Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Keutamaan Ilmu Syar'i

Keutamaan Ilmu Syar'i

Ratings:

5.0

(2)
|Views: 67 |Likes:
Published by damionz

More info:

Published by: damionz on Feb 19, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC or read online from Scribd
See more
See less

05/10/2014

 
KEUTAMAAN ILMU SYAR’I
Oleh :
 Al-Ustadz Abdurrahman Mubarok 
Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memuji ilmu dan orang berilmu, sertamenganjurkan hamba-hamba-Nya untuk membekali diri mereka dengan ilmu. Bahkansetiap muslim telah diwajibkan oleh Allah untuk mempelajari ilmu. RasulullahShallallahu ‘alaihi wassallam berkata:
“Menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap Muslim”.
 
(Shahihul Jami’ 3913)
Menuntut ilmu adalah amalan shalih yang paling afdhal dan termasuk amalan jihad fisabilillah karena tegaknya agama Allah adalah dengan dua perkara:1. Ilmu2. Senjata dan peperanganDua perkara ini haruslah ada, tidak mungkin agama Allah akan menang kecualidengan dua perkara ini.
KEUTAMAAN ILMU DALAM AL-QUR’AN DAN SUNNAH
Allah dan RasulNya telah menerangkan keutamaan ilmu, orang berilmu sertaorang yang mempelajarinya, diantara keutamaan ilmu:
1. Allah akan mengangkat derajat orang berilmu
“Allah akan meninggikan orang-orang beriman di antaramu dan orang-orang  yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”.
 
(QS.Al Mujadalah:11)2. Ilmu adalah warisan para Nabi
Rasulullah berkata:
“Ilmu adalah warisan para Nabi, para Nabi tidaklah mewariskan emas ataupundirham, akan tetapi mewariskan ilmu, barang siapa yang mengambilnya maka telahmengambil bagian yang banyak”.
 
(Shahihul Jami Al Albani 6297)3. Allah menginginkan kebaikan bagi seorang yang berilmu
Rasulullah berkata:
“Barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan niscaya akan dipahamkan tentang masalah agama”.
 
(Shahihul Jami’ Al Albani:6612)
 
4. Ilmu adalah jalan menuju surga
Rasulullah berkata:
“Barang siapa yang menempuh satu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah akanmempermudah jalannya menuju surga”.
 
(HR. Muslim)5. Orang berilmu adalah orang-orang yang senantiasa diatas alhaq hinggamenjelang hari kiamat
Rasulullah berkata:
“Barang siapa yang Allah ingingkan kebaikan niscaya akan dipahamkan tentang masalah agama. Aku (Rasulullah) hanyalah pembagi (sedangkan) Allah lah yanmemberi. Akan senantiasa ada sekelompok umat ini (muslimin) yang tetap diatas perintah Allah, tidak akan membahayakan mereka (ketika ada) orang yang menyelisihinya hingga datang urusan Allah (hari kiamat)”.
Berkata Imam Ahmad –tentang kelompok ini-, “Kalau mereka bukan AhlulHadits, aku tidak tahu siapa mereka”.Al Qodhi Iyadh berkata: “Maksud Imam Ahmad adalah Ahlussunnah dan orangyang berkeyakinan dengan madzhab ahlul hadits”.
ILMU APAKAH YANG TELAH DIPUJI OLEH ALLAH DAN RASULNYA DANWAJIB KITA PELAJARI
Berkata Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin, “Ilmu yang dipuji adalahilmu wahyu, ilmu yang Allah turunkan saja, Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda:“Para Nabi tidaklah mewariskan emas ataupun dirham, akan tetapi mewariskanilmu, barang siapa yang mengambilnya telah mengambil bagian yang banyak”Sudah maklum bahwa ilmu yang diwariskan para Nabi adalah ilmu syariat bukanlah ilmu yang lainnya.
 
ADAB-ADAB PENUNTUT ILMU
Untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan meraih keutamaannya, seorangyang menuntut ilmu hendaknya memperhatikan adab-adab berikut:1.
Ikhlas
Ilmu adalah ibadah dan ibadah haruslah didasari dua perkara, ikhlas danmutaba’ah (Sesuai tuntunan Rasulullah).Lalu bagaimana terwujud ke ikhlasan dalam menuntut ilmu ? Ikhlas dalammenuntut ilmu terwujud dengan beberapa perkara:-Niatkanlah belajar untuk menjalankan perintah Allah-Niatkan untuk menghilangkan kebodohan pada diri sendiri dan oranglain.-Niatkan dalam rangka mengikuti syariat Muhammad Shallallahu‘alaihi wassalam-Niatkan dalam rangka menjaga dan membela syariat Allah.
(Syarah Hilyah Al Utsaimin 25-28)
2.
Bertakwa kepada Allah
Takwa adalah dengan menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan Nya. Allah berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu bertaqwa kepada Allah, kami akan memberikan kamu furqaan. Dan kami akan jauhkandirimu dari kesalahan-kesalahanmu, dan mengampuni (dosa-dosa)mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar”.
(QS Al-Anfal:29)
3.
Berusaha untuk memahami ilmu dengan pemahaman yang benar
Berkata Ibnul Qoyim: “Tidaklah seorang diberi nikmat yang terbesar setelah Islam selain niat yang baik dan pemahaman yang benar”.Lalu bagaimanakah cara mendapatkan pemahaman yang benar ?Banyak hal yang harus dilakukan, diantaranya:

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->