Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
5Activity
×

Table Of Contents

2.3 ETIOLOGI
2.4. PATOFISIOLOGI
2.5 KLASIFIKASI
1. Klasifikasi menurut derajat beratnya KEP
A. Klasifikasi menurut Gomez (1956)
Klasifikasi KEP menurut Gomez
B. Modifikasi yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan R.I
Klasifikasi KEP menurut Dep.kes. (1975)
2. Klasifikasi menurut tipe (klasifikasi kualitatif)
A. Klasifikasi kualitatif menurut Wellcome Trust (FAO/WHO Exp.Comm.,1971)
Klasifikasi kualitatif KEP menurut Wellcome Trust
B. Klasifikasi kualitatif menurut McLaren,dkk (1967)
Cara pemberian angka menurut McLaren
C. Klasifikasi KEP Menurut Waterlow (1973)
Klasifikasi KEP menurut Waterlow
Bagi tinggi menurut umur
Bagi berat terhadap tinggi
2.6. MANIFESTASI KLINIS
GEJALA KLINIS KEP
A. Gejala klinis Kwashiorkor
Penampilan
Gangguan Pertumbuhan
Perubahan Mental
Edema
Atrofi otot
Sistem gastro-intestinum
Perubahan rambut
Perubahan kulit
Pembesaran hati
Anemia
Kelainan biokimiawi darah
B. Gejala klinis Marasmus
Kelainan pada kulit tubuh
Kelainan pada rambut kepala
Lemak dibawah kulit
Otot-otot
Saluran pencernaan
Jantung
Tekanan darah
Saluran nafas
Sistem darah
C. Gejala klinis Marasmus-Kwashiorkor
2.7. DIAGNOSIS
A. Diagnosis
B. Penilaian awal anak gizi buruk
Anamnesis awal (untuk kedaruratan):
Anamnesis lanjutan
2.8. DIAGNOSIS BANDING
2.9. PENATALAKSANAAN
Pada saat masuk rumah sakit
Tatalaksana umum
Catatan pada saat memberikan penanganan gawat-darurat pada anak
dengan gizi buruk6
Hal – hal penting yang harus diperhatikan :7
Kondisi I
Kondisi II
Kondisi III
Kondisi IV
Kondisi V
A. Prinsip Dasar Pengobatan Gizi Buruk (10 Langkah utama)
Langkah Ke-1: Pengobatan/Pencegahan Hipoglikemia
atau <54 mg/dl
Langkah Ke-2: Pengobatan / Pencegahan Hipotermia
Langkah Ke-3: Pengobatan/Pencegahan Dehidrasi
Langkah Ke-4: Koreksi Gangguan Keseimbangan Elektrolit
Langkah Ke-5: Pengobatan Dan Pencegahan Infeksi
Langkah Ke-6: Koreksi Defisiensi Mikro Nutrien
Langkah Ke-7: Memberikan makanan untuk stabilisasi dan transisi
Langkah Ke-8: Memberikan makanan untuk tumbuh kejar
Langkah Ke-9: Berikan Stimulasi Sensorik Dan Dukungan Emosional
Langkah Ke-10: Tindak Lanjut Di Rumah
B. Pengobatan Penyakit Penyerta
1. Masalah pada mata
Gejala Tindakan
3. Lesi kulit pada kwashiorkor
4. Diare persisten
Tatalaksana
5. Tuberkulosis
C. Pemulangan dan tindak lanjut
2.9. KOMPLIKASI
2.10. PENCEGAHAN
2.11. PROGNOSIS
3.1. RANGKUMAN
3.2. SARAN
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BAB II Marasmus kwashiorkor

BAB II Marasmus kwashiorkor

Ratings: (0)|Views: 1,856|Likes:
definisi, etiologi, epidemiologi, patofisiologi, klasifikasi
definisi, etiologi, epidemiologi, patofisiologi, klasifikasi

More info:

categoriesTypes, Resumes & CVs
Published by: Elvira Kung de Ornay on Feb 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/30/2013

pdf

text

original

You're Reading a Free Preview
Pages 6 to 59 are not shown in this preview.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->