Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
340Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporan Pendahuluan Ketoasidosis Diabetik (KAD)

Laporan Pendahuluan Ketoasidosis Diabetik (KAD)

Ratings:

4.8

(10)
|Views: 47,759|Likes:
Published by Anang Satrianto
Laporan Pendahuluan Ketoasidosis Diabetik (KAD)
Laporan Pendahuluan Ketoasidosis Diabetik (KAD)

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Anang Satrianto on Feb 25, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/25/2013

pdf

text

original

 
LAPORAN PENDAHULUAN
A.MASALAH KESEHATAN
Ketoasidosis Diabetik (KAD)
B.DEFINISI
Diabetes melitus adalah sindrom yang disebabkan ketidakseimbanganantara tuntunan dan suplai insulin. Sindrom ditandai oleh hiperglikemi danberkaitan dengan abnormalitas metabolisme karbohidrat, lemak dan protein.Abnormalitas metabolik ini mengarah pada perkembangan bentuk spesifikkomplikasi ginjal, okular, neurologik dan kardiovaskuler.Ketoasidosis diabetik (KAD) adalah komplikasi akut diabetes melitusyang serius, suatu keadaan darurat yang harus segera diatasi. KADmemerlukan pengelolaan yang cepat dan tepat, mengingat angkakematiannya yang tinggi. Pencegahan merupakan upaya penting untukmenghindari terjadinya KAD.Ketoasidosis diabetik merupakan akibat dari defisiensi berat insulin dandisertai gangguan metabolisme protein, karbohidrat dan lemak. Keadaan initerkadang disebut “akselerasi puasa” dan merupakan gangguan metabolismeyang paling serius pada diabetes ketergantungan insulin.Ketoasidosis diabetikum adalah kasus kedaruratan endokrinologi yangdisebabkan oleh defisiensi insulin relatif atau absolut. KetoasidosisDiabetikum terjadi pada penderita IDDM (atau DM tipe II)
C.ETIOLOGI
Insulin Dependen Diabetes Melitus (IDDM) atau diabetes melitustergantung insulin disebabkan oleh destruksi sel B pulau langerhans akibatproses autoimun. Sedangkan non insulin dependen diabetik melitus (NIDDM)atau diabetes melitus tidak tergantung insulin disebabkan kegagalan relatif sel B dan resistensi insulin. Resistensu insulin adalah turunnya kemampuaninsulin untuk merangsang pengambilan glukosa oleh jaringan perifer danuntuk menghambat produksi glukosa oleh hati. Sel B tidak mampumengimbangi resistensi insulin ini sepenuhnya. Artinya terjadi defisiensi
 
relatif insulin. Ketidakmampuan ini terlihat dari berkurangnya sekresi insulinpada perangsangan sekresi insulin, berarti sel B pankreas mengalamidesensitisasi terhadap glukosa.Ketoasidosis diabetik dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu akibathiperglikemia dan akibat ketosis, yang sering dicetuskan oleh faktor-faktor :1.Infeksi2.Stress fisik dan emosional; respons hormonal terhadap stress mendorongpeningkatan proses katabolik . Menolak terapi insulin
D.KLASIFIKASI
Klasifikasi etiologis DM American Diabetes Assosiation (1997) sesuai anjuranperkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) adalah :1.Diabetes tipe 1 (destruksi sel B ), umumnya menjurus ke definisi insulinabsolut :
o
Autoimun
o
Idiopatik2.Diabetes tipe 2 (bervariasi mulai terutama dominan risestensi insulindisertai definisi insulin relatif sampai terutama defek sekresi insulindisertai resistensi insulin)3.Diabetes tipe laina.Defek generik fungsi sel B
o
Maturity Onset Diabetes Of The Young (MODY) 1,2,3
o
DNA mitokondriab.Defek generik kerja insulinc.Penyakit eksoskrin pankreas
o
Pankreastitis
o
 Tumor / pankreatektomi
o
Pankreatopati fibrokalkulusd.Endokrinopati : Akromegali, Syndrom Cushing, Feokromositoma danhipertiroidisme.e.Karena obat / zat kimia.
o
Vacor, pentamidin, asam nikotinat
 
o
Glukokortikoid, hormon tiroid
o
 Tiazid, dilatin, interferon α, dll.f.Infeksi : Rubela kongenital, sitomegalovirus.g.Penyebab imunologi yang jarang ; antibodi ; antiinsulin.h.Syndrom generik lain yang berkaitan dengan DM : Sindrom Down,Sindrom Klinefelter, Sindrom Turner, dll.4.Diabetes Melitus Gestasional (DMG)
E.INSIDENSI
Secara umum di dunia terdapat 15 kasus per 100.000 individupertahun yang menderita DM tipe 1. Tiga dari 1000 anak akan menderitaIDDM pada umur 20 tahun nantinya. Insiden DM tipe 1 pada anak-anak didunia tentunya berbeda. Terdapat 0.61 kasus per 100.000 anak di Cina,hingga 41.4 kasus per 100.000 anak di Finlandia. Angka ini sangat bervariasi,terutama tergantung pada lingkungan tempat tinggal. Ada kecenderungansemakin jauh dari khatulistiwa, angka kejadiannya akan semakin tinggi.Meski belum ditemukan angka kejadian IDDM di Indonesia, namun angkanyacenderung lebih rendah dibanding di negara-negara eropa.Lingkungan memang mempengaruhi terjadinya IDDM, namun berbagairas dalam satu lingkungan belum tentu memiliki perbedaan. Orang-orangkulit putih cenderung memiliki insiden paling tinggi, sedangkan orang-orangcina paling rendah. Orang-orang yang berasal dari daerah dengan insidenrendah cenderung akan lebih berisiko terkena IDDM jika bermigrasi ke daerahpenduduk dengan insiden yang lebih tinggi. Penderita laki-laki lebih banyakpada daerah dengan insiden yang tinggi, sedangkan perempuan akan lebihberisiko pada daerah dengan insiden yang rendah.Secara umum insiden IDDM akan meningkat sejak bayi hinggamendekati pubertas, namun semakin kecil setelah pubertas. Terdapat duapuncak masa kejadian IDDM yang paling tinggi, yakni usia 4-6 tahun sertausia 10-14 tahun. Kadang-kadang IDDM juga dapat terjadi pada tahun-tahunpertama kehidupan, meskipun kejadiannya sangat langka. Diagnosis yangtelat tentunya akan menimbulkan kematian dini. Gejala bayi dengan IDDM

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->