Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengolahan Limbah Cair Berdasarkan Karakteristik

Pengolahan Limbah Cair Berdasarkan Karakteristik

Ratings: (0)|Views: 517|Likes:
Published by Ardian Fitradhi
Pengolahan Limbah Cair Berdasarkan Karakteristik; Pengolahan secara Biologi; Pengolahan secara Fisik; Pengolahan secara Kimia
Pengolahan Limbah Cair Berdasarkan Karakteristik; Pengolahan secara Biologi; Pengolahan secara Fisik; Pengolahan secara Kimia

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Ardian Fitradhi on Feb 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/13/2013

pdf

text

original

 
Pengolahan Limbah Cair Berdasarkan Karakteristik
Pengolahan Secara Fisika
Pada umumnya, sebelum dilakukan pengolahan lanjutan terhadap air buangan, diinginkan agar bahan-bahan tersuspensi berukuran besar dan yangmudah mengendap atau bahan-bahan yang terapung disisihkan terlebih dahulu.Penyaringan
(screening)
merupakan cara yang efisien dan murah untukmenyisihkan bahan tersuspensi yang berukuran besar. Bahan tersuspensi yangmudah mengendap dapat disisihkan secara mudah dengan proses pengendapan.Parameter desain yang utama untuk proses pengendapan ini adalah kecepatanmengendap partikel dan waktu detensi hidrolis di dalam bak pengendap.Pemisahan Cair - Padatan
Penapisan
Presipitasi
Filtrasi
Flotasi
Filtrasi
Filter membran
Filtrasi lambat
Filtrasi cepat
Tipe bertekanan
Tipe gravitasi
Mikro filter 
Ultra filter 
Reverse osmosis
Dialisis elektris
Filtrasi precoat
Klarifier 
Tipe resirkulasi berlumpur 
Tipe pallet selimut lumpur 
Tipe selimut lumpur 
Tipe konvensional
Pemekatan
Dewatering
Filter vacuum rotasi
Filter tekan/press
Belt press
Contrifugasi
Presipitasi sentrifugasi
Dehidrasi sentrifugasiProses flotasi banyak digunakan untuk menyisihkan bahan-bahan yang mengapungseperti minyak dan lemak agar tidak mengganggu proses pengolahan berikutnya.Flotasi juga dapat digunakan sebagai cara penyisihan bahan-bahan tersuspensi(clarification) atau pemekatan lumpur endapan (sludge thickening) denganmemberikan aliran udara ke atas (air flotation).Proses filtrasi di dalam pengolahan air buangan, biasanya dilakukan untukmendahului proses adsorbsi atau proses reverse osmosis-nya, akan dilaksanakanuntuk menyisihkan sebanyak mungkin partikel tersuspensi dari dalam air agar tidak
 
mengganggu proses adsorbsi atau menyumbat membran yang dipergunakan dalamproses osmosa.Proses adsorbsi, biasanya dengan karbon aktif, dilakukan untuk menyisihkansenyawa aromatic (misalnya: fenol) dan senyawa organik terlarut lainnya, terutama jika diinginkan untuk menggunakan kembali air buangan tersebut. Teknologimembran (reverse osmosis) biasanya diaplikasikan untuk unit-unit pengolahan kecil,terutama jika pengolahan ditujukan untuk menggunakan kembali air yang diolah.Biaya instalasi dan operasinya sangat mahal.
Pengolahan Secara KimiaPengolahan air buangan secara kimia biasanya dilakukan untukmenghilangkan partikel-partikel yang tidak mudah mengendap (koloid), logam-logamberat, senyawa fosfor, dan zat organik beracun; dengan membubuhkan bahan kimiatertentu yang diperlukan. Penyisihan bahan-bahan tersebut pada prinsipnyaberlangsung melalui perubahan sifat bahan-bahan tersebut, yaitu dari tak dapatdiendapkan menjadi mudah diendapkan (flokulasi-koagulasi), baik dengan atautanpa reaksi oksidasi-reduksi, dan juga berlangsung sebagai hasil reaksi oksidasi.Pengolahan Kimia - Fisik
Netralisasi
Penukar ion
Koagulasi & Flokulasi
Alumina aktif 
Karbon aktif 
Adsorbsi
Oksidasi dan/atau Reduksi
Aerasi
Ozonisasi
Elektrolisis
Oksidasi kimia/reduksi
UVResin penukar anionResin penukar kationResin penukar anionZeolite
Pengendapan bahan tersuspensi yang tak mudah larut dilakukan dengan membubuhkanelektrolit yang mempunyai muatan yang berlawanan dengan muatan koloidnya agar terjadi netralisasi muatan koloid tersebut, sehingga akhirnya dapat diendapkan.Penyisihan logam berat dan senyawa fosfor dilakukan dengan membubuhkan larutan alkali(air kapur misalnya) sehingga terbentuk endapan hidroksida logam-logam tersebut atauendapan hidroksiapatit. Endapan logam tersebut akan lebih stabil jika pH air > 10,5 danuntuk hidroksiapatit pada pH > 9,5. Khusus untuk krom heksavalen, sebelum diendapkansebagai krom hidroksida [Cr(OH)
3
], terlebih dahulu direduksi menjadi krom trivalent denganmembubuhkan reduktor (FeS0
4
, S0
2
, atau Na
2
S
2
0
5
).
Buangan dari pabrik berbeda satu dengan yang lainnya. Perbedaan ini
 
menyangkut pula dengan perbedaan bahan baku,perbedaan proses. Suatu pabrik sama-sama mengeluarkan limbah cair namun terdapat senyawa kimia yang berbeda pula. Karena banyaknya variasi pencemar antara satu pabrik dengan pabrik lainmaka banyak pula sistem pengolahan. Demikian banyak macam parameter  pencemar dalam suatu buangan, akibatnya membutuhkan berbagai tingkatan proses pula. Limbah memerlukan penanganan awal. Kemudian pengolahan berikutnya.Pengolahan pendahuluan akan turut menentukan pengolahan kedua, ketiga danseterusnya.Proses pengolahan dan jenis peralatan yang dipergunakan serta pengolahanserta pengolahan lihat table 2.1 .Kekeliruan penetapan pengolahan pendahuluanakan turut mempengaruhi pengolahan berikutnya. Di dalam penetapan pilihanmetode keadaan limbah sudah seharusnya diketahui sebelumnya.Parameter limbahyang mempunyai peluang untuk mencemarkan lingkungan harus ditetapkan.Misalnya terdapat senyawa fenol dalam air sebesar 2 mg/liter, phosphat 30 mg/liter dan seterusnya.Dengan mengetahui jenis-jenis parameter di dalam limbah maka dapatditetapkan metode pengolahan dan pilihan jenis peralatan. Sekali sudah ditetapkanmetode dan jenis peralatan maka langkah berikutnya adalah sampai tingkat manadiinginkan menghilangkan/ penguranga senyawa pencemarnya.Berapa persenkah kita inginkan pengurangan dan sampai di mana efisiensi peralatan harus dicapai pada tingkat maksimum.Penetapan efisiensi peralatan, dan standar buangan yang diinginkan akanmempengaruhi ketelitian alat, volume air limbah, sistem pemipaan, pemasangan pipa, pilihan bahan kimia dan lain-lain.Dalam mendesain peralatan, variabel tadi harus dapat dihitung secara tepat.Belum ada suatu jaminan hahwa satu unit peralatan dapat mengendalikan limbahsesuai dengan yang dikehendaki. Sebab di dalam satu unit peralatan terdiri dari berbagai macam kegiatan mulai dari kegiatan pendahuluan sampai kegiatan akhir.Walaupun terdiri dari berbagai kegiatan namun tidak semua jenis kegiatandipraktekkan, mungkin dengan kombinasi dari beberapa kegiatan saja limbah sudah bebas polusi. Adapun jenis kegiatan dalam pengolahan air limbah dapat diuraikandalam tabel 1.2.Pengolahan limbah sering harus menggunakan kombinasi dari berbagaimetode, terutama limbah berat yang banyak mengandung jenis parameter/Jarang perusahaan mempergunakan satu proses dan hasilnya baik.Pilihan peralatan berkaitan dengan biaya, pemeliharaan, tenaga ahli dankualitas lingkungan. Untuk beberapa jenis pencemar telah ditetapkan metodetreatment-nya. Pilihan ini didasarkan atas beberapa referensi dan pengalaman yang

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->