Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
35Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Struktur Teori Akuntansi Keuangan

Struktur Teori Akuntansi Keuangan

Ratings:

4.62

(29)
|Views: 23,020|Likes:
Published by Msr A

More info:

Published by: Msr A on Feb 24, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See More
See less

03/24/2013

 
©2003 Digitized by USU digital library 
1
STRUKTUR TEORI AKUNTANSI KEUANGANT. BACHTARUDDIN, SE, MSIFakulta EkonomiJurusan AkuntansiUniversitas Sumatera Utara
Teori akuntansi telah diartikan sebagai “ logical reasioning in the form of a set of broadprinciples that (1) provide a general frame of reference by wich ac-counting practicecan be evaluate and (2) guide the development of new prac-tices and procedures.
1
 Perkembangan lingkungan usaha yang semakin kompleks, berdampak pada semakinkompleksnya transaksi usaha. Seorang akuntan harus mampu menganalisis transaksi-transaksi tersebut dan memecahkan persoalan yang berhubungan dengan akuntansidan pelaporannya. Selanjutnya seorang akuntan harus mampu menganalisis masalah-masalah akuntansi dan pelaporan agar dapat berpartisipasi dan bertanggung jawabpada pengembang-an standar akuntansi dan pelaporannya.Peragaan 1 menyatakan struktur teori akuntansi keuangan yang akan dibahas da-lamtulisan ini. Akuntansi dan pelaporan keuangan dilahirkan dan berkembang di tengah-tengah lingkungan ekonomi (
economic environment
). Kelahiran danperkembangannya secara signifikan dipengaruhi oleh lingkungan ekonomi itu sendiri.Dengan demikian, teori akuntansi dan pelaporan keuangan dipengaruhi olehlingkungan akuntansi dan pelaporan keuangan dimana dimana mereka berada berada.
Objektivitas Laporan Keuangan
(
Financial reporting objec-tive)
berfokus padapenyajian informasi yang berguna bagi pemakai laporan keuangan dan terletak padalevel pertama dalam struktur, muncul dari pengaruh lingkungan. Karakteristikinformasi akuntansi yang bermanfaat, yang disebut de-ngan
qualitativecharacteristic
(
karakteristik mutu)
, berada pada level beri-kutny33a dari srukturteori akuntansi dan menyediakan dasar pemilihan diantara berbagai alternatif akuntansi dan pelaporan untuk mencapai tujuannya.
1
Eldon Hendricsen, Accounting Theory 4
th
(homewood, III.: Richard D. Irwin, 1982) p.1.
 
2
ragaan 1.
THE STRUCTUR OF FINANCIAL ACCOUNTING THEORY
THE ENVIRONMENT OF FINANCIAL ACCOUNTING AND REPORTINGEnvironmental AssumptionTHEORY STRUCTUREObjectives of financial reportingQualitative Characteristic of useful accounting informationThe elements of financial statement:Nature and definitionRelationships among elementsFinancial statemen base on elementsEffects of economic eventsRecognition and measurement principles for elementsFundamental recognition principlePrinciples underlying the
conventional system(GAAP)
 Accrual accountingPriciples of accrualaccounting- Historical cost(historical exchangeprice)- Realization- Matching- Measuring unit (orcapital maintenance)Modifications- Conservatisme- Special industriesractice
Alternative system
 - Alternative capitalmaitenanceconcept- Atribut orvaluation alternatif - IncomedeterminationalternativeDisclosure and methodes of financial statement
 
©2003 Digitized by USU digital library 
3
Karakteristik kualitas bersifat perfasif, yang mempengaruhi elemen-elemen daftarkeuangan yang menyangkut definisi, pengukuran, dan pelaporan (terlihat padaperagaan 1).Elemen-elemen daftar keuangan merupakan blok-blok bangunan dimana didalamnyaterdapat harta, hutang, modal, pendapatan, beban, keuntungan (gain), kerugian(losses), dan laba atau rugi bersih. Pada bagian tulisan ini akan disajikan arti dari tiapelemen, membahas hubungan antara elemen-elemen, dan menge-nalkan daftarkeuangan yang melaporakan elemen tersebut.Setelah memberikan arti pada elemen-elemen tersebut, juga akan menerangkanprinsip-prinsip yang menyangkut dengan pengungkapan dan pengukuran elemen-elemen tersebut. Prinsip-prinsip ini dinyatakan dalam tiga bagian. Pertama, dibahasmenyangkut prinsip pengungkapan fundamental yang dapat diaplikasikan pada seluruhdaftar keuangan. Kedua, dibahas prinsip-prinsip pengungkapan dan pengukuran yangtertera pada GAAP (General Accepted Accounting Principles), atau apa yang disebutdengan sistem convensional. Kemudian, disebabkan sistem konvensional telah banyakmenerima kritikan pada tahun-tahun terakhir ini, akan dibahas pula prinsip-prinsippengukuran alternatif. Akhirnya, tulisan ini akan menjelaskan tentang metode-metodepengungkapan informasi keuangan tentang elemen-elemen daftar keuangan.
ASUMSI-ASUMSI LINGKUNGAN
Asumsi-asumsi lingkungan yang dijadikan satu pondasi struktur akuntansi keuanganadalah:1. Asumsi entitas akuntansi (the accounting entity assumption)2. Asumsi periode waktu (the periodicity or period time assumption)3. Asumsi kelangsungan hidup (the going concern or continuity assuption)4. Asumsi unit pengukuran atau moneter (the monetary or measuring unitassuption)
Asumsi Entitas Akuntansi
Aktivitas ekonomi ditimbulkan oleh dunia usaha. Isi penting dari asumsi entitasakuntansi adalah bahwa para akuntantan harus membukukan dan melaporkaninformasi akuntansi yang sungguh-sungguh merupakan informasi yang bersum-berdari aktivitas entitas. Asumsi ini membentuk batasan-batasan pada informasi dalamdaftar keuangan suatu entitas tertentu. Aktivitas ekonomi suatu entitas ha-rusdiperlakukan dalam akuntansi secara terpisah dengan aktivitas ekonomi pri-badipemilik entitas.Entitas akuntansi di perlukan keberadaannya untuk tujuan laporan keuangan darisatu entitas yang legal maupun terpisah. Sebagai contoh, entitas akuntansi darisuatu perseroan terbatas (satu legal entitas) atau satu divisi, atau satu departemenyang berada dalam satu legal entitas perseroan terbatas; atau satu kumpulan entitasyang legal yang daftar keuangannya disajikan secara konso-lidasi. Dalam hal yangterakhir, walaupun perusahaan induk dengan anak perushaannya meru-pakanperusahaan-perusahaan yang terpisah legalitasnya, mereka harus meng-kombinasikan sebagai satu entitas akuntansi untuk tujuan laporan keuangan.
Asumsi Periode Waktu
 Karakteristik lain dari lingkungan ekonomi adalah bahwa investor, kreditor dan pihaklainnya yang ingin memutuskan keberlanjutan alokasi kekayaannya dalam satu

Activity (35)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ayu Mella liked this
bernandus liked this
Lia Herliani liked this
Tantri Suartini liked this
Ita Setiawati added this note|
boleh di download ga?

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->