• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
PEDOMAN PENYEMBELIHAN HEWAN QURBAN YANG HALAL &HIGIENISI. Syarat Hewan Qurban
1. Sehat berdasarkan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum penyembelihanatau pemerikasaan antemortem yang dilakukan oleh dokter hewan atauparamedis kesehatan hewan di bawah pengawasan dokter hewan;2. Tidak cacat (misalnya pincang, buta, mengalami kerusakan telinga);3. Cukup umur a. Kambing/domba : berumur diatas 1 (satu) tahun, ditandai dengantumbuhnya sepasang gigi tetap.b. Sapi/kerbau :berumur diatas 2 (dua) tahun, ditandai dengan tumbuhnyasepasang gigi tetap4. Tidak kurus;5. Jantan, tidak dikeberi, buah zakar masih lengkap (2 buah), bentuk danletaknya simetris.
II. Syarat Penyembelih
1. Laki-laki muslim dewasa (baligh);2. Sehat jasmani dan rohani, dan3. Memiliki pengetahuan dan keterampilan teknis dalam penyembelihan halalyang baik dan benar 
III. Syarat Peralatan
1. Pisau yang digunakan harus tajam, cukup panjang, bersih dan tidak berkarat.2. Alat plastik, wadah, talenan, pisau dan seluruh peralatan yang kontak dengandaging dan jeroan harus bersih dan senantiasa dijaga kebersihannya.
IV. Syarat Sarana
1. Kandang penampung sementara harus bersih, kering dan mampu melindungihewan dari panas matahari dan hujan. Pada kandang tersebut, tersedia pulaair minum bersih dan pakan yang cukup untuk hewan.2. Tempat penyembelihan harus kering dan terpisah dari sarana umum3. Lubang penampung darah berukuran 0,5 m x 0,5 m x 0,5 m untuk tiap 10ekor kambing atau 0,5 m x 0,5 m x 1 m untuk tiap 10 ekor sapi4. Tersedia air bersih untuk minum hewan, mencuci peralatan danmembersihkan jeroan.
 
5. Tersedia tempat khusus untuk penanganan daging yang harus terpisah daripenanganan jeroan, serta selalu dijaga kebersihannya.
V. Perlakuan Pada Hewan Sebelum Disembelih
1. Pemeriksaan kesehatan hewan sebelum penyembelihan atau pemeriksaanantemortem dilaksanakan oleh dokter hewan atau paramedis kesehatanhewan di bawah pengawasan dokter hewan.2. Hewan diperlakukan secara baik dan wajar dengan memperhatikan azaskesejahteraan hewan, agar hewan tidak stres, tersiksa, terluka dan sakit.3. Hewan diistirahatkan sekurang-kurangnya 3 (tiga) hari sebelum disembelih.4. Hewan diberi makan dan minum yang cukup5. Saat penyembelihan, hewan direbahkan secara hati-hati, tidak dengan carapaksa dan kasar, agar hewan tidak stres, takut, tersiksa dan tersakiti/terluka,serta tidak menimbulkan resiko bagi penyembelih.
VI. Tata Cara Penyembelihan Halal
Penyembelihan dilakukan menurut syariat Islam, serta memperhatikanpersyaratan teknis higiene dan sanitasi, yaitu :1. Hewan dirobohkan pada bagian sisi kiri dengan kepala menghadap ke arahkiblat.2. Membaca basmalah ketika akan menyembelih3. Hewan disembelih dilehernya dengan sekali gerakan tanpa mengangkatpisau dari leher dengan memutuskan/memotong tiga saluran, yaitu (a)saluran nafas (trakea/hulqum), (b) saluran makanan (esofagus/mar’i), dan (c)pembuluh darah (wadajain).4. Proses selanjutnya dilakukan setelah hewan benar-benar mati.5. Hewan yang telah disembelih digantung pada kaki belakangnya agar pengeluaran darah berlangsung sempurna, kontaminasi silang dapat dicegahdan memudahkan penanganan6. Saluran makanan dan anus diikat dengan tali agar isi lambung dan usus tidakmencemari daging.7. Pengulitan hewan dilakukan secara berhati-hati dan bertahap, diawali denganmembuat sayatan pada bagian tengah sepanjang kulit dada dan perut,dilanjutkan dengan sayatan pada bagian medial kaki.8. Isi rongga dada dan rongga perut dikeluarkan secara hati-hati agar dindinglambung dan usus tidak tersayat atau terobek.9. Jeroan merah (hati, jantung, paruparu, limpa, ginjal, lidah) dan jeroan hijau(lambung, usus, esofagus, dan lemak) dipisahkan10. Pemerikasaan kesehatan daging (karkas), jeroan dan kepala setelahpenyembelihan atau pemeriksaan postmortem dilaksanakan oleh dokter hewan atau paramedis kesehatan hewan di bawah pengawasan dokter hewan.
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...