Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Luka Bakar

Luka Bakar

Ratings: (0)|Views: 60 |Likes:
Published by Tomy Saputra
Luka Bakar
Luka Bakar

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Tomy Saputra on Feb 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/05/2013

pdf

text

original

 
Luka BakarI.
 
Definisi
Luka bakar merupakan jenis luka, kerusakan jaringan atau kehilangan jaringan yangdiakibatkan sumber panas ataupun suhu dingin yang tinggi, sumber listrik, bahan kimiawi,cahaya, radiasi, dan friksi. (Wikipedia, 2012)
II.
 
Etiologi
Penyebab luka bakar selain terbakar api langsung atau tidak langsung, juga pajanansuhu tinggi dari matahari, listrik, maupun bahan kimia. Luka bakar karena api atau akibattidak langsung dari api, misalnya tersiram air panas, banyak terjadi pada kecelakaan rumahtangga. (Sjamsuhidayat, 2004)
III.
 
Klasifikasi3.1.
 
Derajat Luka Bakar
Derajat luka bakar ditentukan oleh tingginya suhu dan lamanya pajanan suhutinggi. Selain api yang langsung menjilat tubuh, baju yang ikut terbakar jugamemperdalam luka bakar.
Luka bakar derajat satu
hanya mengenai epidermis dan biasanya sembuh dalam 5-7 hari; misalnya tersengat matahari. Luka tampak sebagaieritema dengan keluhan rasa nyeri atau hipersensitivitas setempat.
Luka bakar derajat dua
mencapai kedalaman dermis, tetapi masih ada elemenepitel sehat yang tersisa. Elemen epitel tersebut, misalnya sel epitel basal, kelenjar sebasea, kelenjar keringat, dan pangkal rambut. Dengan adanya sisa sel epitel ini, lukadapat sembuh sendiri dalam dua sampai tiga minggu. Gejala yang timbul adalah nyeri,gelembung, atau bula berisi cairan eksudat yang keluar dari pembuluh karena permeabilitas dindingnya meninggi.
Luka bakar derajat tiga
meliputi seluruh kedalaman kulit dan mungkin subkutis,atau organ yang lebih dalam. Tidak ada lagi elemen epitel hidup yang tersisa yangmemungkinkan penyembuhan dari dasar luka. Oleh karena itu, untuk mendapatkankesembuhan harus dilakukan cangkok kulit. Kulit tampak pucat abu-abu gelap atau
 
hitam, dengan permukaan lebih rendah dari jaringan sekeliling yang masih sehat. Tidak ada bula dan tidak terasa nyeri.Diagnosis banding ditentukan dengan uji tusuk jarum. Uji dilakukan denganmenusukkan jarum untuk menentukan apakah daerah luka bakar masih memiliki dayarasa. Bila tusukan itu masih terasa, artinya sensirusnya masih berfungsi dan dermismasih vital, luka itu bukan derajat tiga. (Sjamsuhidayat, 2004)
Tabel Deskripsi dari Klasifikasi Luka Bakar (Wikipedia, 2012)Klasifikasi BaruKlasifikasiTradisionalKedalamanLuka BakarBentuk Kelainan Kulit
Superficial thickness Derajat 1 EpidermisEritema (kemerahan), rasasakit, seperti tersengat, blister (gelembung cairan)Partial thickness
 – 
 superficialDerajat 2Epidermis,superficial (lapisan papillary) dermisBlister, cairan bening ketikagelembung dipecahkan, rasasakit nyeri.Partial thickness
 – 
 deepDeep (reticular)dermisSampai pada lapisan berwarna putih, tidak terlalusakit seperti superficialderajat 2, sulit dibedakandari
 full thickness
.Full thicknessDerajat 3atau 4Dermis danstruktur tubuh di bawah dermis,fascia, tulang,atau ototBerat, ada discharge kulityang meleleh, cairan berwarna bening, tidak didapatkan sensasi rasasakit.
3.2.
 
Luas Luka Bakar
Luas luka bakar dinyatakan dalam persen terhadap luas seluruh tubuh. Pada orangdewasa
digunakan “rumus 9 (
rule of nines
)”, yaitu luas kepala dan keher, dada,
 punggung, perut, pinggang dan bokong, ekstremitas atas kanan, ekstremitas atas kiri, paha kanan, paha kiri, tungkai dan kaki kanan, serta tungkai dan kaki kiri masing-masing 9%, sisanya 1% adalah daerah genitalia. Rumus ini membantu untuk menaksir luasnya permukaan tubuh yang terbakar pada orang dewasa.Pada anak dan bayi digunakan rumus lain karena luas relatif permukaan kepalaanak jauh lebih besar dan luas relatif permukaan kaki lebih kecil. Karena perbandingan
 
luas permukaan bagian tubuh anak kecil berbeda, dikenal rumus 10 untuk bayi danrumus 10-15-20 untuk anak.Untuk anak, kepala dan leher 15%, badan depan dan belakang masing-masing20%, ekstremitas atas kanan dan kiri masing-masing 10%, ekstremitas bawah kanan dankiri masing-masing 15%.Selain dalam dan luasnya permukaan, prognosis dan penanganan ditentukan olehletak daerah yang terbakar, usia, dan keadaan kesehatan penderita. Daerah perineum,ketiak, leher, dan tangan sulit perawatannya, antara lain karena mudah mengalamikontraktur. Karena bayi dan orang usia lanjut daya kompensasinya lebih rendah maka bila terbakar, digolongkan dalam golongan berat. (Sjamsuhidayat, 2004)
IV.
 
Patofisiologi
Akibat pertama luka bakar adalah syok karena kaget dan kesakitan. Pembuluh kapiler yang terpajan suhu tinggi rusak dan permeabilitas meninggi. Sel darah yang ada di dalamnyaikut rusak sehingga dapat terjadi anemia. Meningkatnya permeabilitas menyebabkan edemadan menimbulkan bula yang mengandung banyak elektrolit. Hal itu menyebabkan berkurangnya volume cairan intravaskuler. Kerusakan kulit akibat luka bakar menyebabkankehilangan cairan akibat penguapan yang berlebihan, masuknya cairan ke bula yangterbentuk pada luka bakar derajat dua, pengeluaran cairan dari keropeng luka bakar derajattiga.Bila luas luka bakar kurang dari 20%, biasanya mekanisme kompensasi tubuh masih bisa mengatasinya, tetapi bila lebih dari 20%, akan terjadi syok hipovolemik dengan gejalayang khas, seperti gelisah, pucat, dingin, berkeringat, nadi kecil dan cepat, tekanan darahmenurun, dan produksi urin berkurang. Pembengkakan terjadi pelan-pelan, maksimal terjadisetelah delapan jam.Pada kebakaran dalam ruang tertutup atau bila luka terjadi di wajah, dapat terjadikerusakan mukosa jalan napas karena gas, asap, atau uap panas yang terisap. Edema laringyang ditimbulkannya dapat menyebabkan hambatan jalan napas dengan gejala sesak napas,takipnea, stridor, suara serak, dan dahak berwarna gelap akibat jelaga.Dapat juga terjadi keracunan gas CO atau gas beracun lainnya. Karbon monoksidaakan mengikat hemoglobin dengan kuat sehingga hemoglobin tak mampu lagi mengikat

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->