Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
62Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Internal Auditor

Internal Auditor

Ratings:

4.61

(18)
|Views: 10,100 |Likes:
Published by Msr A

More info:

Published by: Msr A on Feb 24, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

05/30/2013

 
 
©2003 Digitized by USU digital library
1
INTERNAL AUDITORSUCIPTOJurusan AkuntansiFakultas EkonomiUniversitas Sumatera UtaraBAB IPENDAHULUAN
Dengan bertambah meningkatnya perkembangan ekonomi maka semakinbertambah pula perusahaan yang bergerak di berbagai bidang. Dalam perusahaanyang kegiatannya relatif kecil pimpinan perusahaan masih mampu untuk melakukanpengawasan langsung terhadap kegiatan perusahaan yang dipimpinnya. Padaperusahaan yang volume kegiatannya luas dan besar tidak mungkin lagi pengawasanlangsung dilakukan oleh pimpinan perusahaan. Dalam kegiatan seperti ini pimpinanbiasanya akan melimpahkan wewenangnya kepada bawahannya. Tetapi tanggung jawab terakhir atas pekerjaan bawahan tetap berada di puncak pimpinan.Untuk memberi keyakinan bahha apa yang dilaporkan bawahan tentangperusahaan adalah benar dan dapat dipercaya, maka pimpinan perusahaanmembutuhkan adanya internal auditor sebagai pengawasan di dalam perusahaan.Agar dapat tercapainya sistem pengawasan yang baik maka pimpinan perusahaanharus membentuk suatu bidang pengawasan yang dapat bertanggung jawab.Dengan adanya sistem pengawasan segala kebijaksanaan Pimpinan dapatdilaksanakan dengan sebaik-baiknya juga dapat mengamankan harta bendaorganisasi dan memperoleh data akuntansi yang tepat dan dapat dipercaya.Keberhasilan seorang pimpinan perusahaan dalam mengelola perusahannyadapat dilihat dari gambaran laporan keuangan yang menyajikan angka yang dapatdipercaya, tidak menyesatkan dan dapat dipertanggungjawabkan, untuk mencapaihal di atas maka diperlukan pengawasan yang bertanggung jawab terhadap sistempengawasan intern perusahaan yang disebut internal auditor. Dengan adanyainternal auditor yang dilakukan secara terus menerus maka penyelewengan dankecumngan dapat diatasi. Karena itu fungsi dari Internal Auditor harus dilaksanakansecara tepat yang sesuai dengan situasi perusahaan.
BAB IIA. Pengertian Internal Auditor
Pada mulanya, audit hanya terbatas pada kegiatan menguji, mencocokkan danmembuat laporan mengenai kewajaran laporan keuangan suatu perusahaan. Dalamtahap ini, audit lebih banyak berperan pada bidang finansial dimana bertujuanmenemukan dan mencegah kecurangan serta menemukan dan mencegah kesalahan.Sejalan dengan semakin besarnya skala perusahaan. manajemen mulaimerasakan audit yang tidak hanya terbatas pada bidang finansial saja, tetapidiperluas kepada bidang non finansial. Untuk memenuhi tuntutan ini, lahirlah internalaudit yang selain meliputi audit pada bidang finansial, juga meliputi evaluasiterhadap kecukupan sistem internal control dan kualitas kerja pelaksanaan dalamperusahaan. Internal audit adalah suatu fungsi penelitian yang bebas dibentuk dalam
 
 
©2003 Digitized by USU digital library
2suatu organisasi untuk memeriksa dan menilai kegiatan-kegiatan perusahaansebagai jasa bagi organisasi tersebut.Istilah internal auditor terdiri dari dua kata yaitu internal (intern) dan auditing(audit). Bila diartikan secara sederhana adalah suatu audit yang dilakukan oleh pihakintern dalam arti oleh perusahaan dengan menggunakan pegawai perusahaan itusendiri. Ini harus dibcdakan dcngan ekstemal auditing yaitu audit yang dilakukanoleh pihak luar perusahaan atau pihak yang independen, dalam hal ini akuntanpublik.The Institute of Internal Auditor dalam Statement of Responsibility of internalauditor yang dikeluarkan tahun 1957 menyatakan :"Internal auditing adalah suatu kegiatan penilaian yang independen dalam organisasiuntuk menilai operasi sebagai jasanya diberikan kepada manajemen. Jadi internalauditing merupakan pengendalian manajerial yang melaksanakan fungsinya,mengatur dan mengevaluasi keefektifan pengendalian lain". 1)Dari pengertian di atas maka sifat dari internal auditing adalah kegiatanpenilaian yang tidak memihak dalam suatu organisasi untuk mengadakan audit didalam suatu akuntansi yang diperlukan perusahaan, audit keuangan dan operasilainnya yang merupakan dasar untuk membantu manajemen. Pengertian lain dariinternal auditing seperti yang dikemukakan oleh Mulyadi, sebagai berikut:"Internal auditing merupakan kegiatan penilaian yang bebas, yang terdapat dalamorganisasi perusahaan yang dilakukan dengan care audit akuntansi, keuangan dankegiatan-kegiatan lainnya untuk memberikan jasa kepada manajemen".Tim yang melaksanakan fungsi auditing di dalam perusahaan disebut internalauditor, internal auditor mempunyai status sebagai pegawai melakukan auditmempunyai status sebagai pegawai perusahaan, keberhasilan tugas internal auditorditentukan dari kecakapannya dalam memanfaatkan setiap informasi yang ada, yangberhubungan dengan kegiatannya. Guna menjamin hasil kerja dari bagian perludiperhatikan kualifikasi yang baik dari pegawai bagian internal audit tersebut.S. Hadibroto antara lain menyatakan : “Auditor (pemeriksa) diharapkan menguasai berbagai bidang ilmu, yaitu : llmuEkonomi Manajemen, Hukum, Moneter dan sebagainya. Maka dari itu seyogianyabagai audit bertindak sebagai sebuah tim yang sifatnya multi disipliner”.Dari definisi yang dikemukakan oleh S. Hadibroto tersebut diketahui bahwapengangkatan star untuk internal audit haruslah berdasarkan kecakapannya, sebabselain menguasai disiplin ilmu lainnya seperti : ekonomi, hukum, keuangan, sisteminformasi dan komunikasi, statistik dan komputerisasi. Pengetahuan ini akan sangatmembantu bagi internal auditor dalam melaksanakan tugas audit intern. Tugas auditintern yang luas ini sudah pasti melibatkan berbagai personel dalam manajemendengan level yang berbeda-beda dan kepribadian yang tidak sama pula, sehinggapaling tidak audit intern dituntut untuk memahami behavior science dan proseskomunikasi.Bahagian internal auditing secara keseluruhan dapat dihagi atas dua kategori,yaitu:1. Financial audit2. Operasional audit
 
 
©2003 Digitized by USU digital library
3ad.1. Financial auditAudit yang dilakukan disini meliputi pembuktian kebenaran tentang adanyaharta kekayaan serta keabsahan dokumen-dokumen. Juga untuk meyakinkanadanya perlindungan, serta penilaian yang konsisten atas harta kekayaanperusahaan.Di samping itu di dalam audit juga tercakup untuk meyakinkan sertamengetahui apakah sistem akuntansi yang dibuat telah dapat dipercaya dan cukupbaik, kemudian membahas apakah pengawasan intern yang baik telah dijalankan.ad.2. Operasional AuditAudit pada bidang operasi akan mencakup setiap tahap kegiatan perusahaan,dimana pemeriksaan ini bertujuan untuk menilai apakah kebijaksanaaan perusahaan,pedoman standar kerja telah dipatuhi oleh para pelaksana demi untuk meyakinkanapakah para pelaksana telah memenuhi persyaratan yang dibutuhkan ditinjau darisegi latar belakang pendidikan, kemapuan dan pengalaman yang cukup untukmelakukan pekerjaannya.Dengan adanya kewajiban terhadap lembaga pemerintahan maka internalauditor akan melakukan audit apakah berbagai peraturnn pemerintah telah dipenuhi,demikian juga perjanjian kerja serta kewajiban kepada pihak luar telah dilaksanakansesuai dengan perjanjian. Oleh karena itu dengan adanya bagian internal auditoryang bekerja dengan baik, maka audit yang dilakukan oleh akuntan publik atasperusahaan akan lebih cepat.Sebagaimana mana dikemukakan di atas pengawasan intern tersebutdikepalai oleh satuan pengawasan intern yang selalu menilai dan mengawasi,penerapannya dengan baik. Sedangkan untuk menetapkan luasnya yang akandilaksanakan didasarkan pada sistem pengawasan intern yang ada pada perusahaanyang bersangkutan.
B. Fungsi dan Tanggung jawab Internal Auditor
Pada saat ini fungsi internal auditor dalam suatu perusahaan semakin diperlukan,terutama pada perusahaan yang memiliki skala operasi yang luas dan besar. Internalauditor tidak hanya berfungsi untuk mengurangi kebocoran dan penyelewenangandalam perusahaan, akan tetapi lebih dari itu yaitu sebagai penghasil informasi yangtepat dan tidak memihak serta dapat mernbantu meningkatkan mutu pimpinandalam pengendalian perusahaan. Di dalam tugasnya membantu pimpinan, makafungsi internal auditor harus sesuai dengan fungsi-fungsi manajemen yang dapatdigolongkan sebagai berikut :1. Fungsi perencanaan, yang merupakan perencanaan operasi melalui saluranmanajemen yang sah yang meliputi rencana jangka panjang maupun jangkapendek sesuai dengan tujuan perusahaan.2. Fungsi pengawasan termasuk pengembangan testing dan perbaikan kelayakanyang berarti dengan membandingkan standar dengan hasil pekerjaan danmembantu pimpinan dalam menetapkan kesesuaian antara hasil pekerjaan danmembantu pimpinan dalam menetapkan kesesuaian antara hasil yang nyatadengan standar.3. Fungsi pelaporan, yang meliputi penyajian interprestasi dan analisa datakeuangan bagi pimpinan dan menekankan penilaian data dan referensiperusahaan serta tujuan dari metode bagian-bagian. Pengaruh ekstem dan

Activity (62)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Bunda Amelia added this note
good
brockoly liked this
umayn liked this
Rosy Fajri added this note
cara download gmn gan????
antonpgm liked this
boedoetae liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->