Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pemanfaatan Lahan Kering Marginal Melalui Integrasi Tanaman Pangan, Tanaman Pakan, Dan Ternak Ruminansiax

Pemanfaatan Lahan Kering Marginal Melalui Integrasi Tanaman Pangan, Tanaman Pakan, Dan Ternak Ruminansiax

Ratings: (0)|Views: 83 |Likes:
Published by Askari Zakariah

More info:

Published by: Askari Zakariah on Feb 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/19/2013

pdf

text

original

 
1
PEMANFAATAN LAHAN KERING MARGINAL MELALUI INTEGRASITANAMAN PANGAN, TANAMAN PAKAN, DAN TERNAK RUMINANSIALatar Belakang
Semakin menyempitnya lahan pertanian subur karena banyakdigunakan sebagai pemukiman, perkantoran, maupun fasilitas umumlainnya, menyebabkan perlunya upaya pemanfaatan lahan kering secaralebih intensif untuk budi daya tanaman pangan, perkebunan dan tanamanpakan serta peternakan. Perlunya peningkatan produktivitas lahan keringdipicu pula oleh adanya kondisi gizi buruk di masyarakat, merebaknyapenyakit-penyakit seperti busung lapar, polio, deman berdarah dan lain-lain penyakit berbahaya yang disebabkan oleh kondisi tubuh yangmelemah akibat kekurangan gizi.Yudo Husodo (2005) dalam Karda dan Spudiati (2012) menyatakanbahwa pengembangan subsektor peternakan memiliki arti pentingdipandang dari sudut peningkatan SDM (sumber daya manusia) karenakualitas SDM sangat ditentukan oleh konsumsi protein hewani yang padagilirannya menentukan kualitas pertumbuhan fisik dan kecerdasan bangsadisamping pendidikan dan layanan kesehatan yang baik. Lebih lanjutdinyatakan bahwa SDM lebih dominan mempengaruhi kemajuan suatubangsa dibandingkan kekayaan sumber daya alamnya.Sumber pakan dilahan kering cukup beragam dan bervariasi, selainyang bersumber dari lahan penggembalaan atau lahan umum yangselama ini berfungsi sebagai penyuplai HMT. Tanpa adanya upaya-upayaperbaikan dan pelestarian vegetasi maka akan terjadi penurunankemampuan daya suplainya. Berkaitan dengan bertambahnya populasiternak tanpa adanya eksplorasi sumber pakan maka akan terjadikekurangan pakan pada musim kemarau, hal ini yang seringkali terjadipada daerah lahan kering. Namun bila kita melihat pola usahatani yangada di suatu wilayah pedesaan memiliki potensi sebagai sumber-sumber
 
2
pakan alternatif. Disamping itu lahan-lahan usahatani masihmemungkinkan untuk ditanami jenis hijauan pakan ternak unggul dengankriteria tahan kekeringan, produksi tinggi dan memiliki kandungan nutrisiyang baik sehingga akan menjamin kontinuitas pakan ternak sepanjangtahun (Sasongko dkk, 2012). Potensi lahan kering di NTB yang cukupbesar memiliki ekosistem yang rapuh dan mudah terdegradasi apabilapengelolaannya tidak dilakukan dengan cara-cara yang tepat, topografiumumnya berbukit dan bergunung, ketersediaan air tanah yang terbatas,lapisan oleh tanah dangkal, mudah tererosi, teknologi diadopsi dariteknologi lahan basah yang tidak sesuai untuk lahan kering, infrasturkturtidak memadai, sumberdaya manusia rendah, kelembagaan sosialekonomi lemah (Suwardji dan Tejowulan, 2003 dalamSasongko dkk, 2012).Ada tiga komponen teknologi utama dalam sistem integrasitanaman-ternak di lahan kering : (a) teknologi budidaya ternak; (b)teknologi budidaya tanaman; (c) teknologi pengolahan limbah pertanianuntuk pakan dan pembuatan kompos. Teknologi dalam budidaya ternakadalah pengandangan ternak dalam pola kelompok, yang dibarengidengan penerapan teknologi pemeliharaan ternak, termasuk strategipemberian pakan. Teknologi budidaya tanaman yang biasa diusahakan dilahan kering berupa sistim tumpang sari. Teknologi pengolahan limbahpertanian sebagai pakan ternak menjadi salah satu kunci keberhasilansistem integrasi tanaman-ternak, disamping teknologi pengolahan danpemanfaatan kompos untuk meningkatkan kesuburan lahan. Agarkomponen teknologi tersebut dapat diintegrasikan secara sinergis, makapengembangan sistem integrasi tanaman-ternak dilakukan denganpendekatan kelembagaan sebab kalau diserahkan kepada petani secaraperorangan tidak akan menguntungkan mengingat penguasaan lahanyang sempit dan pemilikan ternak yang terbatas (Haryanto
et al 
., 2002dalam Sukar
et al.
, 2005).
 
3
Azas pengolahan lahan kering adalah menciptakan lingkunganperakaran yang dalam, mempertahankan kemampuan tanah menyimpanair dan mengedarkan udara. Tindakan terakhir adalah memperkaya tanahdengan zat hara tersedia untuk akar (Go Ban Hong, 1976 dalam Hasnudidan Saleh, 2004). Lingkungan perakaran yang dalam mensyaratkanpembuangan kelebihan air melalui rembesan dalam dan melalui aliranpermukaan untuk memantapkan zarah-zarah (hara) tanah. Humussebagai salah satu hasil perombakan zat organik membentuk zarahmajemuk dan mantap (Hasnudi dan Saleh, 2004).Untuk mencapai keberhasilan dalam usaha tani berkelanjutan dilahan kering diperlukan pengetahuan yang cukup tentang beberapa faktoryang mendukung peningkatan produksi serta berbagai kendala yangdapat mempengaruhi degradasi lahan. Hal ini sangat menentukan dalampengelolaan lahan dan konservasinya pada dua tipe lahan kering (lahankering beriklim basah dan lahan kering beriklim kering) yang agak berbeda(Sopandie dan Utomo, 1995).
Sumberdaya Lahan Kering dan PermasalahannyaLahan Kering Beriklim Basah
Berdasarkan kemiringan lereng, lahan kering yang dinilai potensialuntuk pertanian adalah yang berkemiringan <15%, yang luasnyadiperkirakan 34,6 juta ha, tersebar di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi,dan Irian Jaya. Dari luasan tersebut 20,7 juta ha (60%) didominasi olehtanam masam podsolik merah kuning yang umumnya tersebar padadaerah beriklim basah dengan bahan induk yang miskin unsur hara,dengan produktivitas rendah. Kesuburan tanah sangat tergantung padalapisan tanah yang bersifat labil dan cepat menurun, sehingga tanpapengolahan bahan organik secara memadai produktivitas lahan akancepat menurun (Partohardjono
et al.
, 1993 dalam Sopandie dan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->