Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
DHF

DHF

Ratings: (0)|Views: 4 |Likes:
Published by yuli_prabowo_1

More info:

Published by: yuli_prabowo_1 on Feb 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/09/2014

pdf

text

original

 
MATERI KULIAH
PENGENDALIAN VEKTOR DBD
OLEH :SANG GEDE PURNAMA,SKMPROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKATUNIVERSITAS UDAYANA2010
1
 
DAFTAR ISI 
Hal1.
Gambaran Umum DBD ......................................................................3
2.
Fase Kehidupan Nyamuk (life cycle) .................................................6
3.
Bionomik Ae. Aegypti .........................................................................11
4.
Mengukur Kepadatan jentik Nyamuk ................................................19
5.
Pengendalian Vektor DBD .................................................................22
1.
Gambaran umum DBD
2
 
Di Indonesia penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) pertama kali ditemukan dikota Jakarta dan Surabaya pada tahun 1968. Sejak itu penyakit ini menjadi salah satu penyakit endemis di Indonesia. Selama kurun waktu 1968 sampai 1993 setiap tahun rata-rata18.000 orang dirawat di rumah sakit dan 700-750 orang meninggal dunia karena terserang penyakit tersebut (Depkes RI, 1997). Pada tahun 1998 kasus DBD cendrung mengalami peningkatan, hal ini terlihat dengan tingginya Insiden Rate (IR) sebesar 35,19/100.000 penduduk. Kemudian pada tahun 1999 angka IR menurun tajam sebesar 10,17 %, namun pada tahun-tahun berikutnya IR meningkat menjadi 15,99 % pada tahun 2000, 21,66 % padatahun 2001, 19,24 % pada tahun 2002 dan 23,87 % pada tahun 2003 (Kristina ,
dkk.
, 2004).Pada awalnya penyakit DBD hanya menyerang daerah perkotaan yang berpenduduk  padat saja seperti kota Jakarta dan Surabaya, kemudian penyebarannya berlanjut ke kota-kotalain seperti Semarang, Yogyakarta dan lain-lainnya. Pada tahun 1985, DBD dilaporkan telahtersebar baik di kota-kota maupun di desadesa di seluruh Provinsi di Indonesia (Sumarno,1987).Demam Berdarah Dengue adalah salah satu penyakit di daerah tropis yang disebabkan oleh
virus dengue
dan
ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti (betina)
. Ditandaidengan demam mendadak 2 sampai 7 hari tanpa penyebab yang jelas, lemah, lesu, gelisah,nyeri ulu hati, disertai tanda perdarahan di kulit berupa bintik-bintik merah, lebam(ecchymosis) atau ruam (purpura), kadang-kadang terjadi perdarahan di hidung (mimisan), berak darah, muntah bercampur darah, kesadaran menurun atau shock. Nyamuk ini adalah nyamuk rumah yang menggigit pada siang hari, gigitan nyamuk itu sendiri lebih dari satu kali. Demam Berdarah hanya ditularkan melalui nyamuk Aedesaegypti (betina) yang berkembang biak di dalam air jernih di sekitar rumah, bukan di got /comberan yang berair kotor. Protein yang terkandung di dalam darah diperlukan oleh nyamuk  betina untuk perkembangbiakan (produksi) telurnya.. Virus dengue penyebab DBD termasuk famili Flaviviridae, yang berukuran kecil sekali, yaitu 35-45 mm.Virus dengue sampai sekarang dikenal empat serotype (Dengue 1, Dengue 2, Dengue3, dan Dengue 4) termasuk dalam grup B Arthropoda Borne Virus (Arbovirus). Keempatserotype virus ini telah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Hasil penelitian diIndonesia menunjukan bahwa Dengue-3 sangat berkait dengan kasus Demam Berdarah3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->