Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
penilaian kinerja keuangan

penilaian kinerja keuangan

Ratings:

4.77

(13)
|Views: 2,181 |Likes:
Published by Msr A

More info:

Published by: Msr A on Feb 24, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

12/17/2012

 
 
© 2003 Digitized by USU digital library
1
PENILAIAN KINERJA KEUANGANSUCIPTOJurusan AkuntansiFakultas EkonomiUniversitas Sumatera UtaraBAB IPENDAHULUAN
Kinerja keuangan perusahaan merupakan hasil dari banyak keputusanindividual yang dibuat secara terus menerus oJeh manajemen. Oleh karena itu untukmenilai kinerja keuangan suatu perusahaan, perlu dilibatkan analisa dampakkeuangan kumulatif dan ekonomi dari keputusan dan mempertimbangkannyadengan menggunakan ukuran komparatif.Dalam membahas metode penilaian kinerja keuangan, perusahaan harusdidasarkan pada data keuangan yang dipublikasikan yang dibuat sesuai denganprinsip akuntansi keuangan yang berlaku umum. Laporan ini merupakan data yangpaling umum yang tersedia untuk tujuan tersebut, walaupun seringkali tidakmewakili- hasil dan kondisi ekonomi. Laporan keuangan disebut sebagai "kartu skor"peliodik yang memuat hasil investasi operasi dan pembiayaan perusahaan, makafokus akan diarahkan pada hubungan dan indikator keuangan yang memungkinkananalisa penilaian kinerja masa lalu dan juga proyeksi hasil masa depan dimana akanmenekankan pada manfaat serta keterbatasan yang terkandung didalamnya.Perusahaan kemungkinan akan menggunakan informasi akuntansi untukmenilai kinerja manajer. Kemungkinan lain adalah informasi akuntansi digunakanbersamaan dengan informasi non akuntansi untuk menilai kerja manajernya. Kinerjamanajer diwujudkan dalam berbagai kegiatan mencapai tujuan perusahaan. Dankarena setiap kegiatan itu memerlukan sumber daya maka kinerja manajemen akantercermin dari penggunaan sumber daya untuk mencapai tujuan perusahaan.Disamping itu informasi akuntansi merupakan dasar yang objektif dan bukansubjektif sebagai dasar penilaian kinerja manajer.Masalah pengukuran atau penilaian berkaitan dengan keluaran bukanmasukan. Dengan sedikit pengecualian (biaya atau pengeluaran) dapat diukur padaorganisasi nirlaba seperti halnya pada organisasi yang berorientasi pada laba. Tetapitanpa ukuran yang baik untuk keluaran penggunaan informasi biaya untuk menilaikinerja keuangan akan menjadi subjektif.
BAB IIA1. Definisi Penilaian Kinerja
Informasi akuntansi sangat bermanfaat untuk menilai pertanggungjawabankinerja manajer. Karena penilaian kinerja pada dasarnya merupakan penilaianperilaku manusia dalam melaksanakan peran yang dimainkannya dalam mencapaitujuan organisasi atau perusahaan. Kemungkinan yang lain adalah digunakannyainformasi akuntansi bersamaan dengan informasi non akuntansi untuk menilaikinerja manajer atau pimpinan perusahaan.Pengertian kinerja menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia
(1997, hal503) adalah merupakan kata banda (n) yang artinya: 1. Sesuatu yang dicapai, 2.Prestasi yang diperlihatkan, 3. Kemampuan kerja (tt peralatan), sedangkan penilaiankinerja menurut
Mulyadi
(1997, hal 419) adalah penentuan secara periodik
 
 
© 2003 Digitized by USU digital library
2
efektifitas operasional suatu organisasi, bagian organisasi dan karyawannyaberdasarkan sasaran, standar dan kriteria yang ditetapkan sebelumnya. Karenaorganisasi pada dasarnya dijalankan oleh manusia maka penilaian kinerjasesungguhnya merupakan penilaian atas prilaku manusia dalam melaksanakan peranyang mereka mainkan dalam organisasi.Sedangkan pengertian kinerja keuangan adalah penentuan ukuran-ukurantertentu yang dapat mengukur keberhasilan suatu perusahaan dalam menghasilkanlaba.Dalam mengukur kinerja keuangan perlu dikaitkan antara organisasiperusahaan dengan pusat pertanggungjawaban. Dalam melihat organisasiperusahaan dapat diketahui besarnya tanggungjawab manajer yang diwujudkandalam bentuk prestasi kerja keuangan. Namun demikian mengatur besarnyatanggungjawab sekaligus mengukur prestasi keuangan tidaklah mudah sebab adayang dapat diukur dengan mudah dan ada pula yang sukar untuk diukur.Sedangkan tujuan penilaian kinerja (Mulyadi, 1997) adalah:
" Untuk memotivasi karyawan dalam mencapai sasaran organisasi dan dalammematuhi standar prilaku yang telah ditetapkan sebelumnya agar membuahkantindakan dan hasil yang diinginkan. Standar prilaku dapat berupa kebijakanmanajemen atau rencana formal yang dituangkan dalam anggaran."
Penilaian kinerja dilakukan untuk menekan prilaku yang tidak semestinya danuntuk merangsang dan menegakkan prilaku yang semestinya diinginkan melaluiumpan balik hasil kinerja dan waktu serta penghargaan baik yang bersifat instrinsikmaupun ekstrinsik.
A2. Manfaat Penilaian Kinerja
Salah satu sarana manajemen paling panting yang harus dibebankan agartujuan organisasi dapat tercapai adalah faktor man usia. Tanpa manusia yangberkualitas, betapapun canggihnya sistem yang dirancang, tujuan organisasimungkin hanya sekedar angan-angan saja. Disamping sarana, prinsip-prinsiporganisasi harus pula dipenuhi seperti adanya pembagian tugas yang adil,pendelegasian tugas. rentang kekuasaan, tingkat pengawsan yang cukup, kesatuanperintah dan tanggung jawab serta koordinasi masing-masing unit merupakan suatuhal yang harus terus menerus disempurnakan.Untuk itu penilaian kinerja dimanfaatkan oleh manajemen untuk hal-halsebagai berikut :1. Mengelola operasi organisasi secara efektif dan efisian melalui pemitivasiankaryawan secara maksimum.2. Membantu pengambilan keputusan yang bersangkutan dengan karyawan sepertipromosi, transfer dan pemberhentian.3. Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan pengembangan karyawan dan untukmenyediakan kriteria seleksi dan evaluasi program pelatihan karyawan.4. Menyediakan umpan balik bagi karyawan mengenai bagaimana atasan merekamenilai kinerja mereka.5. Menyediakan suatu dasar bagi distribusi penghargaan.Ad.1. Mengelola operasi organisasi secara efektif dan efisien melalui pemotivasiankaryawan secara maksimum.Dalam mengelola perusahaan, manajemen menetapkan sasaran yang akandicapai dimasa yang akan datang dan didalam proses yang disebutperencanaaan (planning). Pelaksanaan rencana memerlukan alokasi sumberdaya secara efisien. Disamping itu pelaksanaan rencana memerlukanpengendalian agar efektif dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan.Pelaksanaan rencana dapat ditempuh dengan cara tangan besi, dengan
 
 
© 2003 Digitized by USU digital library
3
ancaman terhadap pelaksanaan agar mematuhi prilaku standar untukmencapai sasaran yang telah ditetapkan. Pelaksanaan rencana dengan caraini dapat menjamin sasaran organisasi secara efektif dan efisien. Namun carapencapaian tujuan ini akan mengakibatkan moral kerja karyawan menjadirendah. Akan berbeda kondisi moral karyawan jika pengelolaan perusahaandidasarkan atas maksimisasi motivasi karyawan dalam mencapai sasaranorganisasi. Maksimisasi motivasi karyawan berarti membangkitkan dorongandalam diri karyawan untuk mengerahkan usahanya dalam mencapai sasaranyang ditetapkan oleh organisasi. Jika setiap karyawan memahami sasaranyang telah ditetapkan oleh perusahaan dan setiap karyawan melaksanakaninternalisasi sasaran perusahaan sebagai sasaran pribadinya maka kesesuaiantujuan individu karyawan dengan sasaran perusahaan secara keseluruhanakan terjadi. Kesesuaian sasaran individu karyawan dengan sasaranperusahaan inilah yang akan memotivasi karyawan untuk mencapai tujuanorganisasi. Maksimisasi motivasi karyawan dalam mencapai sasaranperusahaan inilah yang merupakan tujuan pokok penilaian kinerja. Salah satudiantara teori motivasi yang dikembangkan oleh para peneliti untukmemprediksi motivasi dan kinerja adalah expectary theory dimana menurutteori ini perilaku seseorang dipengaruhi oleh probabilitas yang dilekatkanterhadap hubungan individu sebagai berikut :a. Usaha yang diperlukan untuk mencapai tujuanMotivasi seseorang yang telah ditetapkan ditentukan oleh persepsi orangtersebut terhadap hubungan antara usaha dengan tujuan yang hendakdicapai. Jika untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan diperlukanusaha yang besar, sasaran yang memberikan tantangan akan motivasiseseorang. Dengan demikian sasaran yang memberikan tantangan akanmemotivasi orang selama sasaran tersebut telah dirasakan adil danrealistis.b. Kinerja dan penghargaanJika seseorang merasakan barjwa terdapat kemungkinan yang tinggisuatu kinerja yang baik akan mendapatkan penghargaan ataupenghargaan yang diterima didasarkan atas kinerja yang baik, motivasiorang akan berusaha mencapai sasaran yang telah ditetapkan akan tinggi.Sebaliknya jika terdapat kemungkinan yang rendah suatu kinerjamemperoleh penghargaan, motivasi orang untuk mencapai sasararl yangtelah ditetapkan rendah pula.c. Penghargaan yang mernuaskan tujuan pribadiUntuk dapat memotivasi individu, penghargaan harus dirasakan adil olehindividu tersebut. Jika penghargaan yang diterima oleh seseorangdirasakan adil, maka penghargaan ini akan memberikan kepuasan bagiorang tersebut. Kepuasan yang tinggi berarti bahwa tujuan individu dapatdipuaskan melalui usaha pencapaian sasaran perusahaan. Dengandemikian penghargaan harus dirancang untuk memenuhi kebutuhansetiap individu agar memotivasi individu dalam mencapai sasaran yangditetapkan oleh perusahaan.Ad.2. Membantu pengambilan keputusan yang bersangkutan dengan karyawanseperti promosi, transfer dan pemberhentianPenilaian kinerja akan menghasilkan data yang dapat dipakai sebagai dasarpengambilan keputusan yang bersangkutan dengan karyawan yang dinilaikinerjanya. Jika manajemen puncak akan memutuskan promosi manajer ke jabatan yang lebih tinggi, data hasil evaluasi kinerja yang diselenggarakansecara periodik akan sangat membantu manajemen puncak dalam memilih

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ida Suaida liked this
MeiRa KhaNdayani liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->