Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pemilihan umum

Pemilihan umum

Ratings: (0)|Views: 21 |Likes:
Published by Valentino's Sniper

More info:

Published by: Valentino's Sniper on Feb 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/24/2013

pdf

text

original

 
Pemilihan umum
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebasLangsung ke:navigasi,cari
Pemilihan Umum
(
Pemilu
) adalah proses pemilihan orang(-orang) untuk mengisi jabatan- jabatanpolitik tertentu.
[
]
Jabatan-jabatan tersebut beraneka-ragam, mulai daripresiden, wakil rakyatdi berbagai tingkat pemerintahan, sampaikepala desa.
[
]
Pada konteks yanglebih luas, Pemilu dapat juga berarti proses mengisi jabatan-jabatan seperti ketuaOSISatauketuakelas,walaupun untuk ini kata 'pemilihan' lebih sering digunakan.
[
]
 Pemilu merupakan salah satu usaha untuk memengaruhi rakyat secara persuasif (tidak memaksa)dengan melakukan kegiatanretorika,public relations,komunikasi massa, lobby dan lain-lain kegiatan.
[
]
Meskipun agitasi danpropagandadi Negara demokrasi sangat dikecam, namundalam kampanye pemilihan umum, teknik agitasi dan teknik propaganda banyak jugadipakaioleh para kandidat atau politikus selalu komunikator politik .
 Dalam Pemilu, para pemilih dalam Pemilu juga disebutkonstituen,dan kepada merekalah parapeserta Pemilu menawarkan janji-janji dan program-programnya pada masakampanye.
[
]
 Kampanye dilakukan selama waktu yang telah ditentukan, menjelang hari pemungutansuara.
[
]
 Setelahpemungutan suaradilakukan, proses penghitungan dimulai.
[
]
Pemenang Pemiluditentukan oleh aturan main atau sistem penentuan pemenang yang sebelumnya telah ditetapkandan disetujui oleh para peserta, dan disosialisasikan ke para pemilih.
[
]
 
Penentuan untuk jumlah kursi dalam partai politik
Pada umumnya di seluruh dunia hampir sama untuk menentukan jumlah kursi untuk satu partaipolitik. Maka rumus sebagai berikut:1.
 
Langkah pertama1.
 
Keterangan:1.
 
x adalah Jumlah suara sah yang tersedia2.
 
y adalah Jumlah kursi yang ditetapkan yang tersedia3.
 
a adalah hasil bilangan pemilihAturan pembulatan adalah satu di belakang koma.Dalam koma jika angka maksimal lima berartihasil bilangan pemilih tetap sedangkan lebih dari lima berarti hasil bilangan pemilih tetap harusditambah satu angka.1.
 
Langkah kedua1.
 
Keterangan:1.
 
b adalah Jumlah suara sah yang diraih setiap partai2.
 
z adalah Jumlah kursi yang diraih setiap partai
 
Aturan pembulatan adalah satu di belakang koma.Dalam koma jika angka maksimal lima berarti jumlah kursi tetap sedangkan lebih dari lima berarti jumlah kursi harus ditambah satu angka.
Contoh hasil pemilu
# PartaiJumlah suara Jumlah kursidalamangka% (asli)%(pembulatan)dalamangka(asli)dalamangka(pembulatan 1)dalamangka(pembulatan 2)%
1 partai F 30 31.25 31.3 6.25 6 6 302 partai N 1919.7916666719.83.9583333333 4 203 partai J 88.3333333338.31.6666666671 2 104 partai A 77.2916666677.31.4583333331 2 105 partai C 77.2916666677.31.4583333331 2 106 partai K 55.2083333335.21.0416666671 1 57 partai E 55.2083333335.21.0416666671 1 58 partai M 44.1666666674.20.8333333330 1 59 partai B 3 3.125 3.2 0.625 0 1 510 partai I 22.0833333332.10.4166666670 0 011 partai O 22.0833333332.10.4166666670 0 012 partai G 11.04166666710.2083333330 0 013 partai H 11.04166666710.2083333330 0 014 partai L 11.04166666710.2083333330 0 015 partai D 11.04166666710.2083333330 0 0Total suara sah 96 100 100 20 14 20100Suara tidak sah 1Golput/Abstain/Tidak suara3Total seluruh suara 100
Keterangan
Data resmi multak 
 
Misalkan jumlah penetapan kursi yang ditetapkan KPU atau UU adalah 20 kursi.
 
Hasil bilangan pemilih adalah 4.8.
 
Cara penghitungan suara untuk jatah kursi
1.
 
Pertama: 96 dibagi 20 adalah 4.8 sebagai hasil bilangan pemilih.2.
 
Kedua: 30 dibagi 4.8 adalah 6.25.3.
 
Ketiga: Pembulatan dilakukan sesuai denganaturan partai politik 
Nilai Mayoritas dan Minoritas
Jumlah suara sah untuk dudukparlemenJumlah suara sah untuk hakmengubah UUStatus
x > 50%
x ≥ 66,7%
 Mayoritasmultak x > 50%
50% < x ≥ 66,7%
Mayoritas biasa
x ≤ 50%
 dgn posisi 1
x ≤ 50%
 Mayoritaskoalisi
x ≤ 50%
 
x ≤ 50%
MinoritasKeterangan: x adalah jumlah suara yang diraih oleh setiap partai.
Mayoritas multak
Mayoritas mutlak adalah setiap partai politik memenangi sebanyak dua per tiga dari jumlah suaradan dapat mengubah aturan UU.
# Partai Jumlah suara sah
 
1 Partai C 70%2 Partai B 25%3 Partai A 5%
Mayoritas biasa
Mayoritas biasa adalah setiap partai politik memenangi antara 50 persen sampai dengan dua pertiga dari jumlah suara tetapi tidak dapat mengubah aturan UU.
# Partai Jumlah suara sah
1 Partai C 60%2 Partai B 25%3 Partai A 15%
Mayoritas koalisi
Mayoritas koalisi adalah setiap partai politik memenangi hanya kurang dari 50 persen dari jumlah suara tetapi berada posisi pertama sehingga harus berkoalisi untuk mencapai sebanyak minimal 50 persen dari jumlah suara.
Pemenang & koalisi Juara 2 & koalisi Hak Mayoritas
x > 50% x < 50% Pemenang & koalisi (Mayoritas koalisi)x < 50% x > 50% Juara 2 & koalisi (Minoritas koalisi)Keterangan: x adalah jumlah suara yang diraih oleh pembentukan koalisi.
Contoh

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->