banyak orang di manca negara sedang menggandrungi
ZNQG
. Dan, sampaibatas tertentu, mungkin Anda pun telah mulai percaya, setelah membaca bukubunga rampai pengenalan awal yang mengulas tentang “keajaiban”
ZNQG
ini.Maka, logis apabila Anda pun takkan mau ketinggalan untuk memanfaatkannya.Namun, bagaimanapun, pilihan dan keputusan akhir tetap di tangan Anda. Andaadalah manajer dan
boss
atas diri Anda sendiri. Sekalipun demikian, seyogianyaAnda dan penulis tetap efisien dalam berpikir dan pengambilan keputusan,sebagaimana peribahasa Jeman dalam bahasa Inggris mengatakan bahwa
“thebest carpenters make the fewest chips –
tukang kayu yang terbaik menggunakankeping-keping kayu yang paling sedikit
”.
Bahkan Ainslie Mears, dalam bukunyaRelief Without Drugs
menceritakan pengalamannya ketika bertanya tentang apameditasi itu kepada seorang suci dari Kathmandu, yang dijawab “Anda dapatmemperlihatkan pisang pada seorang anak, tetapi Anda tak dapat menceritakanpadanya bagaimana rasanya”. Kedua rangkaian kata ini sangat bermakna, danmerupakan dorongan untuk tidak “
nato”
alias “
no action, talk only –
tak bekerja,hanya bercakap”, melainkan untuk segera bergerak dan melakukannya alias“
just do it”
atau
“stop dreaming, start action”
.
Hanya dengan melakukan
makaorang akan mengerti, dan bahkan akan memperoleh pengetahuan danketerampilan, sesuai dengan apa yang diajarkan Confucius dan Mel Silbermantentang pembelajaran aktif (vide: Lampiran).Maklumlah,
ZNQG
memang merupakan salah satu cara yang wajar, manusiawi,dan bahkan religius. Dan, dapat dimanfaatkan untuk mencapai tujuan manusiamelalui kesehatannya, apabila dilakukan dengan benar. Religiositas dankemampuan
ZNQG
di bidang penyembuhan diri sendiri (dan orang lain) itumemang tak perlu diragukan lagi. Apalagi, bukankah segala sesuatu dibawahmatahari itu pada hakikatnya tak ada yang terjadi secara kebetulan, dan proseskerja
ZNQG
pada prinsipnya juga tidak terlalu sulit dan alami. Dan, bahkandalam Alkitab juga ada sabda Tuhan yang disampaikan baik oleh Matius (7:8)maupun oleh Lukas (11:10) yang pada prinsipnya menunjukkan kemudahan caramencapainya?. Prinsipnya,
“setiap orang yang meminta akan menerima, dansetiap orang yang mencari akan mendapat, dan setiap orang yang mengetuk,baginya pintu akan dibukakan”
. Namun, dalam prakteknya, tentu saja hal inibergantung pada kearifan dalam caranya meminta-mencari-mengetuknya!Karenanya, pada akhir perjalanan ini, tidaklah berlebihan apabila pada momenperpisahan ini disampaikan beberapa bekal berupa kearifan, yang seyogianyadisadari dan dipertimbangkan sehubungan dengan pemanfaatan
ZNQG
.
* Bertindaklah Arif
176
Leave a Comment
bs kah sy dpt dokumen ini utk perbandingan tesisku tentang habitat komplek kusta di makassar