Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
21Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Balance Scorecard

Balance Scorecard

Ratings:

4.77

(26)
|Views: 10,779|Likes:
Published by Msr A

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Msr A on Feb 24, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See More
See less

09/28/2013

 
©
2001 digitized by USU digital libary
The Balanced ScorecardDra. Siti Mirhani MM.AkFakultas EkonomiUniversitas Sumatera Utara
Pendahuluan 
 
Balanced Scorecard sebagai suatu alternatif dalam mengukur kinerja, selainmempertimbangkan faktor financial juga faktor non financial. Dengan empat perspektif , yaitu customer, internal, learning and growth dan financial diharapkan dapatmemberikan penilaian yang komprehensif kepada manajemen. Sistem ini diciptakanuntuk menetapkan goals dan sekaligus melakukan pengukuran atas pencapaiannya,sehingga secara tidak langsung dalam applikasinya, sistem ini dapat dipakai sebagaialat penetapan strategi bagi perusahaan.Kemampuan perusahaan dalam mengelolaintangible assets-nya menjadi lebih menentukan keberhasilan perusahaan dibandingdengan pengelolaan tangible assets-nya. Intangible assets tersebut mencakup;pengembangan hubungan dengan customers, pengenalan produk baru, kemampuanmenghasilkan produk dan jasa yang customized high-quality dengan cost yang minimalkemampuan meningkatkan skills dan memberikan motivasi karyawan danberkemampuan mengembangkan teknologi informasi.Dalam lingkungan yang semakin kompetitif manajemen perusahaan harusdidukung untuk meningkatkan kinerjanya dengan cara menyempurnakan sistempengukuran kinerja tradisional karena dalam sistem pengukuran tradisional yangmenekankan pada ukuran keuangan sebagai tolok ukur kinerja memiliki keterbatasan.Keterbatasan ini sebagai akibat dari sistem akuntansi yang melayani berbagai tujuanuntuk pihak eksternal dan pihak internal secara sekaligus. Juga sistem akuntansi yangmemiliki banyak alternatif tekhnis akuntansi yang mungkin tidak sesuai untuk tujuantertentu serta ketidakpuasan terhadap ukuran keuangan dalam mengukur efisiensimanajemen. Informasi yang diperoleh dari ukuran yang bersifat keuangan tersebutselain keterbatasan tersebut tidak jarang cenderung menyesatkan.Disebabkan antara lain informasi yang dilaporkan hanya informasi yangquantified dan yang dapat diukur dengan uang, informasi yang dihasilkan lebih bersifatprakiraan dan informasi yang dilaporkan merupakan hal yang sudah terjadi.Pengukuran kinerja keuangan komprehensif seperti total biaya ataupun pendapatanakuntansi suatu divisi, tidaklah selalu dapat memenuhi tujuan pengambilan keputusantertentu.Beberapa perusahaan, saat ini telah menggunakan sistem pengukuran kinerjayang didasarkan pada financial dan non financial. Kecendrungan untukmengkombinasikan kedua ukuran inilah yang mendorong lahirnya suatu sistempengukuran kinerja baru yang telah dikembangkan, yaitu Balanced Scorecard yangdidefinisikan sebagai ; seperangkat ukuran yang memberikan pandangan yangmenyeluruh mengenai bisnis kepada para manajer secara cepat dalam lingkunganyang kompleks untuk sukses dalam persaingan. Metode ini dapat menterjemahkan misidan strategi kedalam set penaksiran kinerja secara menyeluruh yang akan dapatmenghasilkan kerangka kerja untuk strategi penaksiran dan sistem manajemen.Balanced Scorecard system (sistem pengukuran kinerja berimbang) merupakansistem pengukuran yang efektif yang menjadi bagian integral proses manajemen yangdapat memotivasi peningkatan dibidang-bidang penting seperti produk, prosesproduksi, kepuasan konsumen, serta pengembangan pasar.Dalam proses pengembangannya Balanced Scorecard meliputi langkah-langkahsebagai berikut :Pada langkah pertama yaitu persiapan dimana suatu organisasi harus menentukan danmendefinisikan unit bisnis yang sesuai dengan unit balanced scorecard system yang
 
©
2001 digitized by USU digital libary
akan dikembangkan biasanya unit bisnis yang memiliki sendiri konsumen, salurandistribusi, fasilitas produksi dan tolok ukur keuangan sendiri. Langkah penentuan danpengembangan visi, misi dan strategi perusahaan. Visi perusahaan ialah kemampuanatau daya perusahaan untuk melihat atau mengimajinasikan dirinya sendiri dimasadepan. Misi perusahaan artinya tugas khusus yang akan diemban oleh perusahaandalam mencapai tujuannya sehingga memberikan arah dan fokus bagi manajementerhadap aktivitas-aktivitasnya. Sedangkan strategi perusahaan didefinisikan sebagaiapa yang sedang dan akan dikerjakan organisasi. Langkah selanjutnya ,memformulasikan balanced scorecard dimana dapat mengintegrasikan tolok ukurkeuangan sebagai satu kesatuan tolok ukur kinerja. Selanjutnya mengimplementasikanbalanced scorecard dengan cara mengintegrasikannya kedalam filosofi manajemen danbudaya perusahaan, mengkomunikasikannya kepada karyawan dan mengembangkansistem informasi yang mendukung pengukuran kinerja menurut balanced scorecardsystem serta mengimplementasikan balanced scorecard kedalam aktivitas-aktivitasperusahaan sehari-hari. Langkah terakhir mengevaluasi balanced scorecard padasetiap akhir suatu periode yang telah ditetapkan sebagai saat evaluasi misalnyabulanan, semesteran atau tahunan dan mendiskusikannya kepada seluruh jenjangmanajemen sebagai bagian dari penetapan tujuan strategi perusahaan dan prosesalokasi sumber daya.Balanced scorecard system mempunyai peranan bagi manajemen sebagaiwahana untuk merencanakan kinerja jangka panjang perusahaan, membantumanajemen mengemban dan menjalankan misinya, balanced scorecard berfungsi untukmentransformasikan strategi-strategi perusahaan kedalam sistem pengukuran kinerjayang sesuai dengan sistem manajemen sehingga balanced scorecard systemmeningkatkan pemahaman dan konsistensi implementasi strategi-strategi perusahaan.Balanced scorecard juga membantu manajemen untuk melaksanakan visi perusahaandimasa mendatang, melakukan perubahan-perubahan utama didalam industri yangkompetitif, cepat berubah serta membantu manajemen untuk melihat dan memahamikomprehensif operasi perusahaan secara luas dan cepat.Walaupun Balanced Scorecard ini masih mempertahankan ukuran financial untukmenilai keberhasilan manajemen, namun Balance Scorecard mampu untuk menggalihasil keuangan dan secara bersamaan dapat memonitor kemajuan dari kemampuanintangible assets yang diperlukan dalam pertumbuhan yang akan datang.Balance Scorecard akan menggunakan ukuran keuangan untuk kinerja masalalunya untuk menaksir the driver dari kinerja dimasa yang akan datang. Tujuan danukuran dari Balance Scorecard diambil dari visi dan strategi perusahaan yangditerjemahkan kedalam tujuan dan ukuran tangible. Ukuran terebut akan menyajikankeseimbangan antara ukuran eksternal (pemegang saham dan pelanggan) dan ukuraninternal (bisnis, inovasi, learning and growth). Executive perusahaan akan dapatmenaksir unit bisnisnya yang akan menciptakan nilai sekarang dan pelanggan dimasayang akan datang untuk mencapai kemampuan intenal dan investasi dalam uang,sistem dan prosedur yang penting untuk menyempurnakan kinerja dimasa yang akandatang.Pada umumnya para manager sadar bahwa alat ukuran kinerja yang efektif harus merupakan bagian integral dari proses manajemen, namun mereka tidak pernahberfikir bahwa alat ukur tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan dansistem pengukuran kinerja yang diterapkan akan mempengaruhi perilakunya dalampengambilan keputusan. Mereka menginginkan perlu diciptakannya suatu sistempengukuran yang seimbang antar pengukuran yang bersifat financial dan pengukuranoperational.
Pembahasan 
 
©
2001 digitized by USU digital libary
Fokus dari Balanced Scorecard adalah untuk meningkatkan proses manajemendalam :1. Klarifikasi dan translasi dari visi dan strategi2. Komunikasi dan hubungan tujuan dan ukuran strategi3. Rencana set target dan aliansi inisiatif strategi4. Mencapai dan mempelajari strategi feedback.Balance Scorecard melakukan penilaian dalam penaksiran kinerja perusahaandengan 4 perspektif yaitu :I. financialII. customerIII. internal business processesIV. learning and growth,yang merupakan “drivers” dalam pencapaian keberhasilan di masa yang akan datang.Balanced Scorecard merupakan sistem yang dipakai untuk pengukuran kinerjaperusahaan yang mampu menyediakan informasi bagi manajemen dan pemegang sahamuntuk memberikan jawaban atas empat pertanyaan pokok, yaitu :1. Bagaimana pandangan pemegang saham atas kinerja perusahaan? (financialperspective)2. Bagaimana pandangan customers terhadap perusahaan ? (customers perspective).3. Apa yang dapat dunggulkan perusahaan (internal perspective).4. Dapatkah manajemen melakukan perbaikan dan menciptakan value secaraberkesinambungan? (learning and growth perspective).Sistem pengukuran yang menyajikan informasi dari empat perspektif yangberbeda tersebut dapat memaksimalkan informasi yang diperlukan oleh topmanagement. Keempat perspektif tersebut harus diberikan cakupan yang seimbang(balanced) dan terjadinya suboptimalisasi pada satu perspektif harus dihindarkan.
I. Financial Perspective.
Berdasarkan pengukuran kinerja keuangan ini dapat menunjukkan apakahimplementasi strategi perusahaan dalam pelaksanaannya memberikan peningkatan atauperbaikan. Dari sudut pandang secara financial ini berkaitan dengan masalahprofitabilitas, pertumbuhan dan nilai pemegang saham yaitu untuk mempertahankankelangsungan hidup perusahaan (to suvive) yang diukur dengan arus kas (cash flow)dan memperoleh keberhasilan perusahaan (to succed) yang diukur denganpertumbuhan pendapatan operasi per divisi serta memperolehkesejahteraan/kemakmuran perusahaan (to prosper) yang diukur dengan peningkatanmarket share per produk dan return on eqyuity.Dengan kata lain dalam perspektif keuangan ini sistem ukuran untuk bisnisadalah keuangan (financial) yang merupakan peran yang penting dalam kesuksesanpertumbuhan sehubungan dengan profit biasanya diukur dengan return on investment(ROI), operating income and cash budget, return on capital employed atau valueadded.Sasaran financial ini, antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya akanberbeda tergantung pada masing-masing stage of a business”s life cycle.Stage tersebut secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi 3 tahap dalam lifecycle perusahaan yaitu :1. GrowthPerusahaan yang terletak pada growth stage, sasaran financial secara keseluruhanadalah peningkatan pertumbuhan pendapatan dan pertumbuhan penjualan padasegmen pasar, customers dan area yang ditargetkan.2. SustainPerusahaan yang terletak pada sustain stage, yang menjadi sasaran financialadalah profitability. Operating income, gross margin, return on investment , return

Activity (21)

You've already reviewed this. Edit your review.
resta26 liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Astari Puruhita liked this
krisnaa_4 liked this
Mir Ndutwie liked this
akinarinet liked this
Dani Gafur liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->