Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sampling Darah Post Bacai

Sampling Darah Post Bacai

Ratings: (0)|Views: 144 |Likes:
Published by Vivi Zainuddin
preanalitik, analitik, pasca analitik
preanalitik, analitik, pasca analitik

More info:

Published by: Vivi Zainuddin on Feb 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/11/2013

pdf

text

original

 
Tugas pendahuluan
SAMPLING DARAH, URIN DAN CAIRAN TUBUH
Viviyanti Zainuddin
, Irda Handayani, Ruland DN Pakasi
Bagian Patologi Klinik FK UNHAS BLU-RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar 
I.PENDAHULUAN
Pengumpulan spesimen merupakan tahapan yang penting dalam menentukan baik-buruk atau valid-tidaknya sebuah hasil pemeriksaan laboratorium. Namun, halini seringkali tidak menjadi perhatian yang serius di kalangan petugas laboratorium.Apalagi jika proses pengambilan spesimen dilakukan oleh pihak lain, sepertimisalnya perawat.
1-3
Minimnya informasi mengenai pengaruh sampling terhadap hasil pemeriksaanlaboratorium menyebabkan para petugas sampling kurang hati-hati atau bahkan tidak mengikuti prosedur pengambilan spesimen yang benar. Dan kerena itu, seringkalidijumpai komplain dari pengguna jasa laboratorium (misalnya dokter/klinisi) akibattidak sesuainya hasil pemeriksaan laboratorium dengan kondisi atau penyakit pasien.
1
Pengambilan spesimen merupakan salah satu dari serangkaian proses yangdilakukan sebelum melakukan pemeriksaan laboratorium. Supaya spesimenmemenuhi syarat untuk diperiksa, maka proses pengambilan spesimen harusdilakukan dengan mengikuti kaidah yang benar. Terdapat beberapa hal yang harusmendapat perhatian dalam pengambilan spesimen:
2,8
1.Jenis Spesimen.Spesimen yang hendak diambil hendaknya disesuaikan dengan jenis pemeriksaan yang akan dilakukan. Spesimen yang dipergunakan dalam pemeriksaan laboratorium banyak macamnya, yaitu : darah utuh (
whole blood 
), plasma, serum, urine (urine pagi hari, urine sewaktu, urine tampung 24 jam),tinja (faeses), dahak (sputum), cairan otak, cairan ascites, cairan pleura, cairansendi, nanah (pus), usap (
 swab
) luka, usap tenggorok, usap hidung, usapnasofaring, sumsum tulang, dsb.1
 
2.Volume Spesimen.Volume spesimen harus mencukupi untuk tiap jenis pemeriksan.3.Kondisi Spesimen.Spesimen harus layak untuk diperiksa, yaitu tidak mengalami kerusakan,seperti tidak hemolisis, tidak beku atau mengandung bekuan (jika digunakanuntuk pemeriksaan hematologi), tidak berubah warna, segar/tidak kadaluwarsadan steril (terutama untuk pemeriksaan bakteriologi.4.Antikoagulan.Jenis antikoagulan yang dipergunakan harus sesuai dengan jenis pemeriksaan.Penggunaannya juga harus benar, takarannya harus sesuai.5.Peralatan Sampling dan Wadah Spesimen.Peralatan sampling dan wadah spesimen harus memenuhi syarat, yaitu : bersih, kering, tidak mempengaruhi komposisi zat-zat atau material seluler yangada dalam spesimen, sekali pakai - buang (
disposable
).6.Lokasi Pengambilan Spesimen.Spesimen darah umumnya diaspirasi dari vena. Tetapi penting diperhatikan, bahwa tempat aspirasi darah vena harus dipilih pada tempat yang tidak dilalui jalur infus. Pengambilan spesimen darah pada lengan yang terdapat selang infusdapat menyebabkan perubahan pada hasil pemeriksaan.7.Aktivitas Pasien.Aktivitas fisik pasien sesaat sebelum dilakukan sampling berpengaruhterhadap hasil pemeriksaan. Pasien yang melakukan olah raga atau aktivitas fisik yang berat dapat menyebabkan temuan palsu, ini terutama pada pemeriksaanenzim.8.Waktu Pengambilan.Waktu yang terbaik untuk pengambilan sampel adalah pagi hari karena waktuini adalah yang paling ideal, dimana umumnya nilai normal ditetapkan padakeadaan basal.2
 
9.Pencatatan dan Labelisasi.Formulir permintaan harus mencantumkan informasi berikut : nama pasien,usia, jenis kelamin, nama dokter, nomor identitas, diagnosis/keterangan klinis,tanggal, waktu pengambilan, data khusus lainnya (misalnya informasi obat yangtelah diminum pasien) dan jenis pemeriksaan yang diminta. Selain itu wadahspesimen harus ditempeli label yang berisi informasi, minimal nama pasien,nomor identitas dan waktu pengambilan.
II.SAMPLING DARAH
Dalam praktek laboratorium klinik, ada 3 macam cara memperoleh darah,yaitu: melalui tusukan vena (
venipuncture
), tusukan kulit (
 skinpuncture
) dantusukan arteri atau nadi.
Venipuncture
adalah cara yang paling umum dilakukan,oleh karena itu istilah phlebotomy sering dikaitkan dengan
venipuncture
1
.A
. Pengambilan Darah Vena
Pada pengambilan darah vena (
venipuncture
),contoh darah umumnya diambil dari vena
median cubital 
, pada anterior lengan (sisi dalam lipatan siku). Vena initerletak dekat dengan permukaan kulit, cukup besar dantidak ada pasokan saraf besar. Apabila tidamemungkinkan, vena
chepalica
atau vena
basilica
bisamenjadi pilihan alternatif (gambar 1)
1-4
.
Venipuncture
pada vena
basilica
harus dilakukan dengan hati-hati karenaletaknya berdekatan dengan arteri
brachialis
dan syaraf median. Jika vena
cephalica
dan
basilica
ternyata tidak bisa digunakan, maka pengambilan darahdapat dilakukan di vena-vena lainnya. Lakukan pengambilan dengan dengansangat hati-hati dan menggunakan jarum yang ukurannya lebih kecil.
1-2
 3
Gbr 1.Lokasi
venipuncture

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->