The author has disabled downloads on this document.
Are you interested in downloading Bani Hasan Sosok Turobi Yang Penuh Keanehan? You can easily send the publisher a message on Scribd.
by cahdammaj
Bani Hasan, Sosok Turobi yang Penuh Keanehan 1
BANI HASAN, SOSOK TUROBI
YANG PENUH KEANEHAN
Siapakah Bani Hasan, mungkin pembaca sudah mengetahui dalam artikel berjudul
“Bukan Sekedar Tanggapan, Namun Pelajaran Teruntuk Bani Hasan & Kawan-
Kawan” dan “Ketika Hujjah Tak Lagi Menjadi Prioritas Utama”, karya sobat kami
Abu Mahfudzh.
Sedikit meluruskan, tertera dalam tulisan sobat kami Abu Mahfudz, bahwa saudara
Bani Hasan hadir dalam acara penunjukan Al Ustadz Abdul Hadi, sebagai ketua
Yayasan Ta’zhimus Sunnah, di Grudo, Ngawi. Yang benar adalah saudara Ahmad
Hasan bin Mukiyi, yang biasa disebut Hasan yang hadir, bukan Bani Hasan. Bani
Hasan (sekitar 24 th), masih kuliah di Teknik UGM, sementara saudara Ahmad Hasan
lainnya adalah Arif Hasan dan Fuad Hasan (sekitar 18 tahun).
Marilah kita simak lembar-lembar berikut ini, mudah-mudahan bisa menyingkap
“tirai” siapakah sebenarnya Bani Hasan itu.
Kekompakan Ibnu Mukiyi rahimahullah
“Ruh-ruh adalah pasukan tentara maka yang saling mengenal akan bergabung dan
yang saling mengingkari akan berselisih." [HR. Al-Bukhari: 3158]. Demikianlah
Rasulullah menyebutkannya dalam hadits shahih yang menyebutkan apabila hati
manusia itu sepakat dan saling mengenal, maka akan menyatu, dan demikian pula
sebaliknya.
Nampaknya kekompakan dan bersatunya ruh keluarga Bin Mukiyi rahimahullah
dalam masalah Turobiyah tidak disangsikan lagi. Dalam email Bani Hasan
bani_hsn@yahoo.com tanggal 26 Januari 2009 pukul 08.57 WIB, dinyatakan : “…
semoga dlm waktu dkt kami diberi kemudahan mencetak buku dari thullabul
ilmi dammaj yg akan memberi keterangan tentang fitnah di yaman”. Baik
Ahmad Hasan, Arif Hasan, maupun Bani Hasan, jelas nampak kekompakannya dalam
mendukung Turobiyah.
Implementasinya, buku berjudul “Konspirasi & Makar Terhadap Darul Hadits
Dammaj” yang dicetak CV Raya Agung, penerbit Raya Agung Media (RA Media) ini
dipromosikan sang kakak, Ahmad Hasan dan juga oleh Bani Hasan (wakil manajer
CV Raya Agung). Sementara Fuad Hasan kebagian sebagai “tameng” menjadi sang
Editor dan Arif Hasan tentunya punya peran langsung di percetakan Raya Agung,
karena berposisi aktif di Ngawi.
Kalau sang kakak tertua, Ahmad Hasan lebih suka ber-SMS ke beberapa nomor yang
tertera di daftar Agen majalah Asy Syariah dan nomor lainnya, misal dengan kalimat :
“Bismillah, hanya dg mengharap Ridho Allah Telah terbit buku
“konspirasi&makar thdp Darul Hadist Dammaj”&” membongkar hizbiyah
Luqman Baabduh”. Barokallahu Fikum..” Siapa pengirimnya, baru dijawab :
“Ahmad Hasan Abu Hanifah. Barokallahu Fikum.” Inilah bukti keterlibatan aktif
sang anak sulung Bapak Mukiyi rahimahullah.
Bani Hasan, Sosok Turobi yang Penuh Keanehan 2
Sebagai kakak tertua, peran pendidikan, arahan sang anak sulung Ahmad Hasan,
sepeninggal Ayahnya, tentulah amat dibutuhkan oleh adik-adiknya. Itulah sebabnya
Hasan memilih melanjutkan bisnis fotokopi dan percetakan yang dirintis sang Ayah,
adik-adiknya pun dihasung untuk melanjutkan bisnis tersebut.
Kendati kerap disaksikan oleh tak hanya 1 orang ikhwan, bahwa percetakan Raya
Agung kerap pesanan fotokopi, percetakan yang bergambar makhluk hidup, parpol,
undangan maksiat, dst. Namun Hasan tak goyah dalam menghasung saudarasaudaranya
untuk melanjutkan bisnis tersebut. CV Raya Agung tercatat pernah
menerima order mencetak yang nyerempet maksiat, bahkan nabrak syariat. Pesanan
dari Bupati Ngawi, yakni pengadaan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dari
Depkes) sebagai contohnya. Kita tanyakan buku KIA model manakah yang aman dari
gambar makhluk hidup, lihat di footnote contoh buku KIA yang disebarkan sejak
tahun 2005 1 ?
Maka tak heran bila si Bani Hasan mengungkapkan dengan jujurnya pada tanggal 26
Januari 2009 pukul 08.57 WIB dengan ucapan : “alhamdulillah bisnis semakin
lancar, untuk cetakan gambar bernyawa dan order partai menjelang pemilu
sudah kami tolak kurang lebih 80%. semoga kami bisa segera berlepas diri dari
perkara tsb...” Ya, engkau masih bergelima
14 Pages
Date Added |
02/23/2009 |
Category |
|
Tags |
|
Groups |
|
Copyright |
|
More info » |
|