• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
PENGAWASAN PEREDARAN SUSUI. Pendahuluan
Pengawasan merupakan suatu hal yang penting, pada saat pemasaransebelum sampai kepada tangan terakhir yaitu para konsumen. Pengawasansusu bertujuan untuk memelihara kesehatan susu, sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku, sehingga dapat dihindarkan timbulnya kerusakan danpenurunan nilai susu sebagai bahan makanan yang sehat. Selainmenghindarkan para konsumen dari penularan penyakit melalui susu jugabertujuan untuk menghindarkan kerugian ekonomi akibat perlakuan yang tidakmemenuhi persyaratan.Sesuai dengan tujuan tersebut, maka pelaksanaan pengawasan susumenyangkut kesehatan dan higiene sanitasinya, perlu mendapat perhatian lebihlanjut terutama mengenai petugas pemeriksa, peralatan untuk pemeriksaan,pengambilan sample, banyaknya sample yang diperiksa dalam waktu tertentudan lain-lainnya.
II. Pengawasan Lokasi dan Produksi Susu
Usaha produksi susu dapat digolongkan menjadi 2 kelompok, yaitu :1. Produksi susu oleh suatu badan usaha/perusahaan dan2. Produksi susu sapi rakyatMembangun suatu perusahaan susu, perlu mendapat rekomendasi dariDinas Peternakan setempat sesuai dengan peraturan-peraturan daerah yangberlaku. Rekomendasi tersebut merupakan bagian dari tindak pengawasan.Setiap permohonan izin/badan usaha wajib memenuhi persyaratan dankewajiban tertentu terutama yang menyangkut hygiene dan sanitasi perusahaansusu yang diproduksi. Disamping itu, produksi susu sapi rakyat langsungmendapatkan bimbingan dan petunjuk dari Dinas Peternakan.Pengawasan susu pada saat produksi mencakup seluruh bagian/alatserta kegiatannya meliputi :1. Pengawasan perkandangan dan lingkungan;2. Pengawasan kandang atau tempat-tempat pemerahan;3. Pengawasan peralatan dan penampungan susu;4. Pengawasan cara pemerahan dan kebersihan sapi-sapi tersebut pada saatdiperah;5. Pengawasan kamar susu;6. Pengawasan kesehatan dan kebersihan karyawan perusahaan;7. Pengawasan penggunaan air untuk produksi;8. Pengawasan peralatan dan botol-botol yang digunakan serta carapembersihannya.
 
III. Pengawasan Pada Tempat Penyimpanan
Susu yang sudah diproduksi, sebelum diolah lebih lanjut, terleih dahuludisimpan untuk beberapa saat. Waktu penyimpanan ini dapat lebih panjang bilaperusahaan susu telah memiliki suatu milk cooling unit. Dalam rangkapengawasan selama penyimpanan perlu diperhatikan :1. Penyimpanan susu tanpa proses pendinginan.a. Temperatur tempat penyimpanan susu diatur sedemikian rupa, sehinggatemperaturnya lebih rendah dari temperatur kamar sekitarnya.b. Agar dalam penyimpanan susu tersebut tidak bersama-sama denganbahan atau zat lain.c. Penempatan susu selama penyimpanan dikamar susu harus sedemikianrupa, sehingga tidak mungkin atau dapat dihindarkan pencemaranterhadap susu tersebut.d. Waktu penyimpanan tanpa pendinginan perlu diperhatikan, agar tidaksampai timbul kerusakan yang tidak diinginkan.2. Penyimpanan susu dengan proses pendinginana. Cara pembersihan dan kebersihan container untuk pendinginan susuperlu diperhatikan.b. Temperatur perlu diamati selama penyimpanan, sehingga temperatur yang dicapai dapat memperpanjang daya simpan susu tersebut.c. Pada saat pemindahan susu dari milk cooling unit ke dalam container yang lebih kecil untuk tujuan pengangkutan, perlu mendapat perhatiankhusus. Karena pada saat pemindahan ini sering atau kemungkinan besar dapat terjadi kontaminasi.d. Pemeriksaan susu yang akan dimasukkan ke dalam milk cooling unit perludiawasi agar tidak ada pencampuran antara susu kualitas baik dan jelek.
IV. Pengawasan Selama Pengangkutan
Pengangkutan susu dari tempat produksi konsumen atau ke tempatproses selanjutnya akan memerlukan waktu. Panjang atau pendeknya waktupengangkutan akan berpengaruh terhadap susu. Bila pengangkutan tersebutmemerlukan waktu yang lama (panjang), maka diperlukan penanganan yangkhusus.Pengawasan susu selama pengankutan dari tempat produksi ke tempatlainnya, perlu memperhatikan :a. Kondisi alat angkut dan jarak yang akan ditempuh selama pengangkutan.b. Alat angkut tersebut bersifat khusus untuk angkutan susu.c. Susu ditempatkan dalam container khusus.d. Penempatan container tersebut dalam alat angkut sedemikian rupa, sehinggaterhindar dari kemungkinan-kemungkinan pencemaran.e. Temperatur selama pengangkutan sebaiknya 10
0
C, agar sesampainyaditempat tujuan tidak timbul perubahan-perubahan pada susu tersebut.
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...