Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
17Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Manusia Dalam Kekuasaan Tuhan Ibarat Ikan Di Lautan (Tafsir al-Anfal 17)

Manusia Dalam Kekuasaan Tuhan Ibarat Ikan Di Lautan (Tafsir al-Anfal 17)

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 3,843|Likes:
Published by Isa Ansori
Penafsiran ayat tentang qudrah iradah Allah, Perbuatan Allah dan Perbuatan Manusia.
Penafsiran ayat tentang qudrah iradah Allah, Perbuatan Allah dan Perbuatan Manusia.

More info:

Published by: Isa Ansori on Feb 23, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/29/2012

pdf

text

original

 
TAFSIR SURAH AL-ANFAL: 17Oleh: Isa Ansori
َيِلْبُِَو ىَمَر َّا ّنِكََو َتْَمَر ْذِإ َتْَمَر َمَو ْُهَلََق َّا ّنِكََو ْُُلُْَ ْَلَف  (ٌِلَع ٌِَس َّا ّِإ ًََح ًءََ ُْِم َنِِمْؤُْا17)
Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akantetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketikakamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui. (al-Anfal: 17)
a.Asbabun Nuzul
Ada beberapa hadis yang dikatakan oleh para ulama tafsir sebagai asbabunnuzul dari ayat ini, ialah:1.Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa pada waktu peperangan Uhud,Ubay bin Khalaf )pihak musuh( bermaksud menyerang Nabi saw. - dandibiarkan oleh kawan-kawannya yang pada waktu itu menyongsong pasukanRasulullah - akan tetapi dihadang oleh Mush`ab bin'Umair. Rasulullah saw. melihat bagian dada Ubay yang terbuka antara baju dan topinya, lalu ditikam olehRasulullah saw. dengan tombaknya. Ubay jatuh rebah dari kudanya serta salahsatu tulang rusuknya patah, akan tetapi tiada mengeluarkan darah. Teman-temanUbay datang mengerumuninya saat ia meraung-raung kesakitan. Mereka berkata:"Alangkah pengecutnya engkau, bukankah itu hanya goresan sedikit saja?" Ubaymengatakan bahwa Rasulullah saw. telah menikamnya, seraya mengingatkan sabdaRasulullah yang bersumpah: "Seandainya yang terkena kepada Ubay itu terkena pula pada sekampung Dzilmajaz )nama suatu daerah(, pasti mereka akan matisemuanya." Ubay bin Khalaf mati sebelum sampai ke Mekah. Turunnya ayat ini)al-Anfal: 17( berkenaan dengan peristiwa tersebut, sebagai penegasan bahwasebenarnya Allah-lah yang membunuhnya.1
 
Diriwayatkan oleh al-Hakim dari Said bin al-Musayyab yang bersumber dari bapaknya.
 Isnad 
Hadits ini sahih, hanya saja
 gharib.
1
2.Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa pada peperangan Khaibar, Rasulullah saw.meminta panah, dan memanahkannya ke benteng. Anak panah tersebutmengenai Ibnu Abil Haqiq )pihak musuh( hingga ia pun terbunuh di tempattidurnya. Allah menurunkan ayat ini )al-Anfal: 17( berkenaan dengan peristiwatersebut, sebagai penegasan bahwa yang melempar panah itu adalah Allah swt..Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari `Abdurrahman bin Zubair.Hadits ini
mursal, sanadnya jayyid (baik),
akan tetapi
 gharib.
2
3.Hadits yang masyhur berkenaan dengan turunnya ayat ini )alAnfal: 17( adalah peristiwa yang tejadi dalam peperangan Badr, di waktu Rasulullah saw.melemparkan segenggam batu-batu kecil hingga menyebabkan banyak yangmati di kalangan musuh.Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa di waktu peperangan Badr, para shahabatmendengar suara gemuruh dari langit ke bumi, seperti suara batu-batu kecil jatuhke dalam bejana. Rasulullah saw. melempari lawannya dengan batu-batu kecil tadisehingga kaum Muslimin pun menang. Ayat ini )al-Anfal: 17( turun berkenaandengan peristiwa tersebut, yang menegaskan bahwa sesungguhnya yang melemparkan batu-batu itu adalah Allah di saat Nabi melemparkannya. Diriwayatkan oleh IbnuJarir, Ibnu Abi Hatim, dan ath-Thabarani, yang bersumber dari Hakim binHizam.Diriwayatkan pula oleh Abusy Syaikh yang bersumber dari Zabir danIbnu 'Abbas. Dan diriwayakan pula oleh Ibnu Jarir dari sumber lain, tapi
mursal.
3
Berkata Ali bin Abi Thalhah dari Ibn Abas: “Pada saat perang Badr, Rasulullah sawmengangkat kedua tangan beliau dan berdo’a: “Ya Allah , jika tidak Engkau binasakanmereka )para musuh(, maka Engkau tidak akan disembah lagi di muka bumi selamanya!”,Lalu malaikat Jibril berkata kepada Rasul: “Hai Muhammad, ambillah segenggam debu lalu
1
 
 Asbabun Nuzul: Latar Belakang Historis Turunnya Ayat-ayat al-Qur’an.
Edisi ke 2. TimEditor: H.A.A. Dahlan, M. Zaka Alfarisi. Bandung: Penerbit Diponegoro, 2004. hal. 236.
2
 
 Ibid.
3
 
 Ibid.
2
 
lemparkan kea rah wajah mereka!”. Lalu Rasul mengambil segenggam debu danmelemparkan kea rah wajah mereka, maka tak seorang pun dari kaum musyrikin kecualimatanya, lubang hidungnya, dan mulutnya terkena debu yang segenggam itu, lalu merekamelarikan diri..
4
Diriwayatkan sesungguhnya para sahabat Rasul saw. ketika telah selesai dari perang Badr, masing-masing dari mereka menceritakan perbuatan-perbuatanapa saja yang telah mereka kerjakan: “Aku telah membunuh dengan begini”;“Kalau aku begini”. Datang dari melakukan pekerjaan itu dengan bangga dansejenisnya. Lalu diturunkan ayat itu )al-Anfal: 17( sebagai pemberitahuan bahwa Allah-lah yang telah membunuh mereka dan berkuasa atas segalasesuatu.
5
4.Ada yang mengatakan bahwa yang dimaksud dengan
ar-ramyu
)melempar,memanah( adalah lemparan Rasulullah pada waktu perang Hunain.Diriwayatkan oleh Ibn Wahab dari Malik.Malik berkata: “Tak seorangpun dari musuh yang tidak terkena lemparanRasul pada waktu itu”. Ibn Qasim juga meriwayatkan hadis sejenis.
6
b.Tema/Topik dari al-Anfal: 17
Surah al-Anfal: 17 ini memiliki satu tema pokok, dan tema lain yangmerupakan penafsiran dari tema pokok.1.Tema/Topik utama dari al-Anfal: 17 ini adalah manusia harus berjuang dan bekerja keras untuk mencapai tujuannya, dalam rangka mengabdi kepadaAllah. Sebagaimana Rasulullah dan para sahabat berusaha, berjuang dan berperang di jalan Allah, untuk menegakkan panji Islam dan beribadahmencapai ridla-Nya. Allah turut serta dalam perbuatan dan usaha kerasnya itu.Pada ayat ini, Allah menunjukkan kekuasaan-Nya dengan membantuRasulullah dan kaum Muslimin mengalahkan musuh-musuh Allah dan Rasul- Nya serta kaum Muslimin.
4
Ibn Katsir.
Tafsir Ibn Katsir.
Dalam CD Holy Qur’an.
5
al-Qurthubi.
Tafsir al-Qurthubi.
Dalam CD Holy Qur’an.
6
 
 Ibid.
3

Activity (17)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Isa Ansori liked this
Pendowo Limo liked this
Revan Error'd liked this
Isa Ansori liked this
Wahyu Imam liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->