Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Teori Pasar Modal Dan Pembentukan Porto Folio

Teori Pasar Modal Dan Pembentukan Porto Folio

Ratings: (0)|Views: 12 |Likes:
Published by ardiarrea

More info:

Published by: ardiarrea on Feb 20, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/17/2014

pdf

text

original

 
Tugas Individu PASAR MODAL DAN MANAJEMEN KEUANGAN 
TEORI PASAR MODAL DAN PEMBENTUKAN PORTOFOLIO
 
Disusun Oleh:MOCH ICHSANA3211 00 38PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSIUNIVERSITAS HASANUDDINMAKASSAR 2011
Defenisi Pasar Modal
1
 
Pasar modal pada hakekatnya adalah jaringan tatanan yang memungkinkan pertukaranklaim jangka panjang, memungkinkan penambahan financial asset dan hutang pada saat yangsama memungkinkan investor untuk selalu mengubah dan menyesuaikan portofolio investasinya.Sedangkan fungsi pasar modal adalah meningkatkan aliran dana jangka panjang dengan “kriteria pasarnya” secara efisien akan menunjang pertumbuhan rill ekonomi secara keseluruhan.Instrument pasar modal terbagi atas dua kelompok besar yaitu instrument pemilikan (equity)seperti saham dan instrument hutang (obligasi) seperti obligasi perusahaan, obligasi langganan,obligasi yang dapat dikonversikan menjadi saham dan sebagainya. Dengan adanya pasar modal,maka perusahaan-perusahaan akan lebih mudah memperoleh dana sehingga Kegiatan ekonomi di berbagai sector dapat ditingkatkan. Terjadinya peningkatan kegiatan ekonomi akan menciptakandan mengembangkan lapangan kerja yang luas yang dengan sendirinya dapat menyerap tenagakerja dalam jumlah besar, secara langsung.Lembaga-lembaga keuangan menjembatani jurang pemisah antara pihak yangmenggunakan dana dan pihak penyedia dana. Tanpa lembaga-lembaga perantarasesungguhnya pasar modal tidak akan dapat berfungsi secara baik dan akan merusa pembangunan ekonomi. Di pasar modal ada istilah pasar perdana, pasar sekunder, dan bursa paralel. Pada dasarnya, pasar modal (
capital market 
) merupakan pasar untuk berbagaiinstrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik dalam bentuk utang,ekuitas (saham), instrumen derivatif, maupun instrumen laiinnya. Pasar modal merupakansarana pendanaan bagi perusahaan maupun institusi lain ( misalnya pemerintah ) dan sarana bagi kegiatan berinvestasi.Secara formal pasar modal dapat didefinisikan sebagai pasar untuk berbagai instrumenkeuangan (atau sekuritas) jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik dalam bentuk hutangatau modal sendiri, baik yang diterbitkan oleh pemerintah,
 public authorities,
maupun perusahaan swasta. Dengan demikian pasar modal merupakan konsep yang lebih sempit dari pasar keuangan(
 financial market 
). Dalam
 financial market 
, diperdagangkan semua bentuk hutang dan modal sendiri, baik dana jangka pendek maupun jangka panjang, baik 
negotiable
ataupun tidak.Instrumen keuangan yang diperdagangkan dipasar modal merupakan instrumen jagka panjang seperti saham (
 stock 
), obligasi (
bond 
), waran (
warrant 
),
right,
reksa dana (
mutual  fund 
), dan berbagai instrumen derivative seperti opsi (
option
), kontrak berjangka (
 futures
),dan lain-lain.Undang-undang Pasar Modal Nomor 8 Tahun 1995 memberikan pangertian yang lebihspesifik mengenai pasar modal, yaitu “ kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umumdan perdagangan efek, perusahaan public yang berkaitan dengan efek ynag diterbitkannya,serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek.”
2
 
Saham biasa sebagai salah satu instrumen yang diperdagangkan di pasar modal.
Instrumen investasi di pasar modal biasa disebut sebagai efek, yaitu surat-surat berhargaumum diperjualbelikan melalui pasar modal. Menurut UU No. 8 tahun 1995 tentang pasar modal, efek adalah setiap pengakuan hutang, surat berharga komersial, saham obligasi, sekuritaskredit, tanda bukti hutang, setiap right, waran opsi, atau derivative dari efek, atau setiapinstrumen yang ditetapkan sebagai efek.Saham biasa (
common stock )
merupakan salah satu instrumen yang paling seringdiperjualbelikan di pasar modal. Secara sederhana saham (
common stock 
) dapat didefenisikansebagai tanda penyertaan modal atau kepemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan.Wujud saham adalah selembar kertas yang memberikan beberapa hak kepada pemiliknya, antaralain : Hak control (untuk memilih pemimpin perusahaan ), hak menerima pembagian keuntungan( dividen ), hak 
 preemptive
(hak untuk mendapatkan persentase kepemilikan yang sama jika perusahaan mengeluarkan tambahan saham baru) dan hak klaim sisa.Membeli saham seperti halnya dengan menabung, imbalan yang akan diperoleh dengankepemilikan saham adalah kemampuannya memberikan keuntungan yang tidak terhingga, tidak terhingga ini bukan berarti keuntungan investasi saham sangat besar, tetapi tergantung pada perkembangan perusahaan penerbitnya. Bila perusahaan penerbit mampu menghasilkan labayang besar maka ada kemugkinan para pemegang sahamnya akan menikmati keuntungan yang besar pula. Karena laba yang besar tersebut, menyediakan dana yang besar pula untuk didistribusikan kepada pemegang saham sebagai dividen.Setiap tahun perusahaan menerbitkan laporan keuangan. Dalam laporan keuangantersebut dapat dilihat besarnya laba perusahaan pada tahun yang bersangkutan, laba yangdiperoleh ini akan dialokasikan untuk dua kepentingan, yaitu dibagikan sebagai deviden dan labaditahan yang digunakan untuk pengembangan usaha. Pemegang saham harus bersedia menahanatau memegang saham yang dibeli dalam waktu yang relative lama (setidaknya satu tahun) untuk mendapatkan dividen. Dalam kurun waktu tersebut emiten sudah wajib menerbitkan laporankeuangan untuk membagikan dividen. Meskipun demikian bisa juga tidak perlu terlalu lamamenahan saham, ini dapat terjadi kalau kita melakukan pembelian- pembelian saham menjelangemiten membayar dividen.Dengan kepemilikan saham, pemegang saham juga dapat memperoleh
capital gain.Capital gain
akan diperoleh bila harga jual melebihi harga beli. Namun, disamping memberikan penghasilan yang tidak terhingga, risiko yang ditanggung pemilik saham juga relatif palingtinggi, karena pemodal memiliki hak klaim yang terakhir, bila emiten bangkrut. Secara normal,artinya diluar kebangkrutan, risiko potensial yang akan dihadapi pemodal hanya dua, yaitu tidak menerima pembayaran dividen atau menderita
capital loss.
A.
Mekanisme Pasar Modal
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->