Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporan Pendahuluan Sirosis Hepatis

Laporan Pendahuluan Sirosis Hepatis

Ratings: (0)|Views: 1,264 |Likes:
Published by SUJANA, S.Kep., Ns

More info:

Published by: SUJANA, S.Kep., Ns on Feb 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/12/2013

pdf

text

original

 
LAPORAN PENDAHULUANASUHAN KEPERAWATAN SIROSIS HEPATISA.
 
KONSEP DASAR PENYAKIT1.
 
Pengertian
Sirosis hepatis adalah penyakit yang ditandai oleh adanya peradangan difusdan menahun pada hati, diikuti dengan proliferasi jaringan ikat, degenerasi dan regenerasi sel-selhati, sehingga timbul kekacauan dalam susunan parenkhim hati. (Arief Mansjoer, 1999)Sirosis hepatis adalah penyakit kronis yang menyebabkan destruksi sel dan fibrosis(jaringan parut), jaringan hepatik. (Sandra M. Nettina, 2001)Sirosis hepatis adalah stadium akhir dari penyakit hati, yang menahun dimanasecara anatomis didapatkan proses fibrosis dengan pembentukan nodul regenerasidan nekrosis. (Smeltzer & Bare, 2001)Sirosis hepatis adalah penyakit kronis yang menyebabkan destruksi sel danfibrosis (jaringan parut) dari jaringan hepatik.
2.
 
Anatomi dan Fisiologi
Hati adalah kelenjar terbesar dalam tubuh, berat rata-rata sekitar 1500 gr atau2% berat badan orang dewasa normal. Hati merupakan organ lunak yang lentur danterbentuk oleh struktur sekitarnya. Bagian bawah hati berbentuk cekung danmerupakan atap dari ginjal kanan, lambung, penkreas, dan usus. Hati memiliki dualobus utama yaitu kanan dan kiri. Setiap lobus terbagi menjadi struktur-strukturyang disebut sebagai lobules, yang merupakan mikroskopis dan fungsional organ.Hati manusia memiliki maksimal 100.000 lobulus.Diantara lempengan sel hati terdapat kapiler-kapiler yang disebut sebagaisinusoid yang merupakan cabang vena porta dan arteria hepatica. Tidak sepertikapiler lain, sinusoid dibatasi oleh sel fagositik atau sel kupffer. Sel Kupffermerupakan system monosy makrofag, dan fungsi utamnya adalah menelan bakteridan benda asing lain dalam darah. Sejumlah 50% makrofag dalam hati adalah selKupffer; sehingga hati merupakan salah satu organ penting dalam pertahananmelawan infasi bakteri dan agen toksik.Hati memiliki dua sumber suplai darah dari saluran cerna dan limpa melaluivena porta hepatica, dan dari aorta melalui arteri hepatica. Sekitar sepertiga darah
 
yang masuk adalah darah arteria dan dua pertiganya adalah darah vena dari venaporta. Volume total darah yang melewati hati setiap menitnya adalah 1500 ml dandialirkan melalui vena hepatica kanan dan kiri, yang selanjutnya bermuara padavena cava inferior. Selain merupakan organ prenkim yang paling besar. Hati sangatpenting untuk mempertahankan hidup dan berperan dalam hampir setiap fungsimetabolic tubuh, dan terutama bertangung jawab atas lebih dari 500 aktivitasberbeda.Hati adalah organ penting untuk sekresi empedu, namun juga memiliki fungilain antara lain :1)
 
Metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein setelah penyerapan dari saluranpencernaan.2)
 
Detoksifikasi atau degradasi zat sisa dan hormon serta obat dan senyawa asinglainya.3)
 
Sintesis berbagai macam protein plasma mencakup untuk pembekuan darahdan untuk mengangkut hormon tiroid, steroid, dan kolesterol.4)
 
Penyimpanan glikogen, lemak, besi, tembaga, dan banyak vitamin.5)
 
Pengaktifan vitamin D yang dilaksanakan oleh hati dan ginjal6)
 
Pengeluaran bakteri dan sel darah merah yang sudah rusak 7)
 
Ekskresi kolesterol dan bilirubin.
Gambar 1 Anatomi Hepar
 
3.
 
Etiologi
Beberapa penyebab dari sirosis hepatis yang sering adalah :1)
 
Malnutrisi2)
 
Alkoholisme3)
 
Kegagalan jantung yang menyebabkan bendungan vena hepatika4)
 
Virus hepatitis5)
 
penyakit WilsonMerupakan kelainan autosomal resesif yang diturunkan dimana tembagatertimbun di hepar dan ganglia basal otak.6)
 
Zat toksik 
4.
 
Tanda dan Gejala
Gejala terjadi akibat perubahan morfologi dan lebih menggambarkan beratnyakerusakan yang terjadi dari pada etiologinya. Gejala disebakan oleh satu/lebihmacam kegagalan, yaitu :a.
 
Kegagalan parenchim hatib.
 
Hipertensi portalc.
 
Enchelopalophatyd.
 
AscitesKeluhan subyektif :a.
 
Tidak ada nafsu makan, mual, perut terasa tidak enak, cepat lelah.b.
 
Keluhan awal : Kembungc.
 
Tahap lanjut : Icterus dan urine gelap.Keluhan Obyektif :a.
 
Hati
 – 
Kadang terasa keras/ tumpulb.
 
Limpa
 – 
Pembesaran pada limpac.
 
Perut
 – 
Sirkulasi kolateral pada dinding perut dan ascites.d.
 
Manifestasi ekstra abdominal :-
 
Spider nervi pada bagian atas-
 
Eritema palmaris-
 
Ginekomasti dan atropi testis-
 
Haemoroid-
 
Mimisan

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Niat Usaha Doa liked this
Syifa Fatasyaa liked this
Zhu D'zt liked this
rita_os29 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->