©2003 Digitized by USU digital library
3
Karakteristik kualitas bersifat perfasif, yang mempengaruhi elemen-elemen daftarkeuangan yang menyangkut definisi, pengukuran, dan pelaporan (terlihat padaperagaan 1).Elemen-elemen daftar keuangan merupakan blok-blok bangunan dimana didalamnyaterdapat harta, hutang, modal, pendapatan, beban, keuntungan (gain), kerugian(losses), dan laba atau rugi bersih. Pada bagian tulisan ini akan disajikan arti dari tiapelemen, membahas hubungan antara elemen-elemen, dan menge-nalkan daftarkeuangan yang melaporakan elemen tersebut.Setelah memberikan arti pada elemen-elemen tersebut, juga akan menerangkanprinsip-prinsip yang menyangkut dengan pengungkapan dan pengukuran elemen-elemen tersebut. Prinsip-prinsip ini dinyatakan dalam tiga bagian. Pertama, dibahasmenyangkut prinsip pengungkapan fundamental yang dapat diaplikasikan pada seluruhdaftar keuangan. Kedua, dibahas prinsip-prinsip pengungkapan dan pengukuran yangtertera pada GAAP (General Accepted Accounting Principles), atau apa yang disebutdengan sistem convensional. Kemudian, disebabkan sistem konvensional telah banyakmenerima kritikan pada tahun-tahun terakhir ini, akan dibahas pula prinsip-prinsippengukuran alternatif. Akhirnya, tulisan ini akan menjelaskan tentang metode-metodepengungkapan informasi keuangan tentang elemen-elemen daftar keuangan.
ASUMSI-ASUMSI LINGKUNGAN
Asumsi-asumsi lingkungan yang dijadikan satu pondasi struktur akuntansi keuanganadalah:1. Asumsi entitas akuntansi (the accounting entity assumption)2. Asumsi periode waktu (the periodicity or period time assumption)3. Asumsi kelangsungan hidup (the going concern or continuity assuption)4. Asumsi unit pengukuran atau moneter (the monetary or measuring unitassuption)
Asumsi Entitas Akuntansi
Aktivitas ekonomi ditimbulkan oleh dunia usaha. Isi penting dari asumsi entitasakuntansi adalah bahwa para akuntantan harus membukukan dan melaporkaninformasi akuntansi yang sungguh-sungguh merupakan informasi yang bersum-berdari aktivitas entitas. Asumsi ini membentuk batasan-batasan pada informasi dalamdaftar keuangan suatu entitas tertentu. Aktivitas ekonomi suatu entitas ha-rusdiperlakukan dalam akuntansi secara terpisah dengan aktivitas ekonomi pri-badipemilik entitas.Entitas akuntansi di perlukan keberadaannya untuk tujuan laporan keuangan darisatu entitas yang legal maupun terpisah. Sebagai contoh, entitas akuntansi darisuatu perseroan terbatas (satu legal entitas) atau satu divisi, atau satu departemenyang berada dalam satu legal entitas perseroan terbatas; atau satu kumpulan entitasyang legal yang daftar keuangannya disajikan secara konso-lidasi. Dalam hal yangterakhir, walaupun perusahaan induk dengan anak perushaannya meru-pakanperusahaan-perusahaan yang terpisah legalitasnya, mereka harus meng-kombinasikan sebagai satu entitas akuntansi untuk tujuan laporan keuangan.
Asumsi Periode Waktu
Karakteristik lain dari lingkungan ekonomi adalah bahwa investor, kreditor dan pihaklainnya yang ingin memutuskan keberlanjutan alokasi kekayaannya dalam satu