Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Manfaat Terapi Relaksasi Napas Dalam pada Lansia dengan Hipertensi

Manfaat Terapi Relaksasi Napas Dalam pada Lansia dengan Hipertensi

Ratings: (0)|Views: 476 |Likes:
Published by Muhamad Umar Chatab
Skripsi Bab II (Manfaat Terapi Relaksasi Napas Dalam pada Lansia dengan Hipertensi). Pengertian Hipertensi dan lansia, Dampak Hipertensi, Pengertian Terapi Relaksasi Napas Dalam dan Yoga.
Skripsi Bab II (Manfaat Terapi Relaksasi Napas Dalam pada Lansia dengan Hipertensi). Pengertian Hipertensi dan lansia, Dampak Hipertensi, Pengertian Terapi Relaksasi Napas Dalam dan Yoga.

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Muhamad Umar Chatab on Feb 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/17/2013

pdf

text

original

 
BAB IITINJAUAN PUSTAKAA.
 
Hipertensi1.
 
Pengertian Hipertensi
Hipertensi merupakan gangguan sistem peredaran darah yang menyebabkankenaikan tekanan darah di atas nilai normal (140/90 mm Hg atau lebih). Menurutsumber dari WHO tahun 2012.Menurut Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL),Tjandra Yoga Aditama,
“Hipertensi merupakan
 penyakit berbahaya tersembunyi yang bisa mematikan. Karena, tidak ada gejala atau tanda khas untuk peringatandini. Bahkan banyak orang merasa sehat dan energik bisa menyimpan gejalahipertensi. Berdasarkan Riskesdas 2007, sebagian besar kasus hipertensi di
masyarakat belum terdiagnosis,”
1
 Hipertensi menjadi penyakit
 silent killer 
karena pada sebagian besar kasustidak menunjukan gejala apapun. Hingga pada suatu hari hipertensi menjadistroke, dan serangan jantung yang menjadikan penderita meninggal. Bahkan sakitkepala yang sering menjadi indikator hipertensi tidak terjadi pada beberapa orangatau dianggap keluhan ringan yang akan sembuh dengan sendirinya.
2
 
1
Tjandra
Yoga Aditama, “Cara Mencegah Hipertensi,”
2
Ulfa Nurrahmani, S.kep., Ns,
Stop ! Hipertensi
(Yogyakarta: Familia, 2012), h. 4.
 
Penyakit ini dikenal juga sebagai
heterogeneous group of disease
karena dapatmenyerang siapa saja, tidak memandang umur dan status sosial ekonomi.
3
 Para ahli maupun beberapa lembaga kesehatan memberikan klasifikasi tekanandarah yang berbeda-beda. Secara umum tekanan darah yang ideal adalah 120/80(sistolik/diastolik).Batas normal adalah bila tekanan sistolik tidak lebih dari 140 mmHg dantekanan diastolik tidak lebih dari 90 mmHg. Tekanan darah dikategorikan tinggi jika tekanan sistolik lebih dari 160 mmHg, dan diastolik diatas 99 mmHg, dalamtiga kali pemeriksaan berturut-turut selama selang waktu 2-8 minggu. Sedangkanmenurut WHO, tekanan darah dianggap normal bila kurang dari 135/85 mmHg,dikatakan hipertensi bila lebih dari 140/90 mmHg, dan di antara nilai tersebutdigolongkan normal tinggi. Sedangkan klasifikasi hipertensi menurut WHO berdasarkan tekanan diastolik, yaitu:1.
 
Hipertensi derajat I, yaitu jika tekanan diastoliknya 95-109 mmHg.2.
 
Hipertensi derajat II, yaitu jika tekanan diastoliknya 110-119 mmHg.3.
 
Hipertensi derajat III, yaitu jika tekanan diastoliknya lebih dari 120 mmHg.Klasifikasi tekanan darah bagi orang dewasa usia 18 tahun ke atas yang tidak sedang dalam pengobatan tekanan darah tinggi, dan tidak menderita penyakitserius dalam jangka waktu tertentu menurut
Seventh Report of the Joint National Committe VII (JNC VII) on
 
 Prevention, Detection, Evaluation and Treatment of  High Blood Pressure
adalah sebagai berikut:
3
A. Martuti,
 Hipertensi, Merawat & Menyembuhkan Penyakit Tekanan Darah Tinggi
(Bantul:Kreasi Wacana, 2009), h. vi.
 
KATEGORI SISTOLIK DIASTOLIK 
 Normal < 120 < 80Prahipertensi 120 - 139 80 - 89Hipertensi
≥140
 
≥ 90
 Stadium 1Stadium 2140 - 159160 -
≥180
 90 - 99100 -
≥110
 
Dr. Mark Pa’lyne memperingatkan kepada mereka
yang sudah cenderungmemiliki penyakit tekanan darah tinggi untuk selalu mewaspadai diastoliknya.Batas normal diastolik untuk usia 20-60 tahun berkisar 90-100 mmHg, sedangkanuntuk usia di atas 65 tahun 100-110 mmHg. Sedangkan dr. Sadoso Sumosardjuno,DSOK, menganjurkan untuk berhati-hati jika angka diastolik di atas 85 mmHg.
 National Institute of Health,
sebuah lembaga kesehatan nasional di AmerikaSerikat, mengklasifikasikan tekanan darah sebagai berikut:
KATEGORI SISTOLIK DIASTOLIK 
 Normal
≤ 119
< 79Prahipertensi 120 - 139 80
 – 
89Hipertensi derajat 1 140 - 159 90
 – 
99Hipertensi derajat 2
≥ 160
 
≥ 100
 Masih di Amerika, berdasarkan data Pusat Kesehatan Jantung, Paru-paru, danDarah (NHLBI), bahwa tekanan darah 140/90 mmHg dan selebihnya tergolong

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->