Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SERI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS CERITA SISWA KELAS V SDK YOHANNES GABRIEL SURABAYA

PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SERI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS CERITA SISWA KELAS V SDK YOHANNES GABRIEL SURABAYA

Ratings: (0)|Views: 720|Likes:
Published by Alim Sumarno
Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : Totok Sudarmanto,
http://ejournal.unesa.ac.id
Jurnal Online Universitas Negeri Surabaya, author : Totok Sudarmanto,
http://ejournal.unesa.ac.id

More info:

Published by: Alim Sumarno on Feb 13, 2013
Copyright:Public Domain

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/05/2013

pdf

text

original

 
 Penggunaan Media Gambar Seri Untuk Meningkatkan Ketrampilan Menulis Cerita
 1
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SERI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILANMENULIS CERITA SISWA KELAS V SDK YOHANNES GABRIEL SURABAYATotok Soedarmanto
PGSD FIP Universitas Negeri Surabaya (sudarmanto_totok@yahoo.com)
Abstrak:
Dalam pembelajaran bahasa Indonesia para siswa dituntut untuk dapat menguasai salah satu ketrampilanbahasa yang produktif yaitu menulis, permasalahan yang dihadapi dalam kegiatan pembelajaran yaitu rendahnya minatsiswa dalam memahami materi yang disampaikan guru. Hal ini diakibatkan kurangnya guru memanfaatka mediapembelajaran yang dapat membantu siswa dalam memahami materi yang disampaikan oleh guru. Menulis yangdimaksud pada penelitian ini adalah menulis cerita yang merupakan salah satu materi yang diajarkan di kelas V sekolahdasar, adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas siswa kelas V SDK Yohannes Gabriel Surabaya danguru dalam pembelajaran menulis cerita dengan menggunakan media pembelajaran gambar seri. Melalui dua sikluspenelitian yang telah dilaksanakan, maka diperoleh hasil sebagai berikut: untuk aktivitas guru pada siklus I pertemuan Iadalah 77,78% dan pertemuan II 81,48% dari Sembilan aspek yang diamati. Untuk aktivitas siswa pada siklus Ipertemuan I adalah 66,66% dan pertemuan II 76,66%, sedangkan siklus II pertemuan I untuk aktivitas guru adalah81,48% dan pertemuan II 92,59% dari Sembilan aspek yang diamati. Untuk aktivitas siswa pada siklus II pertemuan Iadalah 76,66% dan pertemuan II 88,89% . Dari hasil yang diperoleh tersebut dapat disimpulkan bahwa siswa kelas VSDK Yohannes Gabriel Surabaya dapat menulis cerita dengan baik melalui penggunaan media gambar seri, hal initerbukti dengan adanya peningkatan aktivitas guru dan siswa.
Kata Kunci:
Gambar Seri, Pembelajaran, Karangan Narasi.
 
Abstract:
 In learning Indonesian, students are required to be able to master one of the productive language skills suchas writing.The problem that is commonly faced in the teaching and learning process is the students low interest inmastering the material given by the teacher. It is coused by the lack of media that is used to help the students masteringthe material. Series picture is one of the media that can be used to give an ease to the students to improve their abilityin writing a composition. Writing in this research means writing story. It is one of the materials taught in 5
th
grade,elementary school. The purpose of the research is to find out the activity of the students and the teacher in learning inwriting stories by using image series as the media and the students achievement in writing a story by using imageseries. From two period of research, here is the result that is got: for the teacher’s activity in the first period the first meeting is 77,78% and the second meeting is 81,48% from the nine aspects observed. For the students activity, in the first period is 66,66% and the second is 76,66% while in the second period the first meeting for the teacher activity is81,48% and the second meeting is 92,59% from the nine aspects observed. For the students activity in the second  period first meeting is 76,66% and the second meeting is 88,89%. From the result above, it can be concluded thet the 5
th
grade students of Yohannes Gabriel Elementary SchoolSurabaya can write a story well through image series. It is proved by the improvement of the teachers’ and students’ activity during the teaching and learning process for each period..
 
Keywords:
 
 Image series, Teaching, Narative Compositio.
 
PENDAHULUAN
 
Menulis merupakan salah satu bentuk kemampuandasar yang harus dikuasai oleh setiap siswa, menulisdapat diartikan sebagai kegiatan menuangkan ide-ide,pikiran, atau perasaan dalam bentuk tulisan. MenurutTirtarahardja (2005:53), proses perkembangan anak didik membutuhkan bantuan dan bimbingan. Jadi dalampembelajaran menulis sebuah cerita dibutuhkan bantuansuatu media yang dapat membantu siswa menulis secararuntut yaitu gambar seri.Menurut Akhadiah (1998:38) memberikanpenjelasan bahwa antara membaca dan menulis terdapathubungan yang saling menunjang dan melengkapi, yangartinya kebiasaan membaca tidak mungkin terlaksanatanpa kebiasaan menulis atau mengarang.Gambar seri dipilih karena penulis merasa mediaini sangat sesuai untuk membantu siswa dalam menyusunsuatu karangan yang utuh dan runtut alur ceritanyasekaligus memotivasi para siswa agar dapatdapatmenyampaikan pesan yang terdapat pada gambar kedalam bentuk tulisan atau karangan.Menurut Sanjaya (2006:171), criteria pemilihanmedia adalah digunakan dan diarahkan untuk mempermudah siswa belajar untuk memahami materipelajaran. Begitu pentingnya pemanfaatan media dalamkegiatan pembelajaran sehingga penulis berusaha untuk memaksimalkan pemanfaatan media gambar seri dalampengajaran bahasa Indonesia.Hasil observasi di kelas V-B SDK YohannesGabriel Surabaya menunjukkan bahwa para siswa kurangtermotivasi untuk membuat suatu karangan serta tidak 
 
 Penggunaan Media Gambar Seri Untuk Meningkatkan Ketrampilan Menulis Cerita
 2memiliki kemampuan membuat suatu karangan yangruntut dalam satu paragraf, hal tersebut dikarenakan parapendidik monoton dan kurang inovatif dengan mediapembelajaran yang ada.Berdasarkan uraian di atas, peneliti dan dibantuguru kelas V-B SDK Yohannes Gabriel Surabayaberkolaborasi untuk meningkatkan keterampilan menuliscerita. Penggunaan media pembelajaran dapat membantusiswauntuk berpikir aktif, membantu siswa untuk mengungkapkan ide, pikiran, dan gagasan yang ada padadiri anak didik itu sendiri.Sesuai dengan latar belakang dan masalah yangsudah ada, maka penulis mendeskripsikan pelaksanaanpembelajaran dengan menggunakan media pembelajaranyang konkret untuk meningkatkan keterampilan menulis,mendeskripsikan hasil belajar menulis cerita melaluipenggunaan media gambar seri di kelas V SDKYohannes Gabriel Surabaya, mendeskripsikan kendala-kendala yang ditemui dalam pelaksanaan pembelajarandengan menggunakan media gambar seri untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita siswa kelas VSDK Yohannes Gabriel Surabaya.
METODE
Penelitian ini merupakan Penelitian TindakanKelas ( PTK ). Dasar pelaksanaadilakukannya PTK iniadalah melakukan perbaikan pembelajaran menulis ceritasiswa kelas V SDK Yohannes Gabriel Surabaya.Penelitian Tindakan Kelas merupakan penelitian yangdilaksanakan dalam siklus-siklus, kekurangan yang adapada siklus I akan diperbaiki pada siklus berikutnya.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui prestasisiswa setelah menerima pelajaran dengan menggunakanmedia pembelajaran.bahasa Indonesia. Prosedur yangdigunakan dalam penelitian ini adalah PenelitianTindakan Kelas (PTK) dengan tahapan sebagai berikut(1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) pengamatan (4)refleksi.Adapun prosedur dan tahapan pelaksanaan dalamPenelitian Tindakan Kelas dapat diuraikan sebagaiberikut:(a) Perencanaan (Planning), Tahapan ini untuk mencarigambaran tentang keterampilan menulis cerita, perhatiandan aktivitas siswa ketika mengikuti kegiatanpembelajaran tentang apa, mengapa dan bagaimanatindakan dapat dilakukan.Hal-hal yang dilakukan penelitidalam tahap perencanaan adalah mencari alternatif solusiuntuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menuliscerita, merencanakan langkah-langkah pembelajaran,menyusun indikator keberhasilan.(b) Pelaksanaan Tindakan (Acting), Dalam kegiatan inipeneliti melaksanakan peningkatan keterampilan menuliscerita dengan memperhatikan teknik pemodelan menuliscerita, yaitu menulis cerita tanpa menggunkan mediagambar seri dan menulis cerita menggunakan mediagambar seri, diharapkan dalam kegiatan ini terjadipeningkatan hasil kerja siswa.(c) Pengamatan (Observing), Mengobservasi danmencatat tindakan-tindakan yang dilakukan oleh penelitiguna meningkatkan keterampilan menulis cerita denganmemperhatikan gambar seri, serta melakukan evaluasitentang faktor pendukung maupun faktor penghambatpelaksanaaan.(d) Refleksi (Reflecting), Peneliti melakukan analisis,interpretasi dan evaluasi informasi yang diperoleh darikegiatan observasi tindakan dan evaluasi pembelajaranyang dilakukan. Dalam kegiatan ini peneliti mengkajihasil peningkatan kemampuan siswa dalam menuliscerita.Teknik Pengumpulan Data, terdirin dari Angket,lembar observasi, catatan lapangan. Data dan InstrumenPenelitian sebagai berikut: data yang dikumpulkanberupa hasil pengamatan observasi a) hasil pengamatanpelaksanaan pembelajaran b) hasil menulis deskripsisiswa. Untuk instrument penelitian adalah sebagaiberikut: (1) Teknik Analisis Data, Kegiatan Pembelajaranserta Hasil Belajar; (2) Indikator Keberhasilan , Indicatorkeberhasilan digunakann pada penelitian ini bukanpenentu berlanjut atau tidaknya siklus adalah dari data:pembelajaran menggunakan media gambar seri mencapai
≥ 80% dari seluruh kegiatan pembelajaran, dan nilai
untuk aktivitas siswa adalah
≥ 80% dan pelaksanaan
pembelajaran dinyatakan sangat baik, menurut Arikunto(2010:35).Siswa dinyatakan tuntas jika telah memperolehnilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal)
≥ 70. Batas
ketuntasan tersebut ditetapkan sesuai dengan KKM disekolah tesebut. Hambatan-hambatan yang ada dapatdiatasi dengan baik dan semakin berkurang.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Sebelum diadakan tahap pelakksanaan terlebihdahulu dilakukan perencanaan. Tahap ini dilakukan agarpelaksanaan penelitian dapat berjalan dengan baik sesuairencana. Langkah-langkah yang dilakukan dalam tahapini adalah: (1) Menentukan skenario Pembelajaran; (2)Mengembangkan skenario Pembelajaran menjadiRencana Pelaksanaan Pembelajaran; (3) Menentukanwaktu pelaksanaan pembelajaran; (4) Merancang LembarKerja Siswa (LKS); (5) Menentukan dan merancangmedia pembelajaran yang akan dipergunakan; (6)Menyususn lembar observasi aktivitas guru dalammengelola pembelajaran dengan menerapkan metodeeksperimen, lembar observasi aktivitas siswa selama
 
 Penggunaan Media Gambar Seri Untuk Meningkatkan Ketrampilan Menulis Cerita
 3pembelajaran dalam penerapan metode eksperimen,menyusun angket untuk mengetahui respon siswaterhadap proses pembelajaran.Pada tahap pelaksanaan tindakan penelitimelaksanakan pembelajaran sesuai dengan RencanaPelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah disiapkan.Dalam siklus I terdiri dari dua kali pertemuan denganalokasi waktu setiap pertemuan adalah 2 X 20 menit. Dantindakan ini dirancang dengan menggunakan siklusberulang-ulang.Pada tahap data observasi telah dilakukanbeberapa hal berikut: (1) Observasi aktivitas guru padasiklus I pertemuan I; (2) Observasi aktivitas guru padasiklus I pertemuan II; (3) Observasi aktivitas siswa dalampembelajaran menulis cerita pada siklus II pertemuan I;(4) Observasi aktivitas siswa dalam pembelajaranmenulis cerita pada siklus II pertemuan II; (5) Observasiaktivitas siswa dalam pembelajaran menulis cerita padasiklus I pertemuan I; (6) Observasi aktivitas siswa dalampembelajaran menulis cerita pada siklus I pertemuan II;(7) Observasi aktivitas siswa dalam pembelajaranmenulis cerita pada siklus II pertemuan I; (8) Observasiaktivitas siswa dalam pembelajaran menulis cerita padasiklus II pertemuan II; (9) Tanggapan siswa kelas Vterhadap pembelajaran menulis cerita denganmenggunakan gambar seri dan (10) Data hasil belajarsiswa .Pada tahap refleksi, peneliti sudah berhasilmenerapkan media gambar seri dalam pembelajaranmenulis cerita, hal ini dapat dibuktikan dengan nilai rata-rata kelas yang dicapai oleh siswa sebesar 69,17 danketuntasan sebesar 90%. Namun masih ada kendala yangdihadapi oleh guru, yaitu tidak maksimalnya nilai yangdidapat siswa terutama masih adanya 3 siswa yang belumtuntas. Hasil keterampilan menulis cerita menggunakangambar seri pada siklus kedua telah mengalamipeningkatan dari siklus pertama dengan rata-rata 82,45dan berkategori baik sekali dengan ketuntasan mencapai97%.Pada tahap pembahasan, beberapa hal dibahassebagai berikut:(1) Observasi aktivitas guru pada siklus I pertemuan I,dari hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa aktivitasguru pada saat pembelajaran mendapatkan nilai 78,berarti masih ada beberapa hal yang harus diperhatikanoleh guru pada siklus berikutnya agar peserta didik dapatmemperoleh hasil yang lebih baik dari siklus I;(2) Observasi aktivitas guru pada siklus I pertemuan II,Untuk pertemuan kedua pada siklus I dapat disimpulkanbahwa aktivitas guru mengalami peningkatan yang baik.(3) Observasi aktivitas siswa dalam pembelajaranmenulis cerita pada siklus II pertemuan I, Hasilpengamatan pada pertemuan ini dapat disimpulkanbahwa aktivitas guru mengalami peningkatan, hal inidapat dibuktikan dengan nilai yang berhasil diperolehadalah 80;(4) Observasi aktivitas siswa dalam pembelajaranmenulis cerita pada siklus II pertemuan II, dapatdisimpulkan bahwa aktivitas guru meningkat dari sikluspertama dengan diperoleh nilai 92;(5) Observasi aktivitas siswa dalam pembelajaranmenulis cerita pada siklus I pertemuan I, dari hasilpengamatan peniliti dalam kegiatan observasi aktivitassiswa sudah cukup baik, masih ditemukan beberapa siswayang belum dapat mengikuti kegiatan pembelajaranmenulis cerita dengan baik;(6) Observasi aktivitas siswa dalam pembelajaranmenulis cerita pada siklus II pertemuan I, perolehan nilaipada pertemuan ini adalah 2,3. Menurut peneliti haltersebut diakibatkan sudah mulai memperhatikan secaraaktif di dalam kelas;(7) Observasi aktivitas siswa dalam pembelajaranmenulis cerita pada siklus II pertemuan II, penelitimenemukan hasil pembelajaran menulis ceritamenggunakan gambar seri pada siklus kedua sudahsangat meningkat dengan memperoleh nilai 2,6;(8) Observasi aktivitas siswa dalam pembelajaranmenulis cerita pada siklus I pertemuan II, melaluipengamatan peneliti didapatkan aktivitas siswa kelas Vpada saat kegiatan pembelajaran menulis ceritamenggunakan gambar seri masih belum mengalamipeningkatan yang cukup berarti;(9) Tanggapan siswa kelas V terhadap pembelajaranmenulis cerita dengan menggunakan gambar seri dapatdisimpulkan bahwa sebanyak 27% siswa sangat setujumenggunkan gambar seri dan sebanyak 68% siswa setujumenggunakan gambar seri dan sebanyak 5% siswamenyatakan kurang setuju;(10) Data hasil belajar siswa pada siklus I nilai yangdiperoleh kurang maksimal karena masih ada beberapasiswa yang belum mencapai ketuntasan pencapaianstandar ketuntasan minimal.
SIMPULAN DAN SARAN
Pelaksanaan pembelajaran menulis ceitamenggunakan gambar seri sudah sesuai dengan rencanapelaksanaan pembelajaran yang telah dirancang. Denganpenggunaan media gambar seri keterampilan siswa dalammenulis cerita menjadi lebih meningkat sesuai denganketuntasan klasikal lebih dari 97% dengan pembuktianperolehan nilai pada siklus I adalah 69,17 denganketuntasan 90% sedangkan pada siklus II rata-ratakelasnya nak menjadi 82,45 dengan ketuntasan sebesar97%.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->