Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporan Pendahuluan Efusi Fleura

Laporan Pendahuluan Efusi Fleura

Ratings: (0)|Views: 65 |Likes:
Published by SUJANA, S.Kep., Ns

More info:

Published by: SUJANA, S.Kep., Ns on Feb 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/25/2013

pdf

text

original

 
LAPORAN PENDAHULUANASUHAN KEPERAWATAN EFUSI PLEURA
A.
 
KONSEP DASAR PENYAKIT1.
 
Pengertian
Efusi pleural adalah penumpukan cairan di dalam ruang pleural, prosespenyakit primer jarang terjadi namun biasanya terjadi sekunder akibat penyakit lain.Efusi dapat berupa cairan jernih, yang mungkin merupakan transudat, eksudat, ataudapat berupa darah atau pus. (Baughman C Diane, 2000)Efusi pleural adalah pengumpulan cairan dalam ruang pleura yang terletak diantara permukaan visceral dan parietal, proses penyakit primer jarang terjadi tetapibiasanya merupakan penyakit sekunder terhadap penyakit lain. Secara normal, ruangpleural mengandung sejumlah kecil cairan (5 sampai 15ml) berfungsi sebagaipelumas yang memungkinkan permukaan pleural bergerak tanpa adanya friksi.(Smeltzer C Suzanne, 2002)Efusi pleura adalah istilah yang digunakan bagi penimbunan cairan dalamrongga pleura. (Price C Sylvia, 1995)
2.
 
Anatomi dan Fisiologi
1)
 
Anatomi sistem pernapasana.
 
HidungMerupakan saluran udara yang pertama yang mempunyai dua lubangdipisahkan oleh sekat septum nasi. Di dalamnya terdapat bulu-bulu untuk menyaring udara, debu dan kotoran. Selain itu terdapat juga konka nasalisinferior, konka nasalis posterior dan onka nasalis media yang berfungsi untuk mengahangatkan udara.b.
 
FaringMerupakan tempat persimpangan antara jalan pernapasan dan jalanmakanan. Terdapat di bawah dasar pernapasan, di belakang rongga hidung, danmulut sebelah depan ruas tulang leher. Di bawah selaput lendir terdapat jaringan ikat, juga di beberapa tempat terdapat folikel getah bening.
 
c.
 
LaringMerupakan saluran udara dan bertindak sebelum sebagai pembentuk suara.Terletak di depan bagian faring sampai ketinggian vertebra servikalis danmasuk ke dalam trakea di bawahnya. Laring dilapisi oleh selaput lendir,kecuali pita suara dan bagian epiglottis yang dilapisi oleh sel epiteliumberlapis.d.
 
TrakeaMerupakan lanjutan dari laring yang dibentuk oleh 16
 – 
20 cincin yangterdiri dari tulang rawan yang berbentuk seperti tapal kuda yang berfungsiuntuk mempertahankan jalan napas agar tetap terbuka. Sebelah dalam diliputioleh selaput lendir yang berbulu getar yang disebut sel bersilia, yang berfungsiuntuk mengeluarkan benda asing yang masuk bersama-sama dengan udarapernapasan.e.
 
BronkusMerupakan lanjutan dari trakea, ada 2 buah yang terdapat pada ketinggianvertebra thorakalis IV dan V. mempunyai struktur serupa dengan trakea dandilapisi oleh jenis sel yang sama. Bronkus kanan lebih besar dan lebih pendek daripada bronkus kiri, terdiri dari 6
 – 
8 cincin dan mempunyai 3 cabang.Bronkus kiri terdiri dari 9
 – 
12 cincin dan mempunyai 2 cabang. Cabangbronkus yang lebih kecil dinamakan bronkiolus, disini terdapat cincin danterdapat gelembung paru yang disebut alveolli.f.
 
Paru-paruMerupakan alat tubuh yang sebagian besar dari terdiri dari gelembung-gelembung. Di sinilah tempat terjadinya pertukaran gas, O2 masuk ke dalamdarah dan CO2 dikeluarkan dari darah.Paru-paru dibagi dua : Paru-paru kanan terdiri dari tiga lobus, lobuspulmodekstra superior, lobus media, dan lobus inferior. Paru-paru kiri, terdiridari dua lobus, pulmo sinistra lobus superior dan lobus inferior. Tiap-tiap lobusterdiri dari belahan yang lebih kecil bernama segmen. Paru-paru kirimempunyai sepuluh segmen, yaitu lima buah segmen pada lobus superior, danlima buah segmen pada inferior. Paru-paru kanan mempunyai sepuluh segmen,yaitu lima buah segmen pada lobus superior, dua buah segmen pada lobusmedial, dan tiga buah segmen pada lobus inferior. Tiap-tiap segmen ini masihterbagi lagi menjadi belahan-belahan yang bernama lobulus.
 
Diantara lobulus satu dengan yang lainnya dibatasi oleh jaringan ikat yangberisi pembuluh darah getah bening dan saraf, dalam tiap-tiap lobulus terdapatsebuah bronkeolus. Di dalam lobulus, bronkeolus ini bercabang-cabang yangdisebut duktus alveolus. Tiap-tiap duktus alveolus berakhir pada alveolus yangdiameternya antara 0,2
 – 
0,3 mm.Letak paru-paru di rongga dada datarannya menghadap ke tengah ronggadada/kavum mediastinum. Pada bagian tengah terdapat bagian tampuk paru-paru yang disebut hilus. Pada mediastinum depan terdapat jantung. Paru-parudibungkus oleh selaput yang bernama pleura. Pleura dibagi menjadi dua:a.
 
Pleura visceral (selaput dada pembungkus), yaitu selaput paru yanglangsung membungkus paru.b.
 
Pleura parietal, yaitu selaput yang melapisi rongga dada luar.Antara kedua pleura ini terdapat ronggga (kavum) yang disebut kavumpleura. Pada keadaan normal, kavum pleura ini hampa udara, sehingga paru-paru dapat berkembang kempis dan juga terdapat sedikit cairan (eksudat) yangberguna untuk meminyaki permukaan pleura, menghindari gesekan antaraparu-paru dan dinding dada sewaktu ada gerakan bernafas.
Gambar 1 Anatomi Paru-paru
2)
 
Fisiologi sistem pernapasanUdara bergerak masuk dan keluar paru-paru karena ada selisih tekanan yangterdapat antara atmosfir dan alveolus akibat kerja mekanik otot-otot. Seperti yangtelah diketahui, dinding toraks berfungsi sebagai penembus. Selama inspirasi,volume toraks bertambah besar karena diafragma turun dan iga terangkat akibatkontraksi beberapa otot yaitu sternokleidomastoideus mengangkat sternum ke atas

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->