Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Permen PU No. 7 Thn 2011 Ttg Standar Dan Pedoman Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Dan Jasa Konsultansi

Permen PU No. 7 Thn 2011 Ttg Standar Dan Pedoman Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Dan Jasa Konsultansi

Ratings: (0)|Views: 238|Likes:

More info:

Published by: Imran Muhajir Tjammadya on Feb 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/14/2013

pdf

text

original

 
 PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUMNOMOR : 07/PRT/M/2011 TENTANGSTANDAR DAN PEDOMANPENGADAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI DAN JASA KONSULTANSIDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAMENTERI PEKERJAAN UMUM,MenimbangMengingat::a.
 
bahwa pengadaan pekerjaan konstruksi dan jasakonsultansi di bidang pekerjaan umum yang memenuhitata nilai pengadaan dan kompetitif sangat diperlukanbagi ketersediaan infrastruktur yang berkualitas sehinggaakan berdampak pada peningkatan pelayanan publik;b.
 
bahwa dengan telah diterbitkannya Peraturan PresidenRepublik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentangPengadaan Barang/Jasa Pemerintah, perlu pengaturanmengenai tatacara pengadaan pekerjaan konstruksi dan jasa konsultansi yang jelas dan komprehensif sehinggadapat menjadi pengaturan yang efektif dalam pengadaanbarang/jasa pemerintah;c.
 
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksudpada huruf a dan huruf b perlu menetapkan PeraturanMenteri;1.
 
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2000 tentang Usaha dan Peran Masyarakat JasaKonstruksi (Lembaran Negara RI Tahun 2000 Nomor 63, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3955) sebagaimanatelah diubah terakhir dengan Peraturan PemerintahNomor 92 Tahun 2010 (Lembaran Negara RI Tahun 2010Nomor 157);2.
 
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi(Lembaran Negara RI Nomor 64 Tahun 2000, TambahanLembaran Negara Nomor 3957) sebagaimana telah diubahdengan Peraturan Pemerintah Nomor 59 Tahun 2010(Lembaran Negara RI Nomor 95 Tahun 2010);3.
 
Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2000 tentangPenyelenggaraan Pembinaan Jasa Konstruksi (LembaranNegara RI Tahun 2000 Nomor 65 Tambahan LembaranNegara Nomor 3957);4.
 
Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang
 
Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara;5.
 
Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentangKedudukan, Tugas dan Fungsi Kementerian Negara sertaSusunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Eselon IKementerian Negara Republik Indonesia;6.
 
Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentangPengadaan Barang/Jasa Pemerintah;7.
 
Keputusan Presiden Nomor 42 Tahun 2002 tentangPedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan BelanjaNegara sebagaimana telah diubah dengan PeraturanPresiden Nomor 53 Tahun 2010;8.
 
Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009;9.
 
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor08/PRT/M/2010 tentang Organisasi dan Tata KerjaKementerian Pekerjaan Umum;10.
 
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor21/PRT/M/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja UnitPelaksana Teknis Kementerian Pekerjaan Umum.11.
 
Peraturan Menteri Perindustrian RI Nomor 15/M-IND/PER/2/2011 tentang Pedoman Penggunaan ProdukDalam Negeri Dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.MEMUTUSKAN :
 
Menetapkan : PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM TENTANGSTANDAR DAN PEDOMAN PENGADAAN PEKERJAANKONSTRUKSI DAN JASA KONSULTANSI.Pasal 1Dalam Peraturan Menteri ini, yang dimaksud dengan :1.
 
Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah Pejabatpemegang kewenangan penggunaan anggaran pemerintah.2.
 
Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan olehKepala Daerah untuk menggunakan APBD.3.
 
Satuan Kerja yang selanjutnya disebut Satker adalah Satuan Kerja yangmenyelenggarakan kegiatan yang dibiayai dari dana anggaranpemerintah.4.
 
Kepala Satuan Kerja yang selanjutnya disebut Kasatker adalah KuasaPengguna Anggaran dan/atau Barang.5.
 
Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa.6.
 
Unit Layanan Pengadaan yang selanjutnya disebut ULP adalah unitorganisasi yang berfungsi melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa yangditetapkan oleh Menteri dan bersifat permanen.7.
 
Pejabat Pengadaan adalah personil yang memiliki Sertifikat KeahlianPengadaan Barang/Jasa yang melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa.8.
 
Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah panitia/pejabat yang
 
ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasilpekerjaan.9.
 
Penyedia Barang/Jasa adalah badan usaha atau orang perseorangan yang menyediakan Pekerjaan Konstruksi/Jasa Konsultansi.10.
 
Pekerjaan Konstruksi adalah seluruh pekerjaan yang berhubungandengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisiklainnya.11.
 
 Jasa Konsultansi adalah jasa layanan profesional yang membutuhkankeahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakanadanya olah pikir (
brainware 
).12.
 
Pekerjaan Kompleks adalah pekerjaan yang memerlukan teknologi tinggi,mempunyai risiko tinggi, menggunakan peralatan yang didesain khususdan/atau pekerjaan yang bernilai diatas Rp100.000.000.000,00 (seratusmiliar rupiah).13.
 
Kontrak kerja konstruksi adalah keseluruhan dokumen yang mengaturhubungan hukum antara Pejabat Pembuat Komitmen dengan PenyediaBarang/Jasa dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa.14.
 
Ahli Hukum Kontrak adalah seorang/pejabat ahli yang dapat memberikanpendapat terhadap Kontrak untuk pekerjaan konstruksi dan jasakonsultansi yang bernilai di atas Rp 100.000.000.000 (seratus milyarrupiah) dan/atau yang bersifat kompleks sebelum di tandatangani olehpara pihak.15.
 
Pemerintah Pusat, selanjutnya disebut Pemerintah, adalah PresidenRepublik Indonesia yang memegang kekuasaan pemerintahan negaraRepublik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang DasarNegara Republik Indonesia Tahun 1945.16.
 
Pejabat Eselon I atau Pimpinan Unit Kerja setara Eselon I adalahSekretaris Jenderal/Sekretaris Menteri/Sekretaris Utama/SekretarisDaerah, Inspektur Jenderal, Kepala Badan, dan Direktur Jenderal/Deputi.Pasal 2
(1)
 
Peraturan Menteri ini dimaksudkan untuk digunakan sebagai acuandalam pelaksanaan pengadaan pekerjaan konstruksi dan jasakonsultansi dalam penyelenggaraan jasa konstruksi.
(2)
 
Peraturan Menteri ini bertujuan agar pelaksanaan pengadaan pekerjaankonstruksi dan jasa konsultansi dalam penyelenggaraan jasa konstruksilebih operasional dan efektif.Pasal 3Ruang lingkup berlakunya Peraturan Menteri ini adalah untuk:
a.
 
Pengadaan pekerjaan konstruksi dan jasa konsultansi dalampenyelenggaraan jasa konstruksi yang pembiayaannya baik sebagian atauseluruhnya bersumber dari anggaran pembangunan pemerintah(pusat/daerah).
b.
 
Pengadaan pekerjaan konstruksi dan jasa konsultansi yang dananyabersumber dari pemerintah sebagaimana dimaksud pada ayat (1)mencakup Pengadaan pekerjaan konstruksi dan jasa konsultansi yang

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->