Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
04 bab 3

04 bab 3

Ratings: (0)|Views: 1,295|Likes:
Published by Denok sisilia

More info:

Published by: Denok sisilia on Feb 24, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See More
See less

06/14/2009

 
Budi Pekerti 
39
Pelajaran
Budi Pekerti
3
AMenemukan Hal-Hal Menarik dari Dongeng
Tujuan pembelajaran:
Setelah mempelajari materi pada subbab ini, kamu diharapkan dapat:1.menemukan hal-hal menarik dari dongeng,2.memberikan komentar tentang baik dan buruk pada sebuah dongeng.
Tentunya kamu pernah membaca buku cerita dongeng. Dongeng apakah yang kamusukai? Cobalah kamu ingat-ingat buku cerita dongeng apa saja yang pernah kamu baca!Serta dongeng apa saja yang pernah diceritakan oleh ayah atau ibu sewaktu kamu masihkecil? Sekarang kamu akan berlatih untuk mengulas dan mengomentari buku cerita.
Ketamakan An Li
Oleh Rikianarsyi A
Di sebuah kota, hiduplah seorang saudagar kaya namun tamak yang bernamaAn Li. Suatu hari, saat An Li sedang berjalan-jalan, ia mendengar percakapandua penduduk desa."Menurut cerita, di dalam hutan itu, ada sebuah bukit sakti. Bukit itu bisamelipat-gandakan kekayaan …"An Li penasaran. Ia terus menguping sampai akhirnya ia tahu di mana letak bukit yang dibicarakan kedua orang itu.Tanpa membuang waktu, An Li segera pergi ke bukit sakti itu. Ia pergi kehutan yang terletak di tepi kota itu. Belum lama ia masuk ke hutan itu, tiba-tibamuncullah seorang pertapa tua di hadapan An Li."Pertapa tua, betulkah ada bukit sakti di dalam hutan ini?" tanya An Li.Pertapa itu langsung menjelaskan. "Bukit itu akan segera kau temukan begituaku pergi. Dakilah bukit itu. Di sana terdapat empat tangkai mawar biru. Kauhanya boleh memetik satu tangkai.
 
40
 Aktif Berbahasa Indonesia Kelas VII SMP/MTs
Jangan berbalik ke mawar yang sudah kau lewati! Ingatlah pesanku. Keserakahanakan menghancurkanmu. Menyesal tak ada gunanya," lanjutnya lalu menghilang.Pada saat itu juga, muncul sebuah bukit hijau di hadapan An Li. Saudagaritu agak takut. Namun, ia mengikuti petunjuk pertapa tua tadi.Setelah An Li mendaki, ia menemukan setangkai mawar biru yang tumbuhdi tanah. An Li segera mendekat. Saat jemari An Li menyentuh helai mahkotamawar tersebut, muncullah peri kecil. Sambil tersenyum sang Peri berkatalembut,"An Li, bila kau memetik mawar ini, maka hartamu akan berlipat limakali. Kau akan menjadi orang terkaya di kotamu.""Ah, tanpa memetik kau pun, aku sudah menjadi orang terkaya di kotaku, "An Li pun meninggalkan mawar pertama.Beberapa saat kemudian, An Li menemukan mawar kedua."Mawar kedua ini akan membuatmu menjadi orang terkaya di seluruh negeri,An Li," Ucap peri penjaga mawar itu."Huh, tanpa mawar ini pun sebentar lagi aku pasti bisa melebihi kekayaan KaisarChen," jawab An Li sombong lalu melanjutkan perjalanannya.Lalu sampailah An Li pada mawar ketiga. Muncul peri yang berkata, "Petiklahmawar ketiga ini, An Li. Kau akan menjadi orang terkaya di pulau.""Mawar pertama membuatku menjadi orang terkaya di kota. Mawar keduamembuatku menjadi orang terkaya di negeri. Mawar ketiga ini membuatku menjadiorang terkaya di pulau. Hahaha berarti mawar keempat akan membuatku menjadiorang terkaya di dunia!" ucap An Li penuh ketamakan.Ia lalu bertekad menemukan mawar keempat. An Li berlari penuh semangatmencari mawar keempat.Setelah mendaki cukup lama, barulah mawar keempat terlihat. An Li segeramendekat. Dengan penuh ketamakan, tangan An Li mencabut mawar itu hingga keakar-akarnya.Anehnya, pada saat tangannya menggenggam mawar tersebut. Warna biru mawaritu langsung berubah menjadi hitam. Bersamaan dengan itu, muncul peri penjagamawar keempat. Wajahnya sangat mengerikan."Ingatlah An Li, ketamakan dan rasa tidak puas hanya akan menghancurkanmu!Dengan memetik mawar ini, terlihat betapa tamaknya engkau! Tahukah kau apa yangakan mawar ini berikan untukmu jika kau memetiknya?" tanya sang peri penuhkemarahan."Aku akan menjadi orang terkaya di dunia kan?" tanya An Li gugup."Tidak akan! Mawar keempat yang telanjur kau petik itu akan membuatmumenjadi orang paling miskin di dunia. Hartamu akan habis! Terimalah akibat dariketamakanmu, An Li!" seru sang Peri.
 
Budi Pekerti 
41
Ucapan tersebut seketika membuat An Li berada di kotanya sendiri."Malangnya nasib Tuan An Li. Baru tadi pagi kudengar empat kapal dagangnyatenggelam. Kini rumah dan hartanya terbakar habis. Bahkan kereta kudanya jugadirampok tadi siang!" sayup-sayup An Li mendengar persakapan sekelompok penduduk kota."Hei, lihat! Pengemis itu mirip sekali dengan Tuan An Li!" seru seorang anak kecil kepada temannya, saat ia melihat An Li.An Li langsung melihat dirinya sendiri. Benar saja. Baju yang kini ia pakai sudahcompang-camping. An Li terjatuh lemas. Tak ada lagi yang bisa dilakukannya saat ini.Andai saja mawar pertama, kedua, dan ketiga membuatnya puas. Andai saja ia tidak mendengarkan percakapan tentang harta yang bisa dilipatgandakan… Andai saja iatak tamak.Memang benar apa yang dikatakan sang Pertapa Tua. Tak ada gunanya menyesal.Semua ini terjadi karena ia tak pernah puas dan bersyukur atas apa yang ia miliki.
Sumber:
 Bobo
, 22 Februari 2007
Setelah kamu membaca cerita dongeng tersebut, apa penilaianmu tentang cerita itu? Cobaperhatikan hal-hal berikut.1.Data bukuCerita dongeng berjudul "Ketamakan An Li" Bobo HargaRp7.500.00.2.Ringkasan ceritaSeorang saudagar kaya namun tamak. Ketika dihadapkanpada suatu pilihan, keserakahan memenuhi saudagar itu.Kekayaan yang telah dimiliki sirna karena keserakahannyasendiri.3.KomentarSangat menarik, karena terdapat suatu amanat atau pesan yangmengharuskan kita untuk selalu menahan diri dari kese-rakahan dunia. Nikmati apa yang telah Tuhan berikan kepadakita, janganlah mengikuti hawa napsu duniawi semata.4.PenilaianDongeng ini sangat menarik ketika kita baca, terlebih jikaada ilustrasi gambar dan warna menarik yang menggam-barkan seuasana dongeng pada waktu itu.Dalam memberikan sebuah komentar terhadap suatu cerita dongeng, tidak bolehmengatakan itu baik atau buruk sebelum kita tahu mengapa itu disebut baik atau buruk.Agar kamu dapat mengomentari cerita dongeng, perhatikan panduan berikut ini!1.Judula.Sangat menarik.b.Menarik.c.Biasa.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->