5. Tersedia tempat khusus untuk penanganan daging yang harus terpisah daripenanganan jeroan, serta selalu dijaga kebersihannya.
V. Perlakuan Pada Hewan Sebelum Disembelih
1. Pemeriksaan kesehatan hewan sebelum penyembelihan atau pemeriksaanantemortem dilaksanakan oleh dokter hewan atau paramedis kesehatanhewan di bawah pengawasan dokter hewan.2. Hewan diperlakukan secara baik dan wajar dengan memperhatikan azaskesejahteraan hewan, agar hewan tidak stres, tersiksa, terluka dan sakit.3. Hewan diistirahatkan sekurang-kurangnya 3 (tiga) hari sebelum disembelih.4. Hewan diberi makan dan minum yang cukup5. Saat penyembelihan, hewan direbahkan secara hati-hati, tidak dengan carapaksa dan kasar, agar hewan tidak stres, takut, tersiksa dan tersakiti/terluka,serta tidak menimbulkan resiko bagi penyembelih.
VI. Tata Cara Penyembelihan Halal
Penyembelihan dilakukan menurut syariat Islam, serta memperhatikanpersyaratan teknis higiene dan sanitasi, yaitu :1. Hewan dirobohkan pada bagian sisi kiri dengan kepala menghadap ke arahkiblat.2. Membaca basmalah ketika akan menyembelih3. Hewan disembelih dilehernya dengan sekali gerakan tanpa mengangkatpisau dari leher dengan memutuskan/memotong tiga saluran, yaitu (a)saluran nafas (trakea/hulqum), (b) saluran makanan (esofagus/mar’i), dan (c)pembuluh darah (wadajain).4. Proses selanjutnya dilakukan setelah hewan benar-benar mati.5. Hewan yang telah disembelih digantung pada kaki belakangnya agar pengeluaran darah berlangsung sempurna, kontaminasi silang dapat dicegahdan memudahkan penanganan6. Saluran makanan dan anus diikat dengan tali agar isi lambung dan usus tidakmencemari daging.7. Pengulitan hewan dilakukan secara berhati-hati dan bertahap, diawali denganmembuat sayatan pada bagian tengah sepanjang kulit dada dan perut,dilanjutkan dengan sayatan pada bagian medial kaki.8. Isi rongga dada dan rongga perut dikeluarkan secara hati-hati agar dindinglambung dan usus tidak tersayat atau terobek.9. Jeroan merah (hati, jantung, paruparu, limpa, ginjal, lidah) dan jeroan hijau(lambung, usus, esofagus, dan lemak) dipisahkan10. Pemerikasaan kesehatan daging (karkas), jeroan dan kepala setelahpenyembelihan atau pemeriksaan postmortem dilaksanakan oleh dokter hewan atau paramedis kesehatan hewan di bawah pengawasan dokter hewan.
Leave a Comment