• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
Quality Assurance
Dr. Dody Firmanda, Sp.A, MA.Ketua Komite MedikRSUP Fatmawati, Jakarta.
Pendahuluan
Istilah dan definisi ‘mutu’ mempunyai arti/makna dan perspektif yang berbedabagi setiap individu tergantung dari sudut pandang masing masing. Dapatditinjau dari segi profesi medis/perawat, manajer, birokrat maupun konsumenpengguna jasa pelayanan sarana kesehatan.
1,2
(‘
Quality is different things todifferent people based on their belief and norms’ 
). (Lihat Gambar 1).Gambar 1. Berbagai perspektif dari mutu.
Disampaikan dalam Pelatihan Manajemen Mutu RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso diCisarua, 16 – 17 September 2005.
1
Firmanda D. Total Quality Management in Healthcare (Part One).
Indones J Cardiol Pediatr 
1999; 1(1):43-9.
2
Brook RH, McGlynn EA, Shekelle PG. Defining and measuring quality of care: a perspectivefrom
 
US researchers.
Int J Qual Health Care
2000;12(4): 281-5.
1
 
Perkembangan (Evolusi) Mutu
Perkembangan akan ‘mutuitu sendiri dari cara
inspection
’,
quality control 
,
quality assurance
sampai ke
total quality 
sangat bervariasi sesuai denganperkembangan ilmu. Jepang menggunakan istilah
quality control 
untukseluruhnya, sedangkan di Amerika memakai istilah
continuous quality improvement 
’ untuk ‘
total quality 
’ dan Inggris memakai istilah
quality assurance
untuk ‘
quality assurance’,
continuous quality improvement 
’ maupun untuk ‘
total quality 
’ dan tidak membedakannya. (Lihat Gambar 2).Gambar 2. Skema sederhana perkembangan mutu.Evolusi perkembangan mutu itu sendiri berasal dari bidang industri pada awalakhir abad ke sembilan belas dan awal abad ke dua puluh di masa perang duniapertama. Pada waktu itu industri senjata menerapkan kaidah ‘
inspection
’ dalam
2
 
menjaga kualitas produksi amunisi dan senjata. Kemudian Shewartmengembangkan dan mengadopsi serta menerapkan kaidah statistik sebagai
quality control’ 
serta memperkenalkan pendekatan siklus P-D-S-A (
lan,
D
o,
tudy dan
 A
ct) yang mana hal ini kemudian dikembangkan oleh muridnyaDeming sebagai P-D-C-A (
lan,
D
o,
heck dan
 A
ction). Kaidah PDCA inimenjadi cikal bakal yang kemudian dikenal sebagai
generic form of quality system’ 
dalam ‘
quality assurance’ 
dari BSI 5751 (British Standards of Institute)yang kemudian menjadi seri EN/ISO 9000 dan 14 000. (Lihat Gambar 3).Tatkala Deming diperbantukan ke Jepang dalam upaya memperbaiki danmengembangkan industri, beliau mengembangkan dengan memadukan unsur budaya Jepang ‘
kaizen’ 
dan filosofi Sun Tzu dalam hal ‘
benchmarking’ 
maupunmanajemen dan dikenal sebagai ‘
total quality’.
3
 
(Lihat Gambar 4)Gambar 3. Contoh dari model
Quality Assurance
versi ISO 9001:2000
3
Moss F, Palmberg M, Plsek P, Schellekens W. Quality improvement around the world: howmuch we learn from each other.
Qual Health Care
2000;8:63-6.
3
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...