Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
P. 1
Evaluasi Kecernaan Beberapa Bahan Pakan Pada Ternak Peranakan Ongole Dan Peranakan Frisien Holstein

Evaluasi Kecernaan Beberapa Bahan Pakan Pada Ternak Peranakan Ongole Dan Peranakan Frisien Holstein

Ratings: (0)|Views: 388|Likes:
Published by Askari Zakariah

More info:

Published by: Askari Zakariah on Feb 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/07/2013

pdf

text

original

 
1
EVALUASI KECERNAAN BEBERAPA BAHAN PAKAN PADATERNAK PERANAKAN ONGOLE (PO) DAN PERANAKANFRISIEN HOLSTEIN (PFH)
DISUSUN OLEHM ASKARI ZAKARIAH(09/288529/PT/5771)
FAKULTAS PETERNAKANUNIVERSITAS GADJAH MADAYOGYAKARTA2012
 
 
2
BAB IPENDAHULUAN
Kualitas produksi ternak sangat erat hubungannya dengan kualitaspakan lokal yang tersedia, sehingga pemanfaatan sumber pakan lokal secaraoptimal dapat menentukan produktivitas secara maksimal pula. Namundemikian, informasi mengenai kualitas pakan lokal yang tersedia, nilai indek jenis pakan hijauan makana ternak (misalnya alang-alang, rumput benggala,rumput lapang, rumput gajah), konsumsi pakan sukarela dari pakan lokaluntuk setiap jenis ternak ruminansia masih sangat terbatas. Hal inidisebabkan lokal komposisi nilai nutrisi pakan ternak ruminansia yangdigunakan di Indonesia sampai saat ini adalah hasil evaluasi yang ditemukandi Negara Eropa dan Amerika dimana kondisi alam, pakan dan ternaknya jauh berbeda dengan kondisi di Indonesia. Sehingga penerapan sistemtersebut tidak memberikan informasi yang bermanfaat dalam rangkapengembangan dan perencanaan peningkatan produksi ternak ruminansia diIndonesia.Sistem evaluasi pakan ruminansia yang dipakai di Indonesia,dikembangkan di Negara Eropa dengan kondisi alam yang berbeda denganIndonesia. Keadaan ini menjadikan sistem tersebut tidak dapat memberikaninformasi yang maksimal dalam rangka pengembangan nutrisi ruminansia.Adanya pengetahuan mendasar tentang karakteristik degradasimemungkinkan diadakannya evaluasi terhadap nilai kegunaan hayatiterhadap suatu bahan makanan sebagai pemasok zat nutrisi pada ternaktanpa harus melakukan pengujian secara
in vivo, in vitro 
maupun
in sacco.
 Tujuan praktikum Teknik Laboratorium Pakan adalah untukmengetahui kecernaan in vivo, mengetahui kecernaan
in vitro 
dan
in sacco 
pada beberapa bahan pakan.
 
3
BAB IIKECERNAAN IN VIVOTINJAUAN PUSTAKABahan Pakan
Bahan pakan adalah segala sesuatu yang dapat dimakan, dapatdiabsorbsi dan bermanfaat bagi ternak, oleh karena itu apa yang disebutdengan bahan pakan adalah segala sesuatu yang memenuhi semuapersyaratan tersebut (Kamal, 1994), sedangkan Hartadi
et al.,
(1997),menyatakan bahwa yang dimaksud bahan pakan adalah suatu bahan yangdimakan oleh hewan yang mengandung energi dan zat-zat gizi (ataukeduanya) di dalam pakan ternak..
Rumput Gajah
Rumput gajah adalah salah satu tanaman yang mempunyai potensidijadikan sumber biomassa pada energi terbarukan. Berikut adalah klasifikasidari
Pennisetum purpureum 
Schum.Kingdom :
Plantae 
 Phlum :
Spermatophyta 
 Class :
Monokotil 
 Ordo :
Poales 
 Family :
Poaceae 
 Genus :
Pennisetum 
 Spesies :
Pennisetum purpureum 
Schum(Tjitrosoepomoe, 2004).Produksi hijauan rumput raja dua kali lipat dari produksi ruput gajahyaitu mencapai 200 sampai 250 ton rumput segar/ha/tahun (Rukmana, 2005).Rumput gajah memiliki 21,2% bahan kering, 13,5 protein kasar, 54%
total 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->