Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
11Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Penyakit ”Guillain-Barre Syndrome Berbahaya

Penyakit ”Guillain-Barre Syndrome Berbahaya

Ratings: (0)|Views: 6,789|Likes:
Published by Eddy Satriya
masih seputar akibat GBS yang sudah terekam di Indonesia
masih seputar akibat GBS yang sudah terekam di Indonesia

More info:

Published by: Eddy Satriya on Feb 17, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See More
See less

10/03/2011

 
 
Kirim Teman
|
Print ArtikelBerita Terkait:
Waspadai Kejadian Ikutan PaskaImunisasi Polio!Habis Flu, Mulut Mencong!"Guillain Barre", Membuat SutiniLUMPUH Seketika! 
Free E-Mail|Chat|Ad Info|About Us|Contact Us Kesehatan Gayahidup Tokoh Problem Sex Perilaku Kisah Nyata Non Medis Info SehatRubrik
InternasionalNasionalMetropolitanPeristiwaEkonomiDikbudMudaKeluargaHiburanKesehatanMakan & PlesiranOlah RagaOtomotif Saham & Pasar UangSains & TeknologiSelularWanita
Komunitas
 
Pilih
Kolom
Pilih
Surat Kabar
Pilih
Majalah
Pilih
Radio
Pilih
CARI
Updated:
Senin, 19 Desember 2005, 07:42 WIB
KESEHATAN
Balita Lumpuh secara Mendadak
Penyakit ”Guillain-Barre Syndrome” Berbahaya
Bandung, KompasSiti Nuratikah,seorang anakberusia dua tahunwarga RT 3 RW 10Kampung Jamban,Desa CicalengkaWetan, KabupatenBandung, menderitalumpuh.
Kelumpuhan itu terjadisecara mendadaktanpa didahuluitanda-tanda lain,seperti panas tinggiatau demam.Sebelum menderitalumpuh, anak balita itumendapat vaksinasipolio pada tanggal 30November 2005.Orangtua Siti, Ny YaniMariyani (30), yangditemui di ruangperawatan anakRumah Sakit HasanSadikin (RSHS)Bandung, pekan lalu,mengatakan, sejakusia setahun anaknyasudah bisa berjalan. Namun, tanggal 6 Desember lalu, anaknya tiba-tiba tidak bisaberdiri.Yani pun memeriksakan Siti ke puskesmas Cicalengka. Oleh petugas puskesmas, Sitidirujuk ke RSHS Bandung. ”Katanya di puskesmas enggak ada alatnya,” ujar Yani.Baru pada 12 Desember 2005, Yani membawa Siti ke Poliklinik Anak RSHS denganberbekal kartu keluarga miskin (gakin). Lalu, Siti Nuratikah pun dinyatakan harusrawat inap.Dilihat dari kondisi fisiknya, Siti tampak sehat. Bahkan, ia tampak ceria layaknya anakyang sehat. Hanya saja, ia tidak bisa berdiri sendiri. Kaki kirinya lebih lemahdibandingkan dengan kaki kanan.Yani mengatakan, dokter sudah mengambil sampel darah dan tinja Siti. MenurutKepala Perawatan Ruang A Lantai 1 RSHS Imas Tjuju, rencananya Senin (19/12) iniSiti boleh pulang ke rumah. ”Tetapi, itu juga belum pasti,” kata Tjuju.Dihubungi secara terpisah, dr Kusnandi Rusmil SpA(K) dari Bagian Anak RSHSmengatakan, setiap tahun satu dari 100.000 anak Indonesia mengalami lumpuh.
Berangsur membaik
Kusnandi menyatakan, vaksin polio yang diterima Siti tidak berkaitan dengankelumpuhan yang dideritanya. ”Setiap saat juga banyak anak sakit kan? Tetapi,karena dekat imunisasi lalu dikait- kaitkan,” kata Kusnandi. 
Penyakit ”Guillain-Barre Syndrome” Berbahaya - 19/12/2005, 07:42 W...http://www2.kompas.com/kesehatan/news/0512/19/074516.ht1 of 216/02/2009 21:14

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->