Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MAKALAH SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM

MAKALAH SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM

Ratings: (0)|Views: 274 |Likes:
Published by Bibir Penuh Makna
PENGARUH EDTA DALAM PENENTUAN KANDUNGAN TIMBAL DAN TEMBAGA PADA KERANG HIJAU (Mytilus viridis)
PENGARUH EDTA DALAM PENENTUAN KANDUNGAN TIMBAL DAN TEMBAGA PADA KERANG HIJAU (Mytilus viridis)

More info:

Published by: Bibir Penuh Makna on Mar 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/18/2014

pdf

text

original

 
PENGARUH EDTADALAM PENENTUAN KANDUNGAN TIMBAL DAN TEMBAGAPADA KERANG HIJAU ( Mytilus viridis )I.PENDAHULUAN
A.Latar BelakangSemakin meningkatnya populasi manusia dan semakin berkembangnya era globalisasi menyebabkan semakin meningkatnya dampak yang ditimbulkannya. Beranekaragamnya aktivitas manusia menyebabkansemakin banyak juga limbah domestik maupun industri yang dapatmempengaruhi lingkungan sekitarnya. Limbah industri maupun domestik, bilakurang sempurna pengolahannya akan menjadi faktor yang merugikan bagilingkungan sekitar. Dengan kemajuan dan aktivitas manusia banyak menimbulkan pencemaran lingkungan yang dapat merugikan kesehatanmanusia.B.MasalahPembuangan limbah secara sembarangan dan tidak memperhatikankelestarian lingkungan dapat menimbulkan dampak negatif yang merugikan.Seperti yang terjadi pada perairan Waduk Estuari yang merupakan MuaraSungai Badung telah tercemar dengan berbagai limbah berat seperti timbal(Pb) dan tembaga (Cu). Masyarakat maupun industri yang tinggal di sekitar aliran sungai sering membuang limbah ke sungai tanpa mengalami proses pengolahan sebelumnya. Terdapatnya berbagai jenis logam berat sebagai pencemar yang terkandung dalam limbah tersebut dapat memberikan pengaruh terhadap organisme yang hidup pada perairan dan muara SungaiBadung.
 
C.TujuanPada perairan Waduk Estuari yang merupakan Muara Sungai Badungsering dijumpai beberapa penduduk melakukan penangkapan ikan, siput,kerang dan berbagai jenis biota air lainnya. Adanya pencemaran logam berat pada perairan menyebabkan biota-biota tersebut dapat mengakumulasi logam berat. Maka perlu dilakukan upaya untuk meminimalkan adanya cemaranlimbah logam tersebut di lingkungan sekitar. Oleh sebab itu dilakukan penelitian pengaruh EDTA dalam penentuan kandungan timbal dan tembaga pada kerang hijau salah satu jenis biota perairan.Digunakan metode spektroskopi serapan atom untuk meneliti ada atautidaknya pengaruh penambahan EDTA terhadap kandungan timbal dantembaga pada kerang hijau.D.ManfaatDengan menggunakan metode spektroskopi serapan atom, diharapkandapat mengetahui kadar timbal dan tembaga dalam biota air sebelum dansesudah ditambahkan EDTA. Terjadinya penurunan kandungan timbal dantembaga pada kerang hijau akan dapat dimanfaatkan untuk pengolahan biotaair lainnya sebelum dikonsumsi agar tidak menimbulkan keracunan bagimanusia.
II.TINJAUAN PUSTAKA
Peristiwa serapan atom pertama kali diamati oleh Fraunhofer, ketika mengamatigaris-garis hitam pada spektrum matahari. Spektroskopi serapan atom pertama kalidigunakan pada tahun 1955 oleh Walsh. Sesudah itu, tidak kurang dari 65 unsur diteliti dandapat dianalisis dengan cara tersebut. Spektroskopi serapan atom digunakan untuk analisiskuantitatif unsur-unsur logam dalam jumlah sekelumit
(trace)
dan sangat kelumit
(ultratrace)
. Cara analisis ini memberikan kadar total unsur logam dalam suatu sampel dantidak tergantung pada bentuk molekul dari logam dalam sampel tersebut. Cara ini cocok untuk analisis kelumit logam karena mempunyai kepekaan yang tingggi (batas deteksi
 
kurang dari 1 ppm), pelaksanaannya relatif sederhana, dan interferensinya sedikit.Spektroskopi serapan atom didasarkan pada penyerapan energi sinar oleh atom-atom netral,dan sinar yang diserap biasanya sinar tampak atau ultraviolet. Dalam garis besarnya prinsipspektroskopi serapan atom sama saja dengan spektrofotometri sinar tampak dan ultraviolet.Perbedaannya terletak pada bentuk spektrum, cara pengerjaan sampel dan peralatannya(Gandjar, 2010).
Emisi dan Absorbsi
Interaksi materi dengan berbagai energi seperti energi panas, energi radiasi, energikimia, dan energi listrik selalu memberikan sifat-sifat yang karakteristik untuk setiap unsur (atau persenyawaan), dan besarnya perubahan yang terjadi biasanya sebanding dengan jumlah unsur atau persenyawaan yang terdapat di dalamnya. Di dalam kimia analisis yangmendasarkan pada proses interaksi itu antara lain cara analisis spektrofotometri atom yang bisa cara emisi dan cara absorbsi (serapan) (Gandjar, 2010).Pada cara emisi, interaksi pada energi menyebabkan eksitasi atom yang manakeadaan ini tidak berlangsung lama dan akan kembali ke tingkat semula dengan melepaskansebagian atau seluruh energi eksitasinya dalam bentuk radiasi. Frekuensi radiasi yangdipancarkan bersifat karakteristik untuk setiap unsur dan intensitasnya sebanding dengan jumlah atom yang tereksitasi dan yang mengalami proses de-eksitasi. Pemberian energidalam bentuk nyala merupakan salah satu cara untuk eksitasi atom ke tingkat yang lebihtinggi. Cara tersebut dikenal dengan nama spektrofotometri emisi (Gandjar, 2010).Pada absorbsi, jika pada populasi atom yang berada pada tingkat dasar dilewatkansuatu berkas radiasi maka akan terjadi penyerapan energi radiasi oleh atom-atom tersebut.Frekuensi radiasi yang paling banyak diserap adalah frekuensi radiasi resonan dan bersifatkarakteristik untuk setiap unsur. Pengurangan intensitasnya sebanding dengan jumlah atomyang berada pada tingkat dasar (Gandjar, 2010).Metode Spektroskopi Serapan Atom (SSA) mendasarkan pada prinsip absorbsicahaya oleh atom. Atom-atom akan menyerap cahaya pada panjang gelombang tertentu,tergantung pada sifat unsurnya. Misalkan natrium menyerap pada 589 nm, uranium pada358,5 nm, sedangkan kalium pada 766,5 nm. Cahaya pada panjang gelombang inimempunyai cukup energi untuk mengubah tingkat elektronik suatu atom. Transisi

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
Rifa Nurul Rizka added this note
AES
1 hundred reads
Rizky Rismayanti liked this
Suci Asnibar liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->