Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporan Praktikum Pengambilan Sampel Air dan Usap Alat Makan

Laporan Praktikum Pengambilan Sampel Air dan Usap Alat Makan

Ratings: (0)|Views: 1,609 |Likes:
Published by Neni Purwandari
Laporan Praktikum Pengambilan Sampel Air dan Usap Alat Makan
Laporan Praktikum Pengambilan Sampel Air dan Usap Alat Makan

More info:

Published by: Neni Purwandari on Feb 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/05/2013

pdf

text

original

 
LAPORAN PRAKTIKUMMIKROBIOLOGI
Hari, Tanggal : Selasa,18 Oktober 2011Materi Praktikum : Teknik Pengambilan Sample Air dan Alat UsapTujuan Praktikum : Mengetahui cara teknik pengambilan sampel cairA.
 
DASAR TEORI
Bakteri merupakan salah satu mikroba yang mudah hidup dan terdapat dimana saja.Dibanding mikrobia lain jumlahnya terbanyak. Penyebarannya umumnya lebih beragamAgar dalam penelitian tidak terjadi kontaminasi dari bakteri yang di maksud diharuskanuntuk mensterilisasikan terlebih dahulu. Sterilisasi sendiri berarti membaebaskan alat-alatdari mikrobia/organisme.
 Jenis Sample Cair 
1.
 
Air Kran2.
 
Air Sumur Gali3.
 
Air Sungai4.
 
Air Kolam Renang5.
 
Air Mata Air6.
 
Air LimbahUntuk mengambil contoh perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut:a.
 
Bagian botol yang akan berhubungan dengan air dihindarkan dari kontaminasi (botolharus tetap tertutup sampai saat diisi).b.
 
Masih cukup udara di dalam botol untuk dapat mencampur contoh sebelumdiperiksa.Perlu diingat bahwa volume minimum contoh untuk pemeriksaanbakteriologis adalah 100ml.c.
 
Tutup botol dan kertas pelindung diambil sebagai satu kesatuan,dipegang antara jaritangan kalau tidak mungkin memegang antara jari tangan,tutup botol beserta kertaspelindung dapat diletakan terbalik di tempat yang kering.d.
 
Botol dipegang dibagian bawah, diisi tanpa dibilas dan segera tutup kembali setelahdiisi.e.
 
Pengambilan contoh secara aseptis.
 
B.
 
ALAT DAN BAHAN
Alat : Bahan :1.
 
Krustang2.
 
Lampu Bunsen3.
 
Botol Sample4.
 
Alat makan(piring/gelas)5.
 
Korek api6.
 
Kapas7.
 
Lidi kapas steril8.
 
Plastic transparan1.
 
Sample cair2.
 
Alcohol 70%3.
 
PBS
C.
 
CARA KERJAPengambilan contoh air kran:
a.
 
Pilih kran yang paling sering digunakanb.
 
Kran dibuka selebar mungkin selama 2-3 menitc.
 
Setelah 2-3 menit kran dimatikan kemudian mulut kran disterilkan dengan caradibakar dengan kapas yang telah diberi alkohol beberapa saat.d.
 
Bila kran dari plastik maka kran cukup disterilkan dengan alcohol 70%e.
 
Setelah disterilkan kran dibuka dengan aliran yang sedang, lalu ditampung di dalambotol sampel. Jangan lupa mulut botol disterilkan terlebih dahuluf.
 
Air ditampung kira-kira 2/3 volume botol.g.
 
Sebelum ditutup,botol disterilkan kembali baru ditutup.h.
 
Untuk pemeriksaan minimal diambil air 100mli.
 
Botol sampel tidak boleh diisi penuh karena:1). Memberi kesempatan bakteri untuk tetap hidup2). Memudahkan dalam penggojokan sampel. j. Setelah selesai lalu botol diberi kertas label yang telah disiapkan. Label berisi data-data: nama pengirim, alamat pengirim,tanggal dan jam pengambilan, tempatpengambilan, jenis sampel dan jenis pemeriksaan.
Pengambilan sampel piring dengan usap alat ( Sweb)
 
a.
 
Plastic transparan berlubang dengan ukuran 10cm
2
disterilkan dengan alcohol 70%.b.
 
Letakkan plastic transparan tersebut pada tengah-tengah piring/ gelas.c.
 
Usapkan lidi kapas steril yang telah dibasahi dengan PBS ke bagian lubang tersebut.d.
 
Ulangi pengusapan piring/gelas tadi dengan lidi kapas steril yang kering (tanpadibasahi dengan PBS).e.
 
Masukkan lidi kapas yang telah digunakan ke dalam tabung reaksi yang berisi mediaPBS 10ml.f.
 
Tabung reaksi ditutup kembali dengan kapas secara steril dengan cara aseptis.g.
 
Beri label dengan keterangan seperlunya.
D.
 
PEMBAHASAN
contoh air ( water sampling ) merupakan salah satu bagian yang taterpisahkan dari system pengukuran kualitas air, yaituuntuk mendapatkan data kualitas air yang akurat dan valid (refresentatif).Pada pengambilan sampel air yang dilakukan pada praktikum inimenggunakan sampel air kran dimana cara pengambilan tersebut haruslahberdasarkan prinsip aseptis. Begitu pula untuk pengambilan sampel alatmakan yang bertujuan untuk memeriksa angka kuman pada alat makantersebut tetap berdasarkan prinsip aseptis sesuai dengan prosedur kerja yangtelah disebutkan.
E.
 
KESIMPULAN
1.
 
Teknik pengambilan sample terdiri dari beberapa teknik, tergantung dengan contohsample yang akan diambil.2.
 
Yang perlu diketahui sterilisasi alat mesti dilakukan agar tidak terjadi kontaminasi bakteriyang tidak diinginkan.

Activity (1)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Yanto Salemba liked this
Diksi Faisal liked this
Citrä Ðoank liked this
Oviey Ajoxs liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->