapi Allah melihat hamba-Nya dikenai musibah, dimaafkan kesalahannya.Allah membayar kesedihan di hati muslimin – muslimat dengan pengampunan dosadan dihindarkan dari api neraka. Inilah indahnya Arrahman Arrahim.
Bismillahirrahmanirrahim,
Dengan Nama Allah Maha Raja Langit dan Bumi yang bermula seluruh kejadian alam semesta dari tiada, yang bermula seluruh kehidupandari tiada, yang bermula benda – benda bercahaya diawali oleh Allah, Annuur ( MahaBercahaya). Arrahman Arrahim.
Arrahman
adalah Kasih Sayang Allah untuk seluruhmakhluknya, fasiq, dhalim, shalih, muslim, non muslim, kebagian Rahmatnya Allah.
Arrahim
adalah Kasih Sayang Allah khusus untuk mereka yang beriman. Maka kalaukita menyebut
“Bismillahirrahmanirrahim”,
ingat kalimat itu mengingatkan satu Nama Yang Memberi kepada semua makhluk hidup. Demikian Allah menunjukkan pemberiannya kepada yang beriman dan yang tidak beriman untuk memperkenalkanKasih Sayang-Nya kepada mereka yang beriman bahwa Dia (Allah) Maha Bersabar dan Memaafkan mereka – mereka yang belum beriman agar mereka jangan berputusasa dari Kasih Sayang-Nya dan kembali pada pelukan Kasih Sayang Allah. Namuntentunya Kasih Sayang itu bersifat dunia saja. Kalau Arrahim adalah Kasih SayangAbadi untuk mukminin dan mukminat.
“Bismillahirrahmanirrahim”,
itu kalimat hadirin, menyimpan seluruh Kenikmatandan Anugerah pada semua makhluk. Muslim, non muslim semua turun kepada semuamakhluk yang terjadi kepada mereka dari segenap kenikmatan berpadu dalam kalimat
“Bismillahirrahmanirrahim”
mencatat seluruh Nikmatnya Allah Swt dari kalimatArrahman Arrahim.
Alhamdulillahi rabbil a’lamin,
Segala Puji milik Allah Rabbul Alamin. Kenapa?Karena Yang Maha Berjasa dan paling berjasa kepada semua makhluk-Nya. Tidak ada
 
satu makhluk hidup di bumi Allah yang dia tidak mempunyai hutang jasa kepadaAllah,
Al Manan.
Semuanya hidup tanpa bisa membayar daripada hutang – hutangkenikmatan yang diberikan oleh Allah. Oleh sebab itu mereka yang memahami iniakan bercahaya hatinya dengan pujian kepada Allah. Akan selalu basah bibirnyamemuji Allah.
Maaliki yau middin.
Raja dihari kebangkitan, maksudnya penguasa agung dantunggal disaat semua penguasa tak lagi berkuasa) , Arrahman Arrahim diulang lagidalam Surat Al Fatihah (sebelum Maaliki Yaumidiin). Yang Maha Pengasih lagi MahaPenyayang itu itu juga tapi bedanya Maha Melimpahkan Kasih Sayang pada yangmukmin dan bukan yang mukmin. Hanya pada yang bukan mukmin ini hanyasementara dengan kenikmatan dunia saja. Yang mukmin diberi juga kenikmatan duniatetapi di akhirat diberi lagi. Ini menunjukkan betapa ruginya mereka yang tidak  beriman.Hadirin – hadirat, demikian kalimat demi kalimat Surat Al Fatihah terlantunkan daninilah seagung – agung doa. Ketika Allah Swt mengajarkan kalimat ini kepada kita.Surat Al Fatihah ini, adalah doa untuk seluruh apa apa dari kenikmatan yang datangkepada kita yang kita inginkan atau yang belum kita ketahui.
Ihdinashshirathalmustaqim,
ayat sebelumnya
iyyakana’budu waiyyakanasta’in
(hanya kepada-Mu kami menyembah, hanya kepada-Mu kami mohn pertolongan).
Ihdinashshirathalmustaqim
(tunjukkan kami ke jalan yang lurus). Mau apa? Kitasudah muslim, tunjukkan ke jalan yang lurus harus dibaca setiap shalat, itu – itu lagidoanya diulang. Inikan sudah jalan yang benar?, jalan yang mana lagi koq dimintalagi diminta lagi doa ini. Hadirin, jiwa manusia selalu tergoncang dan terbolak –  balik. Maka mereka yang membaca doa (membaca Surat Al Fatihah) didalam shalattentunya.
Ihdinashshirathalmustaqim
(tunjukkan kami ke jalan yang lurus). Allah bimbinglagi ia, yang barangkali habis shalat ia akan berbuat dosa, Allah palingkan agar iatidak berbuat dosa dan terhindar dari dosa atau barangkali ia terjebak dalam dosa – dosa besar, Allah tundukkan hatinya untuk ingin taubat dan istighfar. Ini hadirin,kalimat
“Ihdinashshirathalmustaqim”
menjaga kehidupanmu, jika kita baca inidengan ikhlas dan dengan kehadiran hati, kau tidak akan bermaksiat sampai waktushalat berikutnya. Karena diminta kepada Allah, lantas kita tanya
“apakah Allahmemberi?”
Allah sudah jawab didalam Shahih Muslim (dalam hadits Qudsiy)
“orang – orang yang mengucap Surat Al Fatihah itu dijawab oleh Allah Swt”.“Majadanniy abdi, adzdzana alaiyya abdi, hammadaniy abdi,
sampai ke ucapan
Ihdinashshirathalmustaqim hamba Ku memuliakanku(,
lalu Allah jawab lagi“hadza li abdi wa lil abdi masa’al”, ini untuk hamba-Ku dan bagi hamba-Ku apa yangia minta. Maka minta dan ucapkan Surat Al Fatihah itu dengan jiwa.Hadirin, Allah mengajarkan Surat Al Fatihah itu bukan
“ihdini”
(beri petunjuk  padaku) namun
“ihdina”
(beri petunjuk kepada kami), itu kalau kita hadirkan khusyu’dalam hati kita dengan makna saat mengucapkan
Ihdinashshirathalmustaqim
dalam1X ucapan doamu, akan banyak orang – orang yang diberi petunjuk ke jalankebenaran oleh Allah, karena doa kita.
Ihdinashshirathalmustaqim,
Allah sudahkatakan
“hadza li abdi wa lil abdi masa’al”,
ini untuk hamba-Ku dan bagi hamba-Ku apa yang ia minta. Sekali kau mengucapkan
“Ihdinashshirathalmustaqim”
 
 barangkali ada 10 atau 100 orang yang dicabut oleh Allah keinginannya untuk berbuat jahat dan bertaubat karena doa kita, tanpa kita mengenal mereka, karena kita berkata
“ihdina”, “beri
kami petunjuk”, siapa kami disini ini? Seluruh umat NabiMuhammad Saw. Jadi orang yang mengucapkan doa itu, dia sudah mendoakanseluruh umat Nabi Muhammad Saw dan dia terlibat atas pahala semua amal baik umat Nabi Muhammad Saw yang lainnya, karena ia mendoakan mereka, (dan Rasul saw bersabda Barangsiapa yg mendoakan saudara muslimnya maka malaikat berkata Amindan untukmu pula sebagaimana doamu pd saudaramu).Dahsyatnya kalimat ini jika kau dalami maknanya
“Ihdinashshirathalmustaqim”
(tunjukkan kami ke jalan yang benar dan jalan yang lurus). Maksudnya, jalan Nabiyyuna Muhammad Saw maka kau dapat pahala semua orang yang berjalan di jalan yang benar. Itu keagungan Surat Al Fatihah. Lalu Allah tahu kita ini mau jalanyang benar tapi kita mau jalan yang hidupnya nikmat. Tidak mau kita ditimpa banyak kesulitan, maka diperjelas lagi
“Shirathalladzina an’amta a’laihim”
(jalan orang -orang yang Kau beri kenikmatan atas mereka). Masya Allah, siapa? Mereka inimukminin - mukminat yang ditumpahi kenikmatan dari zaman Nabi Adam hinggasaat sekarang sampai akhir zaman. Kita minta kenikmatan yang dilimpahkan itu
“Shirathalladzina an’amta a’laihim”,
kenikmatan dalam kesehatannya, kenikmatandalam pekerjaan, dalam perdagangannya, dalam rumah tangganya, dalam sekolah,dalam masyarakat, dalam segala kehidupan dan kematian.
“Shirathalladzinaan’amta a’laihim”,
orang – orang yang Kau beri kenikmatan jalan mereka,muqarrabin, shiddiqin, shalihin dan semua jalan orang – orang yang dilimpahikenikmatan oleh Allah, tapi bukan jalan orang yang dimurkai Allah.
“Ghairilmaghdhubi a’laihim waladhdhollin”.
Ini hadirin – hadirat kalau kita doa hadirkan hati kita pada saat baca Al Fatihah, kauakan terjaga dari dosa dan terjaga dari segala kejahatan. Itu kekuatan yang dahsyatSurat Al Fatihah, ada dalam setiap shalat kita. Oleh sebab itu disabdakan oleh Nabiyyuna Muhammad Saw riwayat Shahih Bukhari yang tadi kita baca bersama,ditanya kepada Nabi Saw
“Ayyul a’mal ahabbu ilallah?”
(amal apa yang palingdicintai Allah?), Rasul saw menjawab
“shalat pada waktunya”,
itu hukumnyasunnah muakkadah. Shalat boleh diawal waktu, ditengah waktu, boleh diakhir waktudan tetap sah shalatnya. Tetapi sunnahnya yang terbaik adalah diawal waktu. Ini adasyarahnya, lihat nanti kita syarahkan. Lantas apa? dikatakan lagi
“tsumma ayyu?”
(lalu apa?) lalu
“birrul walidain”
lalu apa? lalu
“jihad fisabilillah”.
Kita jelaskan yang pertama dahulu, didalam shalat tepat pada waktunya itu kita harus punya pemahaman, bukan berarti mutlak setiap habis adzan harus segera shalatqabliyah, dilanjutkan shalat dan shalat, bukan mutlak begitu. Karena ada riwayatlainnya Shahih Bukhari menjelaskan bahwa
“antum fi shalah maa iltumtantadhiruunaha”
(kalian tetap dalam pahala shalat selama kalian menantikan untuk mendirikan shalat) dan Rasul Saw dalam beberapa riwayat (bukan dalam satu riwayat)Shahih Bukhari
“mengakhirkan waktu shalat, menunda waktu shalat”
. Jamaahsudah menunggu, Rasul saw ada urusan kesana, urusan kesini, Sahabat menunggu. Ituterjadi beberapa kali, ketika Rasul saw datang, Sahabat masih menunggu dalam shaf  bahkan dalam salah satu riwayat adalah saat shalat Isya’, Bilal sudah adzan, Sahabatsudah rapi shafnya, Rasul Saw baru keluar ditengah malam. Sahabat ada yang tertidur sambil duduk, ada yang tetap berdzikir lantas Rasul saw berkata “kalian tetap dalam pahala shalat selama menunggu shalat”. Jadi kalau sudah waktunya adzan, sunnah
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...