Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Lungs

Lungs

Ratings: (0)|Views: 6 |Likes:
Published by rspion

More info:

Published by: rspion on Feb 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/11/2014

pdf

text

original

 
17
DEC/110
2.1 Pengertian Spirometer
 Spirometer adalah alat untuk mengukur aliran udara yang masuk dan keluar paru-parudan dicatat dalam grafik volum per waktu.
2.2 Sejarah Terciptanya Spirometer
 
129-200A.D.
Galen melakukan eksperimen „volumetric‟ terhadap saluran
udara manusia. Dia menyuruh seorang anak menghirup danmengeluarkan udara dan menemukan volum gas,setelahbeberapa waktu,tetap. Galen menemukan ukuran yangmutlak dari ukuran paru-paru.1681Borelli mencoba untuk mengukur volume inspirasi dalamsatu kali bernafas. Dia melakukannya dengan menghisapcairan dari tabung silinder.1718Jurin J. meniupkan udara dalam kantung dan mengukurvolume udara menggunakan prinsip arcimedes. Diamengukur 650 ml volum tidal dan volume ekspirasimaksimal sebanyak 3610 ml.1788Goodwyn E. menghisap air ke dalam bejana berisi udarayang sudah diukur beratnya dalam skala. Dia menyebutkanbahwa kapasitas vital paru-paru dapat mencapai 4460 ml.Dia memeriksa temperaturnya, tapi dia tidak menggunakannose-clip.1793Abernethy mencoba untuk menentukan seberapa jauhkadaluarsa gas yang dihabiskan oksigen. Diamengumpulkan gas-gas kadaluarsa di sekeliling merkuri.Abernethy mengukur kapasitas vital paru-paru adalah 3150ml.1796Menzies R. mencelupkan seorang laki-laki ke dalam airberisi lebih dari satu barel ke dagunya dan mengukurkenaikan dan penurunan tingkatan sekitar dagu. Dengan
metode „body plethysmography‟, dia menentukan volume
tidal paru-paru.
 
1799Pepys W.H. jun. menemukan volum tidal biasa menjadi 270ml dengan menggunakan dua gasometer air raksa dansebuah gastometer biasa.1800Davy H. mengukur kapasitas vital paru-parunya sendirisebesar 3110 ml. volume tidal paru-paru sebesar 210 mlmenggunakan gasometer dan volume residu paru-parusebesar 590-600 ml menggunakan metode pengenceranhidrogen atau
hydrogen dilution method 
.1813Kentish E. menggunakan Pulmometer yang cukup sederhanauntuk mempelajari volum saluran udara ketika sakit.1831Thrackrah C.T. menggambarkan pulmometer mirip denganKentish, tetapi udara memasuki botol kaca dari bawah.Disana tidak terdapat perbaikan untuk tekanan, sehinggapengukuran mesin tidak hanya terpaku pada volumerespirasi tetapi juga kekuatan dari otot-otot ekspirasi.1844Maddock, A.B. mempublikasikan di Lancet, sebuah surat
untuk editor tentang “Pulmometer” nya. “Penemuan luar 
biasa yang saya temukan sangat berguna untuk mengukurkekuatan dari paru-paru di dalam lingkungan dan kondisi
yang berbeda.” Maddock tidak menyebutkan Thrackrah atau
Kentish.1845
Vierordt mempublikasikan bukunya „Physiologie des
Athmens mit besonderer Rücksicht auf die Auscheidung der
Kohlensäure‟. Walaupun Vierordt tertarik tentan
g penentuanpenghembusan nafas, dia telah melakukan penentuanparameter volume dengan seksama. Dalam percobaannya
dia menggunakan „expirator‟. Vierordt mendeskripsikan
beberapa parameter tersebut masih digunakan dewasa inidalam spirometer modern. Sebagai contoh volume residu
(„Rückständige Luft‟), kapasitas vital („vitalesAtmungsvermögen‟), …
 1852(1844)John Hutchinson mempublikasikan laporannya tentang air dispirometer yang tetap digunakan sampai hari ini hanyadengan perubahan kecil (perubahan besar yang terjadisekarang adalah penambahan alat pengukur grafik danwaktu dan reduksi masa bel). Hutchinson mencatat kapasitas
 
vital paru-paru 4000 orang dengan spirometernya. Dia
mengklasifikasikan manusia, sebagai contoh „
 Paupers’ 
,
First Battalion Grenadier 
Guards’ 
, „
Pugilists and 
Wrestlers’ 
, „
Giants and 
 Dwarfs’ 
, „
Girls’ 
, „
Gentleman’ 
,
 Deseased 
cases’ 
. Dia menunjukan bahwa kapasitas vitalparu-paru berbanding lurus dengan tinggi dan dia punmenunjukan bahwa kapasitas vital paru-paru tidak memilikikaitan dengan berat badan. Hutchinson telah memulaipekerjaannya dengan spirometers pada tahun 1844.1854Wintrich mengembangkan spirometer yang sudahdiperbaharui, pengunaan spirometer ini lebih sederhanadibandingkan dengan spirometer Hutchinson. Wintrichmenguji 4000 orang dengan spirometernya. Terdapat 500kasus tentang penyakit di paru-paru. Dia menyimpulkan ada3 parameter yang menentukan kapasitas vital paru-paruyaitu tinggi badan, berat badan dan umur.
2.3 Prinsip Kerja Spirometer
 Spirometer menggunakan prinsip salah satu hukum dalam fisika yaitu hukum Archimedes. Hal ini tercermin pada saat spirometer ditiup, ketika itu tabung yang berisiudara akan naik turun karena adanya gaya dorong ke atas akibat adanya tekanan dariudara yang masuk ke spirometer. Spirometer juga menggunakan hukum newton yangditerapkan dalam sebuah katrol . Katrol ini dihubungkan kepada sebuah bandul yangdapat bergerak naik turun. Bandul ini kemudian dihubungkan lagi dengan alat pencatatyang bergerak diatas silinder berputar.
2.4 Cara Kerja
 Sebenarnya cara kerja spirometer cukup mudah yaitu sesorang disuruh bernafas(menarik nafas dan menghembuskan nafas) di mana hidung orang itu ditutup. Tabungyang berisi udara akan bergerak naik turun, sementara itu drum pencatat bergerak putar(sesuai jarum jam) sehingga pencatat akan mencatat sesuai dengan gerak tabung yangberisi udara.Hasil pencatatan akan terlihat seperti gambar di bawah ini :

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->