• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
 
1
OPTIMALISASI POTENSI PENGAWAS DALAMMENINGKATKAN KINERJA SEKOLAHBAB IPENDAHULUANSebagai suatu sistem, sekolah memiliki komponen inti yang terdiridari
input, proses dan output 
. Komponen-konponen tersebut tidak dapatdipisahkan satu sama lain karena merupakan kesatuan utuh yang salingterkait, terikat, mempengaruhi, membutuhkan dan menentukan. Oleh karenaitu, harus disadari bahwa perubahan satu komponen akan berpengaruhterhadap komponen lainnya. Dengan demikian berpikir sistem, berarti tidakmemandang komponen secara parsial, tetapi saling terpadu satu sama lain.Terkandung beberapa aspek yang merupakan makna sistem, suatusistem terdiri atas bagian-bagian yang saling terkait satu dengan yang lainnya,bagian-bagian yang saling terkait itu dapat bekerja dan berfungsi secaraindependen atau bersama-sama, berfungsinya bagian-bagian tersebutditujukan untuk mencapai tujuan umum dari keseluruhan (bersinergi), dansuatu sistem yang terdiri atas bagian-bagian yang saling berhubungan tersebutberada dalam suatu lingkungan yang kompleks.Output pendidikan merupakan fokus dari ikhtiar pendidikan, daninput menjadi masukan yang penting bagi output, tetapi yang jauh lebih pentingadalah bagaimana mendayagunakan input tersebut yang terkait denganindividu dan sumber lain yang ada di sekolah maupun sumber yang beradadilingkungan sekolah.
 
2
BAB IIPENGAWAS SEBAGAI KOMPONEN INPUTSekolah merupakan organisasi sosial yang menyediakan layananpembelajaran bagi masyarakat. Sebagai organisasi, sekolah merupakan sistemterbuka karena mempunyai hubungan-hubungan (relasi) dengan lingkungan.Selain sebagai wahana pembelajaran, lingkungan juga merupakan tempatberasalnya segala masukan yang dibutuhkan (input) sekolah. Input sekolahadalah segala masukan yang dibutuhkan sekolah untuk terjadinya pemrosesanguna mendapatkan output yang diharapkan.Input sekolah dapat diidentifikasi mulai dari
manusia (man), uang (money), material atau bahan-bahan (materials), metode-metode (methods)dan mesin-mesin (machines).
Penulis akan membatasi paparan penulisan ini pada input yangberhubungan dengan manusia saja (man). Manusia yang dibutuhkan sebagaimasukan bagi proses pendidikan adalah siswa sebagai bahan utama ataubahan mentah yang memiliki potensi untuk dididik, dilatih, dibimbing dandikembangkan menjadi manusia seutuhnya.Untuk itu diperlukan manusia lain yang bertugas sebagai tim suksesuntuk membentuk manusia seutuhnya. Guru bertugas mendidik, melatih,membimbing, dan mengembangkan potensi (siswa). Kepala sekolah adalahguru yang diberi tugas khusus untuk mengelola sekolah, membuat kebijakan,mengatur tata tertib dan operasionalisasi sekolah sehingga tidak terjadi
 
3
kesemrawutan atau diberi kepercayaan untuk menjadi pemimpin sekaligusmanager sekolah. Tenaga kependidikan lainnya, seperti laboran, pustakawan,teknisi sumber belajar dan guru BP merupakan komponen input yang turutmenentukan keberhasilan mengolah bahan mentah (siswa). Tenaga tatausaha, membantu pemimpin mengelola sekolah.
Stakeholder 
atau orang-orangyang berkepentingan dengan sekolah, seperti orang tua siswa, orang duniausaha, masyarakat dan pemerintah memiliki hak dan kewajiban menciptakansistem sekolah yang efektif.Pengawas, penulis katagorikan dalam stakeholder di lingkunganbentukan pemerintah, merupakan suatu organisasi dengan struktur tersendiriyang memiliki personal pilihan dari lingkungan pendidikan, yang sudah tentusumber input yang memiliki potensi yang luar biasa, karena di dalamnyaberkumpul individu dengan keahlian dan kecakapan masing-masing sesuaidengan bidang garapannya.
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...