Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
OPTIMASI PENGELOLAAN SUMBERDAYA PESISIR DAN LAUTAN

OPTIMASI PENGELOLAAN SUMBERDAYA PESISIR DAN LAUTAN

Ratings: (0)|Views: 10 |Likes:
Published by fransiskus
Optimal yang dinamis dalam pengelolaan sumberdaya ikan ketika memperhitungkan faktor waktu penyesuaian
Optimal yang dinamis dalam pengelolaan sumberdaya ikan ketika memperhitungkan faktor waktu penyesuaian

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: fransiskus on Feb 20, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/31/2014

pdf

text

original

 
UJIAN:OPTIMASI PENGELOLAAN SUMBERDAYA PESISIR DAN LAUTAN
Nama : Fransiskus Mao tokanNRP : C252110091/SPL
1. Apa bedanya optimasi dengan modeling?
Optimasi merupakan serangkaian proses untuk mendapatkan gugus kondisi yangdiperlukan untuk mendapatkan hasil yang terbaik dalam situasi tertentu dan jugamerupakan pendekatan normatif dengan mengidentifikasi penyelesaian terbaik dari suatumasalah yang diarahkan pada titik maksimum atau minimum fungsi tujuan. Optimasiadalah suatu kata kerja yang berarti menghitung atau mencari titik optimum. Kata bendaoptimisasi merupakan peristiwa atau kejadian proses optimasi. Jadi teori optimisasiadalah mencakup studi kuantitatif tentang titik optimum dan cara-cara untuk mencarinya.Ilmu dalam teori ini mempelajari bagaimana mendapatkan dan menjelaskan sesuatu yangterbaik, terjadi setelah orang dapat mengenali dan mengukur apa yang baik dan apa yang buruk Optimasi dapat ditempuh dengan dua cara yaitu maksimisasi dan minimisasi.Maksimisasi adalah optimasi produksi dengan menggunakan atau mengalokasian inputyang sudah tertentu untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal. Sedangkanminimisasi adalah optimasi produksi untuk menghasilkan tingkat output tertentu denganmenggunakan input atau biaya yang paling minimal.
Pemodelan (
modelling 
) adalah suatu teknik untuk membantu menyederhanakan suatusistem dari yang lebih kompleks, dimana hasil pemodelan tersebut disebut juga denganmodel. Model yang lengkap akan menggambarkan dengan baik segi tertentu yang pentingdari perilaku dunia nyata sehingga dapat mewakili berbagai aspek dari realitas yang sedangdikaji,
Model adalah suatu gambaran miniatur dari suatu realita, yang dibuat sebagaisarana/alat (tool) untuk memecahkan persoalan. Artinya, model merupakan abstraksi darirealitas, yaitu suatu deskripsi formal dari elemen-elemen penting pada suatu masalah.Model juga merupakan pusat pemahaman kita terhadap alam dunia, karena melalui modeldapat merepresentasikan dan memanipulasi penomena nyata, kemudian mengeksplorasihasilnya. Deskripsi tersebut dapat berupa sesuatu yang bersifat fisik, matematik, atau bahkan kata-kata.
 
2. Apa yang dimaksudkan dengan fungís tujuan dan fungís kendala?
Fungsi tujuan adalah fungsi matematis yang akan dimaksimumkan ataudiminimumkan terhadap fungsi kendala, sedangkan fungsi kendala adalah fungsimatematis yang membatasi usaha untuk menemukan variabel keputusan yang akanmemaksimumkan atau meminimumkan fungsi tujuan.Ada tujuan permasalahan yang ingin dipecahkan disebut sebagai fungsi\ tujuan.Menentukan fungsi tujuan harus jelas dan tegas. Fungsi tujuan dapat berupa dampak  positif, manfaat, keuntungan dan kebaikan-kebaikan yang ingin dimaksimalkan ataudampak negatif, kerugian, risiko, waktu, jarak dan biaya-biaya yang ingin diminimalkan.Fungsi tujuan dan kendala harus dirumuskan secara kuantitatif dalam suatu modelyang disebut dengan model matematik. Model merupakan abstraksi dan simplifikasi darikeadaan nyata yang menunjukkan berbagai hubungan fungsional yang langsung maupuntidak langsung, interaksi dan interdependensi antara satu unsur dengan unsur lainnyayang membentuk suatu sistem. Peubah-peubah yang membentuk fungsi tujuan dankendala harus memiliki keterkaitan atau hubungan fungsional. Hubungan keterkaitantersebut dapat diartikan sebagai hubungan yang saling mempengaruhi, hubunganinteraksi, interdependensi, timbal balik atau saling menunjang.
 
UJIAN:OPTIMASI PENGELOLAAN SUMBERDAYA PESISIR DAN LAUTAN
Nama : Fransiskus Mao tokanNRP : C252110091/SPL
3. Apa yang dimaksudkan dengan optimal stastis dalam pengelolaan sumberdayaikan?
Optimal stastis dalam pengelolaan sumberdaya ikan merupakan solusikeseimbangan optimal yaitu tingkat
effort 
dan hasil tangkapan yang tepat. Seperti tujuandari manajemen pengelolaan sumberdaya ikan antara lain: memaksimumkan hasiltangkapan yang lestari MSY (
maximum sustainable yield 
),
open access equilibrium
dan
maximum economic yield 
(MEY).(
 Maximum Sustainable Yeild)
MSY atau tangkapan maksimum yang lestari. Inti pendekatan ini adalah bahwa setiap spesies ikan memiliki kemampuan untuk berproduksiyang melebihi kapasiatas produksi (
 surplus
), sehingga apabila surplus ini di panen (tidak lebih tidak berkurang), maka stok ikan akan mampu bertahan secara berkesinambungan.Gambar 1. Kurva Yield Effort.Dari kurva tersebut terlihat bahwa tidak ada aktivitas perikanan (
 Effort=0)
maka produksi juga akan sama dengan nol. Kemudian
effort 
akan mencapai pada titik maksimum pada E
MSY
yang berhubungan dengan tangkapan maksimum lestari (H
MSY
).Pengelolaan sumberdaya perikanan yang optimal di lakukan titik H
MSY
ini, karena padatitik ini diperoleh tingkat produksi yang maksimum.Optimal stastis dalam pengelolaan sumberdaya ikan juga merupakan pendekatanGordon, dimana pendekatan pengelolaan perikanan yang optimum disebut dengan pendekatan MEY (
 Maximum Economic Yield).
Gambar 2. Model perikanan statik Gordon-Schaefer. 
 
UJIAN:OPTIMASI PENGELOLAAN SUMBERDAYA PESISIR DAN LAUTAN
Nama : Fransiskus Mao tokanNRP : C252110091/SPL
Dari Gambar 2, di atas juga dapat dijelaskan bahwa keuntungan lestari yangmaksimum akan diperoleh pada tingkat upaya
3
 E 
, tingkat upaya ini disebut dsebagai
 Maximum Economic Yield (MEY).
Titik MEY ini sendiri diperoleh pada titik E* dimanarente ekonomi diperoleh secara maksimal (jarak TR dan TC terbesar). Dengan demikinandibandingkan dengan biologi diatas, model pendekatan Gordon menekankan padaefisiensi input dengan rente ekonomi yang maksimum mengingat jumlah input produksiyang digunakan pada model Gordon jauh lebih sedikit dari pada E
 MSY 
dan E
OA
.
4. Apa yang dimaksudkan dengan optimal dinamis dalam pengelolaan sumberdayaikan?
Optimal yang dinamis dalam pengelolaan sumberdaya ikan ketikamemperhitungkan faktor waktu penyesuaian. Stok ikan sendiri memerlukan waktu untuk tumbuh, demikian juga input dari tingkat pemanfaata lestari juga memerlukan waktuuntuk penyesuaian. Adalah
Clark dan Munro
mengembangkan model dinamis pengelolaan sumberdaya perikanan yang optimal. Di dalam model mereka, sumberdaya perikanan diperlakukan sebagai
aset 
yang memiliki
opportunuty cost 
atau biayakorbanan. Artinya didalam mengelola sumberdaya ikan kita dihadapkan pada pilihanintertemporal, apakah akan dipanen saat ini dengan menghasilkan nilai ekonomi kini,atau dibiarkan di perairan sehingga bisa tumbuh dan bisa dipanen di masa mendatangsehingga menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih besar.
Trade-off 
antara memanenstok saat ini atau nanti inilah yang menjadi ciri khas dalam model intertemporal yangdikembangkan oleh Clark dan Munro (1975).Gambar1.
 
Model perikanan Dinamis
Bang-Bang” aprproach.
Salah satu solusi dari model Clark dan Munro adalah fenomena disebut denganMPAP (
 Most Rapid Approach
) atau
 Bang-Bang” aprproach
gambar 1.) yangmenyatakan bahwa penyesuaian ke arah tingkat ekploitasi yang optimal (biomass,tangkap dan input) harus dilakukan secepat mungkin. Seperti terlihat pada Gambar 6, jika
 x*
adalah kondisi optimal biomas yang lestari, maka pada pendekatan ”
 Bang-Bang 
”,strategi yang optimal adalah melakukan eksploitasi yang maksimum (h=h
max
) pada saat
x> x*
( dimulai dari titik B). Jika sebaliknya x < x* (dimulai dari titik A), strategi optimaladalah tidak melakukan exploitasi.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->