Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
hidro_karbon-1_2009

hidro_karbon-1_2009

Ratings: (0)|Views: 62 |Likes:
my hidrokarbon
my hidrokarbon

More info:

Published by: Muhammad Rahmat Al Fatih on Mar 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/03/2013

pdf

text

original

 
CH
2
 
CH
2
 ‌ ‌ ‌| |
CH
2
 
CH
2
HidroKarbon class X
HIDROKARBON
Hidrokarbon = senyawa karbon dengan penyusunnya hanya unsur C dan H. Senyawa karbon jugadisebut dengan senyawa organik, karena semula dianggap hanya dapat disentesa oleh tubuh organismehidup. Pendapat ini sudah tidak tepat karena sudah banyak senyawa karbon organik yang dapat disintesadi laboratorium dan industri.Senyawa karbon yang paling sederhana adalah metana dan yang sangat kompleks diantaranya molekulDNA yang terdiri atas jutaan atom, senyawa protein, polisakarida dan lain-lain.
A. KEKHASAN ATOM KARBON
Saat ini ada lebih dari 2 juta senyawa karbon penyebab jumlah yang begitu banyak adalah karenaadanya kekhasan atom Carbon. Atom karbon memiliki ciri yang khas yaitu :
1.
Atom C memiliki 4 elektron valensi (Gol IV A) sehingga dapat mengikat 4 elektron dari atomlain atau 4 atom H.2.Atom C dapat membentuk rantai karbon lurus maupun bercabang.Rantai C lurusRantai bercabang3. Atom C dapat membentuk rantai C terbuka (alifatik) maupun rantai tertutup (siklik).Rantai C terrbuka (alifatik)Rantai C tertutup (siklik)
4.
Atom C dapat membentuk ikatan tunggal (ikatan jenuh), rangkap 2 (gol alkena) dan rangkap 3(gol alkuna).a. Senyawa jenuh
jika semua ikatan C nya tunggalContoh : | | | | |C C C C C| | | | |b. Senyawa tidak jenuh
Jika terdapat ikatan rangkap dua atau tiga.
Contoh := C - C - C - atau - C
C - C - C -
1
 
Dapat ditulis CH
3
- CH
3
 
HidroKarbon class X
Jenis Atom C dalam senyawa HidroKarbonBerdasarkan jumlah atom C yang diikat secara langsung, maka atom C dibedakan menjadi :1.Atom C Primer, yaitu jika mengikat 1 atom C lain2.Atom C Sekunder, yaitu jika mengikat 2 atom C lain3.Atom C Tersier, yaitu jika mengikat 3 atom C lain4.Atom C Kwartener, yaitu jika mengikat 4 atom C lain
Contoh
6
C
1
C – 
2
C – 
3
C – 
4
C – 
5
C
7
C
8
C 
9
C
Tentukan jumlah atom C Primer, C sekunder , C tersier dan C kuartener dari senyawa-senyawa berikut:
1.4.2.3. 5.
B.ALKANAAlkana merupakan senyawa hidrokaron jenuh dengan semua ikatan antara atom karbonnyatunggal.
 
Dengan rumus umum
 
C
n
H
2n
 
+ 2
1.Deret Homolog Alkana
SUKUKERUMUSKIMIA NAMAALKANAMrTd
0
CWUJUD
1.2.3.4.5.6.7.8.9.10.11.12.CH
4
C
2
H
6
C
3
H
8
C
4
H
10
C
5
H
12
C
6
H
14
C
7
H
16
C
8
H
18
C
9
H
20
C
10
H
22
C
11
H
24
C
12
H
26
MetanaEtanaPropanaButanaPentanaHeksanaHeptanaOktana NonanaDekanaUndekanaDodekana163040587286100114128142156170- 161,5- 88,6- 42,1- 0,536,168,798,4125,7150,8174--GasGasGasGasCair Cair Cair Cair Cair Cair Cair Cair Alkana ialah senyawa hidrokarbon yang seluruh ikatannya tunggal (jenuh ). Semua senyawa alkanamemiliki rumus umum : C
n
H
2n+2
di mana n adalah jumlah atom karbon.Deret Homolog adalah deretan senyawa yang mempunyai rumus yang sama, gugus fungsional yangsama, sifat kimia yang serupa, sifat fisika (misal titik didih) yang meningkat dan tiap suku yang berukuran berselisih CH
2
.
2
Atom C Primer nomor : 1, 5, 6, 7, 9C Sekunder : 4, 8C tersier : 3C kwartener : 2
 
HidroKarbon class X
Alkil ( C
n
H
2n + 1
= R) ialah gugus yang terjadi apabila alkana kehilangan 1 atom H, nama alkilsama dengan nama alkana asalnya dengan akhiran ana diganti dengan il (lihat tabel).2.Rumus Struktur Alkana
Metana : CH
4
H H – C – HH
Etana : C
2
H
6
H H H C C H atau CH
3
 – CH
3
 H H
Propana : C
3
H
8
H H H H – C – C C H atau CH
3
 – CH
2
 – CH
3
 H H H
Gugus alkil (C
n
H
2n + 1
)
SUKUKERUMUSKIMIA NAMA ALKIL1.2.3.4.5.6.-CH
3
-C
2
H
5
-C
3
H
7
-C
4
H
9
-C
5
H
11
-C
6
H
13
MetilEtilPropilButilAmilHeksil
3.
 
Tata Nama Alkanai). Alkana yang lurus dan tidak bercabang diberi awalan normalContoh : CH
3
– CH
2
 – CH
2
 – CH
2
– CH
3
n pentanaii).Alkana yang bercabang :
a.
Menentukan rantai C induk, yaitu deretan atom C yang terpanjang.
 b.
Menentukan cabang (sebagai gugus alkil CnH
2n+1
).
c.
Menentukan penomoran pada atom C dari rantai Induk, yaitu dimulai dari ujung yang paling dekat dengan cabang diberi nomor 1.d.Penulisan nama cabang dimulai dengan urutan alfa bite.Urutan namanya adalah “no letak cabang - Jumlah cabang - nama cabang - rantai utama”Contoh :
CH
3
CH
3
1 2 3 4 5CH
3
– CH – CH – CH
2
– CH
3
CH
3
 – CH
 
 – C – C – CH
2
CH
3
 CH
3
CH
3
H CH
3
CH
2
CH
2
2,3-dimetil pentanaCH
3
CH
3
3,4-dietil-2,3,4-trimetil heksana
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->