• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • 1
    CommentGo Back
 
Kegagalan Dan Kepalsuan
SosialismeKomonismeMarxisme
Sebuah Analisis Sosio-Politik RelegiusOleh
Hilmy Bakar
Presiden Crescent Consulting Group
"Komonisme dengan semua bentuk gerakannya adalah musuh laten Islam"
1
 
Pendahuluan
Semua orang mengetahui, Uni Soviet adalah negara besar yang memilikikekuatan dahsyat yang menjadi saingan Amerika dan tempat berlindungnya negara-negara yang anti Amerika. Ia dijuluki sebagai negara Super Power yang memilikikemampuan sains-teknologi yang menjulang tinggi. Selama beberapa dekade UniSoviet dengan angkuhnya akan membantu negara-negara sekutunya dengan kekuatanmiliter yang dimilikinya. Namun tak seorangpun yang menyangka, Super Power UniSoviet akan hilang dalam waktu singkat dari peta dunia dan tercabik-cabik menjadinegara-negara persemakmuran yang lemah dan penuh problematika.Uni Soviet adalah pemerintahan yang tegak atas sistem Komonisme-Sosialismesejak Revolusi 1917 lalu hasil perjuangan panjang yang menjadi impian panjang parapengikut Karl Marx. Dengan semangat berkobar para kaum tertindas menggulingkankaum penindas dan mendirikan sebuah sistem yang membela nasib kaum tertindasdan menjadikan masyarakatnya sebagai masyarakat termaju. Namun ditengah-tengahkemajuan yang mereka peroleh, ternyata sistem yang mereka anggap membela kaumtertindas pada hakikatnya adalah sistem yang melahirkan kelas penindas baru. Itulahsebabnya kaum Pembaharu seperti Gorbachev mendapat dukungan luas darimasyarakat yang sudah muak dengan janji-janji palsu Komonisme-Sosialisme. Danakhirnya terbukti bahwa sistem Komonisme-Sosialisme adalah sistem yang telahgagal dalam menjalankan misinya, karena telah mengantarkan masyarakat Uni Sovietmenuju jurang kehancuran, baik kehancuran material maupun spiritual.Kegagalan yang menimpa Uni Soviet adalah bukti nyata kegagalan sistemKomonisme-Sosialisme. Untuk lebih mengetahui akar kegagalan ini, adalah sangatperlu diadakan pengkajian khusus ajaran Komonisme yang menjadi sistem hidupmasyarakat Uni Soviet. Untuk itu, pada bagian ini akan dikemukakan tentangbeberapa aspek ajaran Komonisme serta kelemahannya.
Sejarah Sosialisme-Komonisme
Sosialisme-Komonisme yang telah menggoncang dunia dengan ajaran-ajarannya yang kontraversial mulai dikenal pada abad 18 Masehi. G.D.H. Coleberpendapat bahawa kata
"Socialist 
"
pertama kali dikemukakan pada tahun 1827 di"Owenite Co-Operative Magazine" sebagai alat propaganda Robert Owen yangmembela kaum buruh yang tertindas sedangkan kata
"Socialism"
pada tahun 1832di journal "La Globe" yang diterbitkan oleh pengikut-pengikut Clau de Henry deRouvroy, Comte, de Saint-Simon.
1
Namun demikian, Sosialisme mencapai puncakkemantapannya dan dikenal sebagai sebuah idiologi ketika Karl Marx (1818-1883)bersama Friedrich Engels (1820-1895) mengemukakan buah fikirannya.
2
 Keduanyatelah memberikan pokok-pokok doktrin sebagai dasar Sosialisme-Komonisme yangdikenal dengan
"Manifesto of Communist Party"
pada tahun 1848.
3
1
G.D.H Cole,
 History of Socialism
, 5 vols, ( London : Mac Millan, 1935). lihat juga : Bernard Crick,
Socialism
, ( England :Open Univ. Press,1987). hal.29
2
Masalah ini lihat misalnya : John Elster,
 Karl Marx : A Reader 
, ( New York : Cambridge Univ. Press. 1986 ). RichardP.Appelboum,
 Karl Marx
, ( Newbury, Cal : Sage Publ. 1988 ). Robert C. Tucker (ed).
The Marx-Engels, Reader 
, ( New York :W.W Norton & Comp. 1978 ).
3
Karl Marx and Friedrick Engels,
Manifesto of Communist Party (1848),
( Moscow : Progress, 1977 ).
2
 
Idiologi ini kadangkala disebut sebagai Sosialisme, Komonisme ataupunMarxisme. Disebut dengan Sosialisme kerana ia memperjuangkan kepentinganmasyarakat kelas bawah, khususnya kaum buruh yang ditindas oleh kaum Feodalis-Kapitalis yang di dukung Gereja pada abad pertengahan lalu. Idiologi ini mengajarkanagar seluruh perbendaharaan negara, termasuk sistem perekonomian, alat-alatproduksi dan lainnya dikontrol negara agar menjamin kepentingan kaum buruh danagar tidak dieksploitasi oleh kaum Kapitalis. Diantara tokoh-tokohnya yang terkenaladalah St. Simon, Fourie, Robert Owen, Louis Blance dan lain-lainnya. KemudianIdiologi ini menjadi semacam keyakinan dan agama bagi kaum buruh dan masyarakatklas bawah lainnya. Disebut sebagai Komonisme kerana idiologi ini inginmenciptakan sebuah masyarakat yang sama rata sama rasa, masyarakat tanpa klas,tidak ada yang lebih tinggi dan berkuasa. Semua sistem, terutama sistem pereko-nomian dikontrol sepenuhnya oleh negara, sehingga tidak ada lagi manusia yangdapat mengeksploitasi manusia lainnya. Istilah Komonisme ini menjadi sangatpopuler ketika Karl Marx dan Engels membentangkan pemikirannya sebagai satumanifesto kaum Komonis. Sedangkan disebut sebagai Marxisme kerana idiologi inididirikan oleh Karl Marx dan dia dianggap sebagai pemikir utama yang telahmemberikan pokok-pokok doktrin bagi idiologi ini, dan pemikirinnya dianggap lebihbrilyant daripada yang lain, khususnya dalam sistem ekonomi.
4
Pada hakikatnya Sosialisme-Komonisme adalah idiologi yang lahir dari latarbelakang masyarakat Eropa abad pertengahan lalu, khususnya keadaan masyarakatklas bawah yang terdiri daripada kaum buruh, petani dan kaum pekerja lainnya yangdieksploitasi oleh para kaum pemodal (Kapitalis) yang mendapat dukungan kaumgereja. Kaum Kapitalis ini dapat berbuat sekehedaknya kerana modal yangdimilikinya serta didukung oleh sistem yang sudah mapan masa itu, yaituKapitalisme.
5
 Para pekerja harus membanting tulang siang malam dikawasan-kawasan industri dengan upah yang sangat rendah, tidak dapat menutupi keperluankeseharian mereka. Anak-anak dan wanita dipaksa bekerja keras diluar kemampuannmereka, sementara di lain pihak, kaum pemilik modal (Kapital) mengambilkeuntungan besar diatas derita dan jerih payah kaum proletar. Al-hasil, Sosialisme-Komonisme adalah antitesa daripada sistem Kapitalisme yang serakah dan tidakberperikemanusiaan masa itu.
6
Karena lahir dari latar belakang filsafat pertentangan klas antara kaumtertindas (proletar/buruh) dengan kaum penindas (berjouis/pemodal), maka sejarahSosialisme-Komonisme penuh dengan pertentangan-pertentangan klas yangmembawa kepada revolusi berdarah. Seakan-akan Sosialisme-Komonisme adalahidentik dengan revolusi ganas untuk menumbangkan sistem dan manusia yangdisebutnya sebagai penindas. Puncak revolusi kaum Sosialis-Komonis adalah revolusi
4
Lihat misalnya : G.D.H. Cole,
 History of Socialism,
5 Vols, ( London : Mac-Millan, 1953 ) . Bernard Crick,
Socialism,
( England : Open Univ. Press, 1987 ). Friedrick Engels,
The Socialism : Utopian and Scientific.,
(Chicago : Publ. by Charles H.Kerr, rep.1977 ). Charles J.M. Fadden,
The Philoshophy of Communism,
( New York : Benziger Brother Inc. 1959 ). Robert .V.Laniels,
The Nature of Communist,
( New York : Vintage Books, 1962 ). Richard H. Hudelson,
The Rise and The Fall of Communism,
( Oxford : Westview Press Inc. 1993 ). Roger S.Gottlieb.
Marxism, 1844-1990
, ( New York : Routledge, 1992 ).
5
Bernard Crick,
op.cit.
, hal. 28-48. Robert V.Laniel,
op.cit 
, R.H. Hudelson,
op.cit 
, hal.17-28.
6
Karl Marx,
Capital,
vol I, ( New York : International, 1973 ). lihat juga,
Contribution to The Critique of Political Economy,
( New York : International, 1972 ). Friedrick Engels,
The Socialism : Utopian and Scientific,
( Chicago : Publ. by CharlesH.Kerr, rep.1977 ). Roger S. Gottlieb,
Marxism, 1840-1990,
( New York : Routleedge, 1992 )
.
3
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...