istanaparamufakkirsiyasi.blogspot.com/2013/02/almamaterku-bukan-institut-prostitusi.html 3/5
Terlebih lagi, demokrasi dipandang oleh Barat sebagai alat penjajahan mereka. George W. Bushmengatakan: “
Jika kita mau melindungi negara kita dalam jangka panjang, hal terbaik yang dilakukan adalahmenyebarkan kebebasan dan demokrasi
” (
Kompas, 06/11/2004
). Padahal, Imam Asy Syafi’iy, Al-Umm, Juz 7/298telah menjelaskan pengertian ayat 36 Al Qur’an surat Al-Qiyamah:
“Apakah manusia mengira, dia akan dibiarkanbegitu saja (tanpa pertanggung jawaban)?”
. Maknanya, Allah Swt telah menyediakan aturan dan hukum-hukum bagimanusia. Manusia tidak dibiarkan bebas sehingga dapat membuat aturan dan hukum sendiri menurut manusiasebagaimana dalam demokrasi. Jadi, paham kebebasan berperilaku adalah bukti absurditas demokrasi (
hizbut-tahrir.or.id, 20/01/2013
).Dan jika bicara tentang Khilafah Islam, sesungguhnya yang sedang dibicarakan adalah sesuatu yang urgen.Karena penegakkan Khilafah
adalah sesuatu yang masuk kategori “amrun muttafaq inda ahli haq…”, sebagaimanayang ditegaskan oleh Imam Ala’uddin al-Kasani al-Hanafi: “….bahwa mengangkat imamul a’dzam (khalifah) adalahfardhu…tanpa ada perbedaan perbedaan diantara ahlil haq…”.
Walhasil, jelas sudah bahwa Khilafah Islamiyyah siapmenjadi solusi pengganti demokrasi (
hizbut-tahrir.or.id, 20/01/2013
).
Kembalilah Kepada Islam
Animo Islam memang cukup tinggi di IPB. Tapi, faktanya, IPB hidup di negeri yang juga tidak menerapkanaturan Islam untuk mengatur rakyatnya, melainkan aturan demokrasi. Tak dipungkiri bahwa sistem demokrasi yangberlaku global di negeri ini punya andil dalam membentuk pola kehidupan masyarakat kampus. Maka harus diakuibahwa sedikit banyak, konsep kebebasan ala demokrasi pasti mewarnai kehidupan kampus.Sejatinya, Islam mendefinisikan masyarakat sebagai kumpulan manusia, pemikiran, perasaan dan peraturanyang sama, yaitu yang kesemuanya berlandaskan pada aturan Islam (Kitab
Nizhomul Islam
). Masyarakat kampusIPB memang penghuni kampus. Namun, kampus menerapkan aturan kehidupan kampus yang belum berstandar pada aturan Islam secara
kaffah
. Pada akhirnya, upaya dakwah dalam menyuarakan Islam di kampus masihsebatas bentuk kepedulian dan penyadaran dalam rangka mengubah cara pandang terhadap kehidupan agar civitaskampus terikat dengan aturan Islam. Efeknya pun masih sebatas kontributif, bukan normatif. Asal tahu saja, prostitusi yang maknanya dekat dengan pornografi sesungguhnya menyimpan bahayaberupa kerusakan generasi yang seringkali tak disadari. Tahu-tahu yang bersangkutan sudah kecanduan. Kerusakanitu bisa terjadi baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Kerusakan tersebut akan jelas terlihat baik secara fisikmaupun psikis. Diantaranya, seseorang jadi mudah depresi dan sering salah dalam mengambil keputusan karenatidak konsentrasi, akibat yang ada dalam benaknya hanya seks. Menurut Mark B. Kastleman seorang psikolog bagikorban pornografi, mengatakan bahwa orang yang memiliki mental model porno akan selalu punya akses untukmembuka situs porno kapan saja. Mereka akan mengalami kerusakan otak permanen (Visual Cocain/Erototoksin). Anak yang belum baligh bila sudah sering melihat yang berbau porno maka akan kecanduan seumur hidup dansehingga iman akan rusak dan terkikis. Dan ada lima bagian otak yang rusak yaitu
Orbito frontal midfrontal
,
Insullahippocampus temporal
,
Nucleus accumbers patumen
,
Cingalute
dan
patumen
(Sumber: KPAI,
Republika,25/04/2011
).Pornografi dan seks bebas akan menjadi bencana kemanusiaan. Karena selain mendatangkan bahayapenyakit fisik, juga merusak kehormatan dan nasab manusia. Karena seks bebas lahirlah ribuan anak yang tidakelas nasabnya. Dalam pandangan Islam ini dosa yang sangat besar. Seperti sabda Nabi saw: “
Tidak ada dosasesudah syirik kepada Allah yang lebih besar dari pada dosa orang yang menumpahkan spermanya pada rahimyang tidak halal baginya.”
(HR.Ibn Abiy Dunya). Jika pornografi dibiarkan, maka akan timbul bencana. Rasul sawpun sudah mengingatkan
: ”…Tidaklah fahisyah perbuatan keji termasuk pornografi, pornoaksi dan zina nampak di suatu kaum hingga mereka melakukannya terang terangan kecuali akan menyebar di tengah mereka penyakit Tha’un dan berbagai penyakit yang belum terjadi di generasi generasi yang yang sudah berlalu sebelum mereka.”
(HR. Ibn Majah,al Bazar, al Hakim, al Bayhaqi, dan Abu Nua’im) (
kompasiana, 04/05/2011
).
Islam Mengatur Media Informasi
Kebebasan penggunaan internet saat ini terjadi karena internet telah menjadi alat bagi sistem demokrasiuntuk menghasilkan keuntungan material. Dengan demikian, diperlukan solusi Islam utk mengelola media informasi,termasuk internet. Peran penting media informasi di dalam masyarakat, khususnya Negara Khilafah, yang tidakboleh dipandang rendah adalah tugas mereka untuk melaksanakan kewajiban menegakkan yang makruf danmencegah yang munkar, yang juga merupakan tugas dari semua warga negara. Rasulullah SAW bersabda: “
Demi