Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
110Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Paradigma Pendidikan Islam

Paradigma Pendidikan Islam

Ratings:

4.78

(27)
|Views: 37,709|Likes:

More info:

categoriesTypes, School Work
Published by: Hilmy Bakar Almascaty on Feb 21, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See More
See less

01/03/2014

 
ParadigmaPendidikan Islam
Sebuah Kajian Awal
OlehAl-Ustadz Hilmy Bakar Almascaty
 
Pendahuluan
Kemunduran drastis yang telah menimpa kaum Muslimin dewasa ini sebagaimanadikemukakan para cendikiawan Muslim tidak diragukan lagi bersumber dari kegagalanmereka dalam memahami dan menerapkan metode intelektual
1
 yang dikehendaki Islam,terutama dalam sistem pendidikan mereka.
2
Keadaan ini akan membawa dampak yangsangat buruk bagi kaum Muslimin, sebagaimana yang dialaminya dewasa ini. KaumMuslimin menjadi kaum yang terbelakang peradabannya, terbelakang pengetahuan-tekno-loginya, terbelakang ekonominya, menjadi mainan empuk musuhnya, dipecah belah, diadudomba, dikeluarkan dari warisan dan tradisi pendahulunya dan mereka akhirnya menjadimanusia-manusia lemah yang siap didekte dan diperintah orang lain. Karena kegagalaninilah kaum Muslimin telah berusaha mengadopsi metode dan sistem pendidikan yang lain,yang bukan bersumber dari akar sejarah dan tradisi generasi Islam terdahulu, bahkanbertentangan dengan yang dikehendaki Islam. Diterapkannya sistem ini mengakibatkankaum Muslimin bertambah lemah dalam kelemahannya, bertambah bingung dalamkebingu-ngannya dan bertambah mundur dalam kemundurannya. Eksperimen-eksperimanpara cendikiawan Muslim yang telah gagal ini sepatutnya tidak diulangi lagi oleh generasiberikutnya, karena akan menambah parahnya penderitaan dan kesengsaraan ummat. Makaitulah sebabnya, jika kaum Muslimin yang sedang mundur ini hendak dibangkitkankembali menjadi kaum yang memimpin peradaban dunia, hal pertama yang harusdilakukan adalah merombak sistem pendidikan yang diterapkan selama ini kemudiandibangun dan dikembangkan sebuah bentuk sistem dan metode pendidikan yang akanmengangkat harkat dan martabat mereka sebagaimana yang telah dibuktikan oleh generasiIslam terdahulu yang telah berhasil dengan gemilangnya memahami dan menerapkansistem dan metode pembinaan manusia unggul yang diajarkan Allah SWT melaluibimbingan Rasulullah SAW. Demikian pula dengan sistem generasi sesudahnya yang telahmelahirkan peradaban baru dalam sejarah kemanusia dan menjadi mercusuar dunia masaitu. Sejarah kegemilangan Islam terdahulu dapat dicapai karena generasi-generasi Islambenar-benar memahami sistem dan metode pembinaan yang akan mengantarkan merekamenuju kemenangan.Maka untuk mengetahui lebih jauh kegagalan ummah dalam memahami danmenerapkan metode intelektualnya, khususnya dalam sistem pendidikan perlu diadakanstudi kritis terhadap sistem yang mereka terapkan dewasa ini. Mengadakan studi terhadapsistem dan metode pendidikan secara lurus dan jujur, mau tidak mau harus pula diadakankritik terhadap segala bentuk kelemahan dan kegagalannya, baik secara teori atapunpraktiknya, disamping menunjukkan di mana letak keutamaannya agar dapat dibangun
1
Untuk menghindari kerancuan, terlebih dahulu adalah sangat penting untuk memahami pengertian
metodeintelektual 
dalam kontek ini. Secara harfiahnya, metode-metodologi diartikan sebagai cara/tatacara/kaedah yang akandigunakan dalam memahami atau menerapkan sesuatu pemikiran, yang dalam bahasa Arabnya sinonim dengan
manhaj 
yang biasanya diartikan sebagai thariqon wadhihan-Sabilan, jalan (cara) yang terang-benderang atau kaedah. Intelektual,dari bahasa Inggris (Intellectual) adalah segala bentuk yang berkaitan dengan kecendikiaan, pemikiran dan sejenisnya,dalam hal ini yang dimaksudkan adalah pengertian Intelektual sebagai kata sifat, bukan sebagai kata benda yang menujukpada orang/cendikiawan. Maka yang dimaksud dengan
metode-metodologi intelektual 
di sini adalah tata cara/kaedahyang digunakan dalam memahami dan menerapkan sesuatu bentuk pemikiran, ajaran, nilai-nilai, amalan-amalan dansegala yang berkaitan dengan kecendikiaan.
2
Yang terkemuka diantara mereka adalah Ismail R. Faruqi dalam
Isalamization of Knowledge
dan lain-lainnya
 
 
sebuah formula yang lebih mendekati warisan dan tradisi yang telah diajarkan RasulullahSAW dan diikuti para shahabatnya yang telah membuktikan keunggulannya. Inilah salahsatu jalan selamat dan akan mendekatkan mereka menuju puncak kegemilangannya dimasa depan.Setelah mengalami masa kegemilangan dan kemun-duran silih berganti selamabeberapa abad dengan dinamika intelektualitasnya, para cendikiawan Muslim, yangterutama diantara mereka seperti Iqbal, Sayyid Hoseyn Nashr, Syed Naquib al-Attas, IsmailFaruqi dan Fazlur Rahman, membagi sistem pendidikan kaum Muslimin masa kini berjadibeberapa bentuk umum. yaitu :1. Sistem Pendidikan Tradisional2. Sistem Pendidikan Sekuler3. Sistem Pendidikan Gabungan Tradisional dan Sekuler4. Sistem Pendidikan Islamisasi Pengetahuan
3
Kristalisasi ini terjadi tidak terlepas dari latar belakang historis yang dialami kaumMuslimin dari awal kebangkitan Islam sampai terjadinya penjajahan Barat atas mereka.Berawal dari pergolakan-pergolakan politik dan pemikiran beberapa tahun setelahwafatnya Rasulullah saw, khususnya pada masa Khalifah Ali RA yang melahirkanbeberapa aliran pemikiran besar seperti Syi’ah, Sunni, Khawarij, Murjiah dan lainnya yangakhirnya melahirkan cabang-cabang pemikiran baru lagi. Aliran-aliran ini kemudianmembentuk sistem dan metode intelektual mereka sendiri-sendiri yang tidak ada titik temusatu dengan lainnya, bahkan tumbuh semacam fanatisme mazhab yang memakan korbanbesar di kalangan kaum Muslimin sendiri. Demikian pula halnya dengan interaksi-interaksimereka dengan peradaban-peradaban besar seperti peradaban Yunani, Romawi, Persia,Mesir dan lainnya yang telah melahirkan mazhab filsafat-rasional yang menjadi polemikpanjang sejarah intelektual kaum Muslimin. Pertentangan-pertentangan pemikiran yangkurang sehat di antara para ulama konservatif dan cendikiawan reformer yang melibatkanrezim-rezim penguasa diktator yang kurang berpengetahuan sehingga memihak satu alirandan melarang aliran lainnya, sangat mempengaruhi perkembangan intelektualitas kaumMuslimin dan metodologinya. Demikian pula halnya ketika ditutupnya pintu ijtihad sertatumbuhnya semangat taqlid sangat merugikan ummah dengan hilangnya pemikir-pemikirkreatif ummah. Akibat perdebatan panjang antara tokoh-tokoh mazhab yang tak kunjungberakhir, dan dominasi aliran tashawwuf al-Ghazaly yang sangat luas, ummah menolakaliran-aliran filsafat-rasional dengan segala keutamaannya secara membabi buta. Danakhirnya sampai abad pertengahan hijriah, mazhab tashawwuf sangat dominan dan sangatmempengaruhi metode intelektual kaum Muslimin, di samping mazhab fiqh dan kalam.Demikian pula halnya ketika penjajah-penjajah kafir Barat datang merobek-robekkepribadian dan metode intelektual kaum Muslimin dengan menyebarkan fahamSekulerisme melalui peradaban yang dibawanya dan menjadi dasar rujukan dalam segala
3
Untuk masalah ini lihat misalnya : K.G. Saiyidain,
Iqbal’s Educational Philosophy 
(Lahore: Sh. Muhammad Ashraf,1942).Prof. Fazlur Rahman,
Islam and Modernity, Transformation of an Intellectual Tradition,
(Chicago : The Univ. Press,1982) khususnya bab II. Dr. Ismail R. Faruqi,
Islamization of Knowledge, General Principles and Workplan,
(Virginia : IIIT,1982) hlm. 5. Prof. Syed M.Naquib al-Attas,
The Concept of Education in Islam,
(Kuala Lumpur : ABIM , 1980) dan karyabeliau yang lain,
Islam and Philosophy of Science,
(Kuala Lumpur : ISTAC, 1989) dan juga
Islam and Secularism,
(KualaLumpur : ABIM, 1980). Prof. S.H. Nashr,
 An Introduction to Islamic Cosmological Doctrines,
(London : Thames and Hudson,1978). Dr. Wan Mohd. Nor Wan Daud,
The Beacon on The Crest of A Hill,
(Kuala Lumpur : ISTAC, 1991).

Activity (110)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
saifulakbars liked this
sblackto12 liked this
sblackto12 liked this
Bibin Suryadi liked this
Atot Sugiri added this note|
Ass.Wr.Wb. Sangat menarik apa yang ditulis Ustadz..untuk menambah referensi penulisan disertasi saya...alangkah berbahagia jika ustadz berkenan mengirimkan tulisannya ke email saya..sugiriatot@gmail.com..terimakasih
Aaf Nurzaman liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->