Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
6Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Labeling Kel 3.doc

Labeling Kel 3.doc

Ratings: (0)|Views: 1,157|Likes:
Published by DhieNha DhieNhud

More info:

Published by: DhieNha DhieNhud on Feb 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/15/2014

pdf

text

original

 
LAPORAN PRAKTIKUM PENILAIAN MUTU MAKANANANALISIS UJI LABELINGMAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI)BISKUIT BAYI PROMINA DAN MILNA
Disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Pengawasan Mutu MakananYang dibimbing oleh Ibu Ir. Astutik Pudjirahaju, M.Si
Tingkat III-AOleh Kelompok 3:
1.
Aldina Ayu Anggraini(1003000001)
2.
Kristian Adi Wicaksono(1003000017)
3.
 Nisa Hilmi Ulinnuha(1003000025)
4.
Titis Dwi Larasati(1003000034)
5.
Amanda Nurqisthy(1003000043)
KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIAPOLITEKNIK KESEHATAN MALANGJURUSAN GIZIPROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZIMALANG2012
 
BAB IPENDAHULUANA.Latar Belakang
Secara umum terdapat 4 masalah utama keamanan pangan diIndonesia yaitu masih banyak ditemukan pangan yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan, banyak ditemukan kasus penyakit dan keracunan pangan yang belum dilaporkan, Masih rendahnya tanggung jawab dankesadaran produsen serta distributor tentang keamanan pangan yangdiproduksi / diperdagangkannya dan masih kurangnya kepedulian dan pengetahuan konsumen terhadap keamanan pangan (Budi Cahyono dalam
 Food Safety.
Dewasa ini kasus keamanan pangan di Indonesia semakinmeningkat.Kurikulum Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan mencantumkan 44kompetensi yang harus dicapai oleh para Lulusan Program Studi Diploma III bidang Gizi, salah satu diantaranya adalah kompetensi Mengawasi/menyeliamasalah keamanan pangan dan sanitasi dalam penyelenggaraan makanan(industri pangan). Kompetensi tersebut salah satunya diaplikasikan melalui praktek analisis periklanan dan pelabelan pada produk makanan komersial,yang dalam penelitian ini praktikan melakukan uji labeling pada produk bubur  bayi instan (Milna dan SUN) dan membandingkannya dengan Standar  Nasional Indonesia (SNI) serta codex yang terkait dengan produk bubur bayiinstan sebagai makanan pendamping ASI.Pada tahun 1996 pemerintah mengeluarkan UU No. 7 tahun 1996tentang pangan, dalam Bab IV diatur tentang label dan iklan pangan, yangterdiri atas pasal 30 sampai 35. UU tersebut merupakan harapan baru bagikonsumen untuk memperoleh hak atas informasi (UU Pangan, 1996).Label makanan merupakan tanda berupa tulisan, gambar,kombinasi keduanya atau bentuk pernyataan lain yang disertakan pada wadahatau pembungkus makanan, ditempelkan pada produk sebagai keterangan atau penjelasan tentang makanan dan sebagai petunjuk keamanan makanan
 
tersebut. Label makanan harus mencantumkan nilai gizi yaitu nilai gizimakanan yang diperkaya, nilai gizi makanan diet serta makanan lain yangditetapkan oleh menteri kesehatan yang mencakup jumlah energi, protein,lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral atau kadar komposisi tertentu (K3LH,2006).Tulisan pada label makanan seharusnya mengikuti kaidah serta peraturan yang telah ditetapkan. Sesuai dengan peraturan yang berlaku, labelharus dapat memberikan informasi yang tidak menyesatkan mengenai sifat, bahan kandungan, asal, daya tahan, nilai, atau kegunaannya. Label harus jelasdan berisi keterangan yang lengkap serta mudah dibaca. Hanya saja,mengingat label juga berfungsi sebagai iklan, disamping sudah menjadi sifatmanusia untuk mudah jatuh dalam kekhilafan dengan berbuat “kecurangan” baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja, maka perlu dibuat rambu-rambu yang mengatur. Dengan adanya rambu-rambu ini diharapkan fungsilabel dalam memberi “rasa aman” pada konsumen dapat tercapai (Tejasari,2005). Sehingga analisa label diperlukan untuk membantu konsumen dalammemilih produk yang tepat dan benar.Bubur merupakan salah satu makanan pendamping ASI yang dapatmenambah asupan energi dan zat gizi bagi bayi dan balita. Dipasaran banyak  beredar berbagai merk dagang dengan berbagai varian rasa. Publikasi yangdilakukan oleh produsen dikemas sedemikian rupa sehingga dapat menarik  perhatian konsumen. Demikian pula pada pengemasan yang dilakukan pada produk tersebut.Banyaknya pangan yang beredar di masyarakat tanpamengindahkan ketentuan tentang percantuman label dinilai sudah meresahkankonsumen. Perdagangan pangan yang kedaluarsa, pemakaian bahan pewarnayang tidak diperuntukan bagi pangan atau perbuatan – perbuatan lain yangakibatnya sangat merugikan masyarakat, bahkan dapat mengancam kesehatandan keselamatan jiwa manusia, tertama bagi anak anak yang umumnyatertarik pada iklan-iklan dan label-label yang menarik dari makanan.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->