Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
3Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Trauma Listrik

Trauma Listrik

Ratings: (0)|Views: 283|Likes:
Published by Syamsul Arifin

More info:

Published by: Syamsul Arifin on Feb 22, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/29/2013

pdf

text

original

 
TINJAUAN PUSTAKA
 LUKA LISTRIK1.DefinisiLuka Listrik adalah luka yang disebabkan olehtrauma listrik, yangmerupakan jenis trauma yang disebabkan oleh adanya persentuhan dengan benda yangmemiliki arus listrik, sehingga dapat menimbulkan luka bakar sebagai akibat berubahnya energi listrik menjadi energi panas.Arus listrik bergerak dari tempat yang berpotensialtinggi ke potensial rendah.Arahnya sama dengan arah gerak muatan-muatan positif (berlawananarah denganelektron-elektron).Bagian-bagian listrik, antara lain :a.Arus listrik (I)a.Arus listrik searah atau directcurrent (DC)mengalir secara terus menerus ke satu arah, dipakaidalam industrielektrolisis, misalnya pada pemurnian dan pelapisan/penyepuhan logam.Jugadigunakan pada telepon (30-50 volt), dan kereta listrik (600-1500volt). Sumber misalnya baterai danaccu. b.Arus listrik bolak-balik atau alternating current (AC)mengalir bolak- balik, digunakan di rumah-rumah dan pabrik-pabrik,biasanya 110 volt atau 220 volt, jauh lebih berbahaya daripada arus DC,tubuh manusia 4-6 kali lebih sensitif terhadap arusAC.b.Frekuensi listrikSatuan : cycle per second atau hertz, yang paling sering digunakan50 dan 60hertz, yang paling tinggi 1 jt hertz dengan voltage 20.000-40.000 volt tidak begituberbahayadapat digunakan sebagai diatermi. Tubuh sangat tidak peka terhadapfrekuensi yang sangat tinggi atausangat rendah, contohnya kurang dari 40 hertzatau lebih dari 1.000 hertz.c.Tegangan(voltage/V)Satuan : volt. 1 volt = tenaga listrik yang dibutuhkan untuk menghasilkanintensitas listrik sebesar 1 ampere melalui sebuah konduktor (penghantar) yangmemilikitahanan sebesar 1 ohm.- Voltase rendah (110-460 V) misalnya penerangan, pabrik,tram listrik.- Voltase tinggi (= 1.000 V) misalnya transpor arus listrik.- Voltase sangat tinggi (20.000-1.000.000 V) misalnya deep X-rays therapydan diatermi. Diatermi :frekuensi 1 juta Hz dan tegangan 20 ribu - 40ribuvolt. Kuat arus yang sering kita gunakan dibawah 6 ampere.LET GOCURRENT= kuat arus dari aliran listrik dimana korban masih bisamelepaskan diridarinya.d.Tahanan/hambatan listrik (resistance/R)Satuan : ohm. Menurut hukum Ohm, besarnya intensitas listrik (I) samadengan besarnya tegangan/voltage (V) dibagi dengan tahanan (R) darimedium.Panas yang terjadi tergantung dari :1.banyaknya arus
VI =---
 2.lamanya kontak3.besarnya hambatanHal ini sesuai dengan rumus :Keterangan : W = panas yang dihasilkan (kalori)I = kuat arus (ampere)R = hambatan(ohm)t = waktu (detik)2.EtiologiSeperti yang telah dijelaskan sebelumnya, trauma listrik 
 
terjadi saat seseorangmenjadi bagian dari sebuah perputaran aliran listrik atau bisa disebabkan pada saatberada dekat dengan sumber listrik.Secara umum, terdapat 2 jenis tenaga listrik:a.Tenagalistrik alam, seperti petir dan kilat.b.Tenaga listrik buatan meliputi aruslistrik searah (DC) seperti baterai danaccu, dan arus listrik bolak-balik (AC) sepertilistrik PLN pada rumah maupunpabrik.3.PatofisiologiElektron mengalir secara abnormalmelalui tubuh menghasilkan cedera denganatau kematian melalui depolarisasi otot dan saraf,inisiasi abnormal irama elektrikpada jantung dan otak, atau menghasilkan luka bakar elektrik internal maupuneksternal melalui panas dan pembentukan pori di membran sel.Arusyang melalui otak, baik voltase rendah maupun tinggi mengakibatkanpenurunan kesadaran segera karena depolarisasi saraf otak. Arus AC dapatmenghasilkan fibrilasiventrikel jika jalurnya melalui dada. Aliran listrik yang lamamembuat kerusakan iskemiotak terutama yang diikuti gangguan nafas.Seluruhaliran dapat mengakibatkan mionekrosis, mioglobinemia, dan mioglobinuria dan berbagai komplikasi. Selain itu dapat juga mengakibatkan luka bakar.Faktor-faktor yang mempengaruhiefek listrik terhadap tubuh:a.Jenis / macam aliran listrikArus searah (DC) dan arus bolak-balik (AC). Banyak kematian akibat sengatanarus listrik AC dengan tegangan 220 volt. Suatu arus AC denganintensitas 70-80 mA dapat menimbulkan kematian, sedangkan arus DC dengan intensitas 250mA masihdapat ditolerir tanpa menimbulkan kerusakan. b.Tegangan / voltageHanya penting untuk sifat-sifat fisik saja, sedangkan pada implikasi biologiskurang berarti.Tegangan yang paling rendah yang sudah dapatmenimbulkankematian manusia adalah 50 volt. Makin tinggi tegangan akan menghasilkanefek yang lebih berat pada manusia baik efek lokal maupun general.+60%kematian akibat listrik arus listrik dengan tegangan 115 volt. Kematian akibataliranlistrik tegangan rendah terutama oleh karena terjadinya fibrilasiventrikel,sementara itu pada tegangan tinggi disebabkan oleh karena traumaelektrotermis.c.Tahanan / resistanceTahanan tubuh bervariasi pada masing-masing jaringan, ditentukanperbedaan kandungan air pada jaringan tersebut. Tahanan yang terbesar terdapat pada kulit tubuh, akanmenurun besarnya pada tulang, lemak, uratsaraf, otot, darah dan cairan tubuh. Tahanan kulit rata-rata 500-10.000 ohm.Di dalam lapisan kulit itu sendiri bervariasi derajat resistensinya, hal inibergantung padaketebalan kulit dan jumlah relatif dari folikel rambut, kelenjar keringat dan lemak. Kulit yang berkeringat lebih jelek daripada kulit yangkering.Menurut hitungan Cardieu, bahwa berkeringat dapat menurunkan tahanansebesar 3000-2500 ohm. Pada kulit yang lembab karena air atau saline,makatahanannya turun lebih rendah lagi antara 1200-1500 ohm. Tahanan tubuhterhadapaliran listrik juga akan menurun pada keadaan demam atau adanyapengaruh obat-obatanyang mengakibatkan produksi keringat meningkat.
 
 
Pertimbangkan tentang ”transitional resistance”, yaitu suatu tahanan yang
menyertai akibat adanya bahan-bahan yang berada di antara konduktor dengantubuh atau antaratubuh dengan bumi, misalnya baju, sarung tangan karet,sepatu karet, dan lain-lain.d.Kuat arus / intensitas /amperageAdalah kekuatan arus (intensitas arus) yang dapat mendeposit berat tertentuperak dari larutan perak nitrat perdetik. Satuannya : ampere. Arus yang di atas60 mA dan berlangsung lebih dari 1 detidapat menimbulkan fibrilasi ventrikel.Berikut ini disajikan sebuah tabel mengenai efek aliranlistrik terhadaptubuh :
mAEf e
 1,0Sensasi, ambang arus1,5Rasa yang jelas, persepsi arus2,0Tangan mati rasa4,0Parestesia lengan bawah15,0Kontraksi otot-otot fleksomencegah terlepas darialiranlistrik40,0Kehilangan kesadaran75-100FibrilasiventrikelDikatakan bahwa kuat arus sebesar 30 mA adalah batas ketahanan seseorang,pada40 mA dapat menimbulkan hilangnya kesadaran dan kematian akan terjadipada kuat arus 100 mAatau lebih.e.Adanya hubungan dengan bumi / earthingSehubungan dengan faktor tahanan, makaorang yang berdiri pada tanahyang basah tanpa alas kaki, akan lebih berbahaya daripada orang yang berdiridengan mengggunakan alas sepatu yang kering, karena pada keadaan pertamatahanannyarendah.f.Lamanya waktu kontak dengan konduktor Makin lama korban kontak dengankonduktor maka makin banyak jumlaharus yang melalui tubuh sehingga kerusakan tubuh akan bertambah besar &luas. Dengan tegangan yang rendah akan terjadi spasme otot-otot sehinggakorban malah menggenggam konduktor. Akibatnya arus listrik akan mengalir lebih lama sehingga korban jatuh dalam keadaan syok yang mematikanSedangkan pada tegangan tinggi, korban segera terlempar atau melepaskankonduktor atausumber listrik yang tersentuh, karena akibat arus listrik dengantegangan tinggi tersebutdapat menyebabkan timbulnya kontraksi otot, termasukotot yang tersentuh aliran listritersebut.g.Aliran arus listrik (path of current)Adalah tempat-tempat pada tubuh yang dilalui oleh arus listrik sejak masuksampai meninggalkantubuh. Letak titik masuk arus listrik (point of entry) & letaktitik keluar bervariasi sehingga efek dari arus listrik tersebut bervariasi dari ringansampai berat. Arus listrik masuk dari sebelah kiri bagiah tubuh lebih berbahayadaripada jika masuk dari sebelah kanan. Bahaya terbesar bisa timbul jika jantungatau otak berada dalam posisi aliran listrik tersebut.Bumi dianggap sebagaikutub negatif. Orang yang tanpa alas kaki lebih berbahaya kalau terkenaaliranlistrik, alas kaki dapat berfungsi sebagai isolator, terutama yangterbuat darikaret.4.Sebab KematianKebanyakan oleh energi listrik itu sendiri. Seringtrauma listrik disertai traumamekanis. Ada kasus karena listrik yang menyebabkan korban jatuh dari ketinggian,dalam hal ini sukar untuk mencari sebab kematian yang segera.Sebab kematian karena arus listrik yaitu :a.Fibrilasi ventrikelBergantung pada ukuran badan dan jantung.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->