mengamini segala bentuk kegiatannya dengan penuh rasa tanggungjawab dancinta.Absurditas ini dapat diungkapkan dalam berbagai bentuk, misalnya denganmemandang bahwa dunia ini indah, tetapi hidup manusia itu hanya bersifatsementara. Yang absurd adalah konfrontasi antara keadaan tak rasional dan hasratyang menggebu -nafsu.Ketika Jaspers mengungkapkan bahwa tidak mungkin melihat dunia sebagai suatukeutuhan. Ia berkata, “keterbatasan ini membawa saya kepada diri saya sendiri, ketempat di mana saya tak lagi mundur ke balik sudut pandang obyektif yang hanyasaya kemukakan, di mana saya sendiri maupun kehadiran orang lain tak dapatmenjadi sekadar obyek bagi saya”. Menurut anggapan Camus, ditengah-tengahkondisi manusia yang semerawut ini, tak ada arti untuk hidup.Hidup tak mempunyai makna yang mutlak. Dalam dendam irrasional manusiamemimpikan untuk persatuan, untuk kemutlakan, untuk keterbatasan perintah danarti untuk “bukan saya” dari dunia. Tidak seperti keberadaan dalam kesunyian, didunia yang berbeda. Bagi manusia absurd, segala utopi -termasuk utopi Marxis-ditolak, sebab dengan demikian keadilanpun akan ditunda dan kekerasan diterimabegitu saja. Satu-satunya cara yang rasional adalah dengan melakukanpemberontakan. Demikian gagasan pemberontakan Camus, yang bisa ditemukandalam
Le mythe de Sisype
dan dalam novelnya
La peste
.Di antara kerinduan sebuah arti dan keabadian dan kondisi aktual dunia dimana jurang tak akan pernah bisa dipenuhi. Konfrontasi irrasional, antara hati manusiadan dunia yang berbeda membawa faham absurditas. Karena absurditas bukanhanya berada dalam diri manusia atau dunia, tapi di dalam kehadiran merekabersama.Manusia harus menyadari adanya perasaan absurd yang bisa terjadi kapan saja.Orang yang absurd harus menuntut hidup sendiri dengan apa yang diketahui danmembawa dalam ketidakadaan yang tidak yakin. Artinya bahwa, segala sesuatuyang manusia ketahuai adalah keberadaan manusia itu sendiri.Apakah ini berarti sebuah sikap pesimistis yang beranggapan bahwa hidup ini sia-sia? Dapatkah bunuh diri menjadi legitimasi yang logis sebagai jalan keluar dariketidakberartian hidup? “Tidak”. “Tidak” jawab Camus. Walaupun absurditasmenghapus semua kesempatan dari kebebasan abadi itu artinya menambahkankebebasan bagi manusia dalam bertindak. Bunuh diri berarti pengakuan si pelakubahwa ia telah terkalahkan oleh kehidupan atau bahwa ia tidak mengertikehidupan.Meskipun dunia ini absurd, kita dapat menemukan nilai dalam hidup ini. Nilai yangberada dalam kebebasan kita, keinginan dan pemberontakan. Seperti yangdigambarkan oleh Camus pada sosok Don Yuan. Sosok yang dikenal dari Don Yuanadalah seorang yang suka mengoleksi perempuan-perempuan cantik. Pindah dari
Leave a Comment