• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
 
INDAHNYA IDUL FITRI
Saudara-saudara kaum Muslimin dan Muslimat yth.Allahu Akbar-Allah Maha Besar.Segala yang ada di dunia ini dari kuman yang sekecil-kecilnya sampaikepada benda yang sebesar-besarnya juga bulan, bintang, bumi dan matahari adalahsemuanya itu kecil, bila dibandingkan dengan kebesaran Allah SWT.Bahkan saudara-saudara, manusia yang dikatakan makhluk yang palingsempurna yang dengan akalnya telah menguasai dunia ini, namun hakikatnya manusia itukecil dan lemah bila berhadapan dengan kekuasaan Allah yang Maha Besar.Sebagaimana dibentangkan dalam ayat Al-Quran yang bunyinya :Yang artinya kurang lebih :
“Sesungguhnya pada terjadinya langit dan bumi, dan pergantian siang dan malam serta kapal yang berjalan di lautan yang memberi manfaat kepada manusia dan air yang diturunkan Allah dari langit kemudiandapat menghidupkan bumi sesudah matinya serta menyebar segalabinatang di muka bumi dan menggerakkan angin serta awan yandijalankan antara langit dan bumi, sungguh yang demikian itu menjaditanda bukti kekuasaan Allah bagi kaum yang sama berakal.”
(Q.S. Al- Baqarah : 164)
allahu Akbar (3x). Justru karena itulah saudara-saudara, maka pada hariyang agung ini, gemuruhlah suara takbir dan tahmid memenuhi angkasa, itulah suarayang menggelora dari hamba-hamba Allah yang setia terhadap Agamanya.
 
Sebab itu, kita semuanya berkeyakinan bahwa hanya Allah-lah yang MahaBesar yang berhak disembah dan dipuji. Allah-lah tempat kita berlindung, tempatkitaberdo’a memohon sesuatu untuk kepentingan hidup kita bersama.Allahu Akbar-Walillahil Hamdu.Saudara-saudara, hari ini adalah hari yang sangat agung hari yangmelambangkan keluhuran dan kesucian Agama Islam. Hari ini adalah hari yang berbahagia, hari yang melambangkan persaudaraan, persatuan serta kerukunan dan persamaan yang menjadi dasar tegaknya masyarakat Islam.Sehingga menjadilah satu kewajiban yang mutlak bagi kaum muslimin diseluruh dunia untuk memelihara persatuan bersatupadu, duduk sama rendah berdiri samatinggi, di bawah naungan kalimat tauhid.Dengan berpegang pada hikmah teguh hari raya ini, maka wajiblah bagikita umat Islam untuk membina persatuan yang kokoh antara satu sama lain.Menghilangkan rasa mendongkol, su-udhdhon (buruk sangka) yang bukan-bukan, iri hati,sentimen dan sebagainya agat terjelmalah dalam kalangan kita Ukhuwah Islamiyah yangmurni. Sebagaimana yang digambarkan oleh Nabi kia Muhammad SAW dalamsabdanyayang populer, yang sering kita dengar, ialah bahwasanya :
“Orang mukmin dengan orang mukmin itu adalah laksana sebuahbangunan, sebagian menguatkan kepada sebagiannya.
(Bukhari  Muslim).
Yakni bahwa masyarakat Islam itu diibaratkan laksana suatu bangunanyang kokoh dan kuat. Bangunan yang sanggup menahan arus percekcokan dan perselisihan ialah bangunan yang sanggup mempertahankan kesucian agama dapat pulamembendung arus krisis akhlak yang merajalela di kalangan umat manusia.Demikianlah saudara-saudara, gambaran masyarakat Islam dalammembina persatuan lahir-batin, persatuan yang sejati yang kokoh seperti bangunan beton.Bukan persatuan sebagaimana persatuan nasi. Kelihatannya berkumpul dalam bakul atau piring namun mudah sekali dipisah-pisahkan oleh sendok yang hanya berukuran kecil.Bukan pula seperti halnya keadaan masyarakat orang-orang munafik yangdisebutkan dalam Al-Qur’an :
 
Yang artinya :
“Kamu mengira bahwa mereka itu berkumpul (menjadi satu) padahal hatimereka bercerai-berai.”
(Q.S. Hasyr : 14)
Tidak demikian saudara-saudara, Allahu Akbar. Tetapi persatuan yang kitakehendaki adalah persatuan yang hakiki, sebab sudah terang bahwa :
“Persatuan adalah pangkal kemenangan. Bersatu kita teguh, bercerai kita jatuh.”
Artinya bahwa persatuan itu adalah pangkal kebahagiaan.Dan kita semua berhari-raya ini bersama-sama tak lain tak bukan adalahsebenarnya untuk membina persatuan dan kerukunan jangan sampai kita bercerai-berai,sesuai dengan firman Allah :Yang artinya :
“Berpegang teguhlah kamu pada Agama Allahkesemuanya, dan janganlah kamu bercerai-berai.”
(Q.S. Ali-Imran : 30)
Saudara-saudara lain dari pada itu, hari raya ‘Idul Fitri yang agung ini jugamenjadi lambang syi’ar agama justru tepat dirayakan sebagai penutup ibadat puasa yangdilakukan umat Islam sebulan lamanya.Allahu Akbar (3x). Maka ditinjau dari segi ini hari raya ‘Idul Fitrimerupakan salah satu syi’ar Agama :Setelah umat Islam digembleng dengan puasa agar kaum Muslimin didalam perjuangan hidupnya, mencapai kebahagiaan dunia akhirat dapatlahmengendalikan nefsu, tabah dan ulet dalam menghadapi tantangan zaman.Sehingga tidak mudah dipengaruhi oleh suasanan dan keadaan sepertiapapun, namun akan selalu berpegang teguh kepada prinsip-prinsip ajaran Islam yangsuci dan luhur.Maka setelah itu datanglah hari raya ini, demi untuk membesarkan hatidan jiwa kaum Muslimin bahwa hari raya ini adalah hari meledaknya kegembiraan yangmengandung penuh harapan untuk menuju ke arah hidup yang beru yang lebih baik dari
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...